Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS SWARAGINI ANTV Episode 11 Tayang 1 Juni 2017 ANTV (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS SWARAGINI ANTV Episode 11 Tayang 1 Juni 2017 ANTV (Lengkap) || Nenek mengatakan bahwa laksh akan tinggal bersama mereka. Namun kakek bertanya bagaimana bisa.  Shekar pun berkata itu bukanlah hal yang tepat. Laksh setuju dengan shekar. Nenek mengatakan bahwa laksh pergi karna telah mencoba menyelamatkan hubungannya dengan ragini. Maka dari itu laksh berhak tinggal bersama mereka. Kakek setuju. Laksh dan shekar tidak bisa berkata apa pun. Ragini tersenyum. Nenek melihat senyumannya itu.

Dida bertanya apa yang swara lakukan. Swara memjelaskan dia hanya mencoba membantu. Nenek berkata itu tidak perlu. Dia hanya memperbesar masalah dengan kelakuannya itu. Swara berkata dia hanya ingin membantu dan bukannya malah merusak suasana.

Dida berkata pada sumi agar berjanji bahwa dia tidak akan menikah dengan shekar dan memintanua menjelaskan pada swara. Sumi mencoba menjelaskan hal itu pada swara. Namun nenek memintanya berhenti. Dia telah membaca segalanya dari tatap mata juga bicaranya. Semua telah menunjukkan kebenarannya bahwa sumi tetap mencintai pria itu dan tidak akan berpaling. Sumi terkejut begitu pun swara. Nenek berkata bahwa apa pun yang terjadi dia tidak akan menikah dengan shekar sampai dida mati.

Swara menemui ragini dan membicarakan tentang permusuhan nenek mereka. Swara menyusun sebuah rencana untuk itu. Ragini masih bngung dengan apa yang akan dia lakukan. Dan tanpa sadar terbanglah sari yang di pakainya. Sari itu jatuh tepat di wajah laksh. Swara berkata dia akan mengambilnya. Ragini mencegahnya. Namun swara memintanya tenang dan dia memiliki sebuah ide.

Nenek sedang berpikir. Dia berkata bahwa durga prasad akan terkejut mengetahui laksh berada di rumahnya. Lalu dengan mudah dia akan dapat mengembalikan keadaan seperti semula. Pertunangan ragini akan terselamatkan begitu pun dengan hidupnya dari ancaman keluarga dida.

Swara bertanya apakah laksh mendengar seluruh percakapannya dengan ragini. Lalu laksh berkata sejak tadi dia si gudang tentu saja dia mendengar segalanya. Swara meminta laksh membantu mereka.

Ponsel ragini tiba tiba berdering.ternyata nenek menelfonnya. Ragini bergegas pulang. Swara juga namun lamsh mencegahnya. Dia mengatakan bahwa ada kebenaran yang swara harus ketahui. Swara terkejut lalu bertanya apa sebenarnya tang dia katakan sebenarnya. Laksh mengatakan bahwa penculikan dlu dia yang telah melakukannya. Swara terkejut dan terlihat sangat kesal. Lalu laksh juga mengungkapkan bahwa dia jug yang mengirim video itu kepada ayahnya. Swara terlihat begitu kaget. Swara mengatakan bahwa laksh berhak mendapat tepuk tangan atas aktingnya dan memintanya segera pergi.

Laksh menolak.dia lalu mengatakan bahwa dia merasa lebih nyaman bersama swara. Swara mengatakan bahwa selama ini berarti laksh tidak mencintai ny. Laksh berkata dia telah mencoba jalan yg terbaik. Karna dia tidak ingin menyakiti ragini yang begitu polos dan berkata. Dia hanya merasa nyaman bersama swara. Swara kecewa lalu pergi.

Nenek mengatakan pada ragini agar tenang. Dan percaya pada nenek. Nenek berkata bahwa ada yang telah berubah pada cucunya. Ragini bertanya apa itu. Nenek lalu mengatakan bahwa cucunya dulu tidak pernah mengangkan wajahnya pada neneknya. Ragini langsung menundukkan kepalanya. Nenek pun meminta agar ragini tidak lupa bahwa neneknya sangat mengenalnya dan yang merawatnya sejak masih bayi.

