SINOPSIS SWARAGINI Episode 44 ANTV Tayang 6 Juli 2017 (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS SWARAGINI Episode 44 ANTV Tayang 6 Juli 2017 (Lengkap) || Ragini mengadakan pesta dan mengatakan jika swara di larang datang ke pestanya. Karena swara telah berontak dan melawan dirinya. Namun swara tetap melawan dan mengatakan jika dia akan datang karena dia adalah menantu di rumah itu. Nenek berkata pada ragini agar tidak perlu mendengarkan swara karena saat pukul 8 nanti. Semua harta dan perusahaan keluarga maheswari akan menjadi miliknya.

Pesta pun di mulai. Semua tamu memuji dekorasi yang mewah. Nenek pun membanggakan ragini dan mengatakan jika semua dekorasi adalah buatan ragini. Ragini mengingatkan durga agar segera menyiapkan dokumennya 25menit lagi. Durga berharap banyak pada swara. Swara mengerti dan berpikir apa yang bisa di lakukan olehnya dalam 25menit.

Swara akhirnya mempunyai ide untuk merusak dokumennya sebelum pukul 8. Dia melihat ragini berjalan di tangga. Nenek mencurigainya dan menghalanginya. Swara berkata jika dia hanya ingin mengambil sesuatu di kamarnya. Nenek pun melepaskannya. Swara membawa segelas juice mendekati ragini dan sengaja menumpahkannya. Ragini memarahinya dan pergi. Swara memandang ke arah durga dan mengatakan jika itu adalah kertas yang berbeda. Durga menundukkan kepalanya.

Durga merasa tidak ada pilihan lain selain menyerahkan semua hartanya. Swara berkata jika semua pasti ada jalan keluarnya. Sementara itu. Ragini masih menguasai rumah itu. Laksh mengajak swara dan sanskar untuk bertemu di penginapan keluarga. Swara bertanya apa yang laksh ingin katakan. Laksh berkata jika dia sebenarnya ingin merasa bebas sejenak dari belenggu ragini. Dan begitu pula dia ingin permainan ragini berakhir untuk selamanya. Swara berpikir jika sulit untuk menghentikan ragini saat ini. Laksh lalu berkata jika dia punya keinginan untuk sedikit mengacaukan ragini. Sanskar tidak bisa ikut karena harus menemui durga. Swara dan laksh kembali. Dan meminta bantuan seorang pelayan untuk rencana mereka. Durga mengatakan jika dia diam-diam memiliki sebuah perusahaan kecil yang bisa mereka manfaatkan untuk saat ini. Sanskar berkata jika sementara dia akan mengelolanya tanpa sepengetahuan swara. Karena dia meragukan swara. Swara mendengarnya lalu menangis.

Swara meminta pelayan untuk memberi sesuatu di lantai. Dan saat ragini berjalan dia terpeleset dan swara memberinya bubuk cabai. Saat ragini merasa perih. Swara lalu mengambil kuncinya diam-diam. Saat itu. Seorang pelayan datang dan meminta gajinya pada durga. Durga meminta ragini datang dan memberikan gaji untuk supirnya. Ragini berkata jika dia kehilangan kuncinya. Annapurna meminta ragini agar segera memberikannya karena sangat di butuhkan. Laksh mengatakan jika gajinya akan di berikan nanti sore saat kunci duplikatnya sudah di buat. Swara lalu datang dengan bunyi berisik kunci. Semua orang melihatnya. Nenek bertanya mengapa swara selalu mengacaukan ragini. Swara mengatakan jika ragini kurang rasa pedulinya pada karyawan. Oleh karena itu ragini tidak pantas untuk menjadi pemegang kunci. Swara lalu mencoba membukanya namun tidak bisa. Hingga ragini membukanya dan mengatakan jika dia sudah mengubah pin nya.

Ragini lalu memberikan uang yang di minta supirnya. Ragini mengatakan pada nenek jika rencananya tidak akan pernah berhasil jika swara masih berada di rumah itu. Ragini lalu mengatakan jika dia akan membuat sebuah rencana. Nenek mengingatkannya agar tidak gegabah. Ragini meminta nenek agar tidak khawatir karena hal itu hanya untuk memisahkan sanskar dan swara dan agar swara pergi dari rumah.

Ragini menyusun rencana penculikan untuk sanskar. Namun di luar dugaan penjahat sewaan ragini akan membunuh sanskar namun seseorang menolong sanskar. Sementara itu. Sanskar saat itu sedang terburu-buru untuk menemui swara yang menelfonnya untuk segera menemuinya karena ada yang janggal pada foto durga saat pesta. Namun ragini mendengarnya san segera mencegahnya.

Swara menemui ranveer dan deepika untuk membantunya dan sanskar. Deepika bertanya apa yang terjadi. Swara berkata jika sanskar senang melihat mereka dan dia datang untuk menunjukkan sebuah foto padanya. Namun pada saat swara lengah. Seorang wanita bercadar merebutnya. Deepika berhasil menarik cincinya saat melakukan perlawanan. Sanskar datang menghampiri swara. Swara mengatakan jika dia tidak bohong dan yakin jika seseorang mengetahui rahasia durga sehingga mengambil foto itu. Sanskar melihat cincin pelakunya dan yakin jika itu milik ragini. Dan berkata jika ragini pasti tahu sesuatu sehingga durga mau menyerahkan segalanya. Saat itu swara ingin mengatakan sesuatu namun sanskar bergegas pergi. Sanskar mengantarkan swara pulang dan segera pergi lagi. Swara terlihat sangat sedih.

Beberapa relasi durga datang dan bertanya beberapa hal yang terjadi di rumahnya. Durga merasa bingung dan berkata tidak ada apa pun yang harus di khawatirkan. Ragini datang dan mengatakan jika dia yang mengundang mereka. Ram berdiri dan berkata pada durga untuk tidak menyerahkan tempat duduknya. Namun ragini tetap menginginkan tempat durga dan mengumumkan kembali jika dia lah pemilik aset maheswari saat ini. Durga pun mundur. Ragini bertemu swara dan mengatakan jika apa pun yang di. Lakukannya adalah demi kebaikannya. Swara berkata jika ragini hanya menyusahkannya. Swara lalu memberikan ragini cincinnya dan berkata jika dia tahu yang sebenarnya dan meminta foto itu kembali. Namun ragini menolak memberikannya.

Ragini mengumumkan pada keluarga jika swara akan. Pergi dari rumah itu karena sanskar sudah menandatangani surat cerainya. Swara menolak dan berkata akan mempertahankan pernikahannya. Ragini mengatakan jika itu tidak bisa lagy dan memberinya waktu 5hari untuk kesempatan baginya membuktikan keadaan rumah tangganya yang baik-baik saja. Swara menerima tantangannya lalu pergi.

Sanskar datang dan hapir terjatuh. Swara menolongnya dan berkata jika sudah menunggunya sejak tadi. Sanskar berkata jika tidak ada lagi yang harus di bahas lagi. Dia lalu pergi. Swara menangis dan mengatakan jika dia mencintainya lalu pergi. Swara bertekad jika dalam 5hari dia akan mendapatkan kembali cintanya.

Saat itu swara turun untuk mengambil segelas air namun hampir terjatuh. Saat itu sanskar membantunya dan memintanya untuk tetap berhati-hati. Swara meminggalkan catatan di kamar sanskar. Dia mengingatkan sanskar untuk tidak lupa meminum vitaminnya. Swara datang dan memeluknya. Swara bertanya apa dia ingin untuk memperbaiki semuanya. Sanskar menolak. Swara bertanya tidakkah dia masih mencintainya dan mengatakan jika dia juga sangat mencintainya. Sankar berkata jika dia tidk lagi mencintainya. Swara bertanya apa sanskar sudah yakin. Sanskar menatapnya dan mengatakan jika tidak ada lagi yang harus di pertahankan dan tidak ada lagi hubungan diantara mereka. Swara berlari sambil menangis. Sanskar berkata jika dira juga mencintai swara namun tidak ingin swara tersiksa atas kejahatan ragini. Swara dan sanskat sama-sama menangis di ruangan yang berbeda.

Durga memanggil swara dan mengatakan jika dia butuh bantuannya untuk membebaskan belenggu ragini segera karena dia butuh uang untuk kesehatan Annapurna dan kebutuhan lainnya. Swara berkata jika dia punya sedikit tabungan dan berkata pada durga jika dia bisa memakainya. Durga berterimakasih lalu meminta swara untuk menandatangi sesuatu tanpa membacanya. Durga meminta maaf pada swara namun swara mengatakan jika dia tidak perlu meminta maaf. Lalu pergi.

Swara melihat sujata membawa karangan bunga kain. Swara berniat membantunya. Namun ragini datang dan meminta sujata untuk membuatkannya teh. Tanpa di duga ponsel swara berdering dan ragini melihatnya. Jika itu telfon dari tukang foto dan mengatakan jika wanita yang buram di fotonya sudah bisa terlihat jelass. Ragini mulai merasa terancam.

Swara datang dan ragini bertanya apa yang dia bawa. Swara menolak untuk menunjukkannya. Ragini memaksanya. Sanskar meminta mereka untuk berhenti. Ragini lalu membukanya. Dan ternyata itu adalah fotonya da sanskar. Ragini berkata jika foto itu tidak berguna lagi karena swara telah menandatangani surat cerainya. Swara terkejut dan berkata dia tidak pernah melakukan itu. Ragini memanggil dadi dan memintanya menunjukkan surat cerainya. Swara terkejut melihat tanda tangannya ada di surat cerai itu. Dia berkata jika itu tidak mungkin d\n meminta sanskar ikut dengannya ke depan kuil dan bersumpah di hadapan dewa jika dia tidak pernah menandatangani surat cerai itu dan meminta sanskar percaya. Namun sanskar berkata jika dia sudah tidak percaya lagi padanya dan berkata hubungan mereka sudah berakhir.

Swara menangis san bermaksud untuk menemui durga. Ragini berkata dengan sombongnya jika dia tidak bisa membantu swara untuk mengemasi pakaiannya. Durga mengingat saat ragini dan dida mendatanginya dan menekannya untuk mendapatkan tanda tanhan swara di surat cerainya bersama sanskar. Meskipun durga menolak. Namun ragini tetap bisa menekannya dan membuatnya menyetujuinya.

Swara datang dan bertanya pada durga bagaimana bisa dia melakukan itu padanya. Swara mengatakan jika dia selalu berbuat sesuatu untuk kebaikan keluarga dan durga berkata padanya akan selalu menganggapnya seperti putrinya sendiri. Durga berkata jika semua itu demi kebaikan swara maka lebih baik swara pergi. Swara lalu berkata jika dia tidak pernah ragu pada durga dan Selalu menghormatinya namun tidak tahu bagaimana durga bisa tega melakukan itu padanya. Swara lalu mengatakan jika durga sudah menjauhkannya dari cintanya yaitu sanskar. Swara mengatakan jika dia mencintai sanskar lalu pergi sambil menangis.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 6 Episode Penayangan di India




NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI 
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement
Advertisement

Click to comment