Swara menemui laksh. Nenek meminta ragini untuk memilih antara kebahagiannya dan ayahnya. Ragini merasa sedih karna harus memilih. Ragini pun memutuskan agar menemui laksh untuk mengatakan yang terjadi. Swara meminta laksh untuk menemui ragini dan mengatakan bahwa sebenarnya dia tidak mencintainya dan berhenti menyakiti saudarinya. Laksh pun bersedia dan mengatakan akan segera menemuinya lagy dan memanggilnya shona. Swara marah dan mengatakan tidak ada seorang pun yang boleh memanggilnya shona.

Laksh pun pergi. Tanpa sengaja dia bertemu ragini yang juga ingin menemuinya. Karna terkejut ragini hampir saja terjatuh namun laksh menolongnya tepat pada waktunya. Ragini segera bangun dan mengatakan bahwa dia ingin mengatakan sesuatu. Laksh pun memberinya waktu untuk berbicara. Ragini lantas mengatakan semua yang nenek katakan dan meminta tanggapan laksh. Laksh pun mengatakan bahwa itu bukanlah masalah baginya. Ragini pun sangat bersyukur laksh begitu pengertian padanya. Swara yang mendengarkannya dari jauh mengetahui bahwa laksh tidak mengatakan yang sebenarnya. Swara berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan melepaskan laksh begitu saja. Dia akan memberi laksh pelajaran hingga laksh mengerti rasa sakit sesungguhnya.

Dida menyambut kedatangan tamunya. Wanita itu begitu terkesan dengan rumah dida dsn berniat membelinya. Swara mengatakan bahwa tidak ada yang ingin pergi. Wanita itu terkejut. Dida mengatakan bahwa dia hanya bergurau. Swara mengatakan dia bersungguh sungguh. Tidak ada yang ingin pergi dari rumah itu. Dida mengatakan bahwa itu rumahnya dan tidak ada seorang pun yang berhak memutuskan. Nenek bahagia melihatnya.

Laksh mengatakan bahwa itu tidak benar. Nenek terkejut. Laksh mengatakan musuh sebenarnya harusnya berada dekat dengannya. Jika dida sampai pergi dengan begitu mudah maka itu adalah kekalahan nenek yang sebenarnya. Wanita itu mengatakan bahwa dia bisa melakukan puja tulsi di sini. Dida mengatakan tentu saja. Nenek datang dan mengatakan bahwa tidak akan tulsinya jatuh ke tangan orang lain lalu memberi garis di sekitarnya. Wanita itu pun mengurungkan niatnya. Suaminya pun mengajaknya untuk pergi saja. Dida menyiram garis itu dan menanyakan apa yang sebenarnya dia inginkan.

Nenek mengatakan bahwa dia tidak akan pergi semudah itu. Seorang mengatakan padanya jika musuh harus berada di dekatnya. Swara menatap laksh. Laksh mengatakan langkah pertama telah berhasil tinggal merencanakan langkah selanjutnya. Swara berkata jika dida ajan memakannya jika sampai tahu yang sebenarnya. Laksh mengatakan pada dida bahwa dia memiliki teman yang berencana untuk memebeli sebuah rumah bengalan. Dida mengundangnya untuk datang. Namin laksh berkata jika itu adalah investasi besar dan tidak bisa sembarangan. Dida memutuska untuk mengundangnya di perayaan bengalan nanti. Laksh menyetujuinya.  Laksh mengambil teh dan berkata dia akan baik saja dan memanggil shona lagi. Swara memintanya untuk diam laksh memuji teh buatannya dan berkata akan mendapatkan itu lagi nannti. Dan berkata agar menemuinya dan ragini di atap nanti jam 5 sore sambil meletakkan gelasnya.


Mereka pun berkumpul di atap laksh menceritakan rencananya. Ragini berkata itu rencana yang bagus untuk mengakhiri permusuhan tersebut. Namun ragini meminta pergi terlebih dahulu untuk menghidangkan mkan malam tepat waktu. Laksh menyetujuinya. Dia mengatakan pada swara bahwa dia bisa melakukan apa yang dia inginkan.

Swara mengatakan pada laksh bahwa hingga saat ini ragini masih mencintainya. Dia mengatakan pada swara agar melupakan itu dan mulai untuk membahas yang lain. Seseorang mendengar pembicaraan mereka. Uttara menghidangkan makanan segera. Durga prasad memintanya untuk cepat. Annapurna menangis dan mengatakan bahwa itu adalah majanan kesukaan laksh. Seseorang mengatakan bahwa annapurna harus mengingat saat laksh menghina pria yang telah membesarkannya. Durga prasad begitu marah dan meminta semua untuk diam. Dia mengatakan pada annapurna bahwa anaknya itu saat ini berada di keluarga garodia untuk mengadukan semua hal yang ada di keluarganya pada keluarga garodia. Annapurna menangis.

Ragini memanggil laksh di kamarnya. Dia berkata membawakan sesuatu untuk laksh. Nenek memintanya untuk mengetuk pintunya. Laksh pun keluar. Ragini memberinya yas yang berisi pakaian. Laksh bertanya apa itu. Ragini menjelaskan bahwa di dalamnya ada pakaian yang bisa dia pakai nanti. Laksh berkata dia tidak terbiasa memakainya. Nenek berkata jika shekar memakainya sejak dulu dan bisa terbiasa. Shekar bertanya apa yang terjadi. Nenek menjelaskan  yang terjasi. Shekae mengatakan pada laksh untuk memakainya dan tidak perlu beralasan.

Ragini menceritakan tentang laksh pada swara yang membuat swara tertawa. Namun swara melihat dia menangi. Ragini mengatakan dia ingin bahagia dengan laksh dan restu dari ayah dan ibunya. Ragini melihat laksh yang sedang mengantarkan susu untuk kakek. Swara melihatnya dan mengisyaratkan pada laksh untuk menemui di atap. Laksh datang dan bertanya tentang penampilannya. Swara mengatakan bahwa ia tidak ingin basa basi. Swara mengatakan jika ragini masih begitu mencintainya. Laksh bertanya bagaimana itu bisa terjadi. Swara menfataka agar laksh segera memberi tahu kenyataannya pada ragini dan tidak membuatnya berharap lagi. Swara lalu bertanya apa yang membuatnya tidak mencintai ragini. Laksh mengatakan jika ragini begitu berbeda darinya...

Laksh mengatakan jika dia butuh pendamping yang bisa menjadi teman baiknya dan juga bersenang senang dengannya. Laksh mengatakan jika besok adalah hari yang penting bagi mereka  semua. Dia ingin mengatakan semuanya besok.

Nenek mencoba untuk. Menyapa tetangganya. Namun tidak jadi. Dida terlihat sibuk mempersiapkan puja. Sumi sedang membuat rangwoli. Sumi bertanya pada dida tentang pendapatnya untuk rangwoli itu. Dida masih terlihat kesal. Sumi bertanya sekali lagi tentang pendapatnya untuk rangwoli buatannya itu. Dida mengatakan bagus. Shekar datang dan memuji rangwoli sumi. Sumi terlihat malu. Shekar meminta sumi untuk memberikan warna di wajahnya. Sumi pun memberikannya. Nenek melihat mereka. Laksh melihat swara kesulitan memakai saree nya. Sumi datang dan memintanya untuk menyematkan pin di sareenya. Swara memikirkan bagaimana caranya.

Swara mendapat telfon dari laksh untuk datang. Swara bertanya mengapa dia memintanya untuk datang. Laksh berkata Karna Saree itu. Swara mengatakan dia tahu apa yang dia kenskan jadi tidak perlu di jelaskan lagi. Laksh berkata jika dia hanya ingin membantunya karna terlihat begitu kesulitan. Swara mengatakan jika hanya itu tidak perlu. Ragini datang untuk menghidangkan teh. Laksh memintanya untuk menemuinya di ruangan ayahnya. Ragini menolak. Seorang tamu memintanya untuk segera menghidangkan makanan. Laksh mengatakan jika dia bisa menemuinya di teras. Ragini terlihat bingung. Namun orang itu berkata jika nenek memintanya untuk tidak membiarkan mereka berdua saja. Sumi menelfon pendeta. Sumi melihat laksh yang sedang berbicara dengan swara. Dida sedang sibuk mempersiapkan puja. Symi memiliki rencana. Dia meminta shekar untuk juga menhajak nenek datang. Semua orang terkejut. (15 april 2015)

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 3 Episode Penayangan di India


NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI 
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement