SINOPSIS RANGRASIYA Episode 17 ANTV Versi India LENGKAP !

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS RANGRASIYA Episode 17 ANTV Versi India LENGKAP || Rudra kembali ke markas dan bertanya pada petugas, apakah ada orang yang ditugaskan untuk menjaga Paro. Petugas itu tidak menjawab. Rudra berlari menuju sel Paro. Di dalam sel terlihat seorang petugas sedang memberi minum pada Paro, Rudra menghampirinya dan berkata, kamu??!! Akhirnya Rudra terjatuh pingsan. Petugas yang lain keluar, Paro memikirkan suatu hal. Petugas tadi datang dengan temannya dengan maksud akan membawa Rudra ke rumah sakit tetapi mereka melihat Paro menodongkan senjatanya ke arah Rudra. Petugas itu berkata bahwa Rudra bukan pembunuhnya, turunkan senjatamu, Paro mengingat bagaiman kematian Varun kemudian dia berkata bahwa Rudra lah pembunuhnya. Petugas berkata bahwa kamu tidak akan bisa mengembalikannya meskipun kamu membunuhnya, Paro menurunkan senjatanya dan mengarahkannya pada dirinya sendiri. Petugas itu kemudian mengatakan bahwa kamu berdosa apabila membunuh dirimu sendiri dan bagaimana kamu akan membuktikan bahwa kamu benar jika kamu membunuh dirimu sendiri. Paro membuang senjata itu dan kemudian senjata itu meledak. Paro kaget dan menangis. Rudra tersadar kemudian dia dibawa pergi ke luar.|

Di rumah sakit dokter melakukan pemeriksaan. Rudra menghentikan dokter itu tetapi kemudian Amand mengatakan bahwa dia hanyalah seorang dokter. Setelah melakukan pemeriksaan dokter mengatakan dia terluka parah akibat tusukan pisau di tubuhnya, dia menyuruh Rudra untuk istirahat total selama 3 hari.

Dokter datang kepada Paro mengatakan bahwa dia terlihat lemah tapi tenanglah aku akan memberimu obat.
Di ruangan lain Rudra bersikeras bahwa gadis itu tidak aman berada disini.
Dokter menyiapkan suntikan sambil menyeringai kepada Paro. Dia mengingat saat anak buah Thakur memintanya untuk membunuh Paro saat dia berada di rumah sakit.
Rudra meminta Amand untuk memindahkan Rudra ke ruangannya karena dia sangat penting bagi kita.
Dokter sudah akan menyuntik Paro ketika Amand datang dan meminta dia untuk keluar bersamanya menemui Rudra.

Seorang tentara menghampiri Rudra tetapi dia memalingkan mukanya. Sudah berapa lama?. Sudah 15 tahun, kata Rudra. Ya, seharusnya kau memanggilku chacha, ketika aku sudah mempunyai kumis. Aku datang karena aku sedang liburan. Bagaimana kabar ayahmu, Rudra menguap, dia tidak akan menjawab telponku, tolong hubungi dia, aku ingin bicara dengannya. Rudra berteriak padanya, aku ini seniormu dan apakah kamu tidak tahu sopan santun saat berbicara dengan seniormu, lagipula aku melihatmu memberikan air pada tersangkaku. Biar aku jelaskan, kamu tidak seharusnya berada di dekatnya, bersimpati padanya, menjauhlah darinya dan dariku juga. Chacha meninggalkan ruangan itu dan melihat Rudra dengan tatapan sedih.

Dokter melihat Paro di kamar Rudra lalu dia masuk.dia setengah berteriak bertanya bagaimana bisa kamu memindahkan dia kesini tanpa ijinku?, ini tidak aman untuknya. Rudra bertanya pada Amand, apakah kamu sudah mengerjakan tugasmu yang kedua?, dokter bertanya, apa tugas yang kedua?. Aku memintanya menghapus namanya dari daftar pasien disini. Ini bukan arena pertarunganmu, ini rumah sakit. Dia meminta dokter untuk menjalankan saja apa yang sudah menjadi tugasnya sedangkan Rudra yang akan menjamin keamanannya. Mulai saat ini kamu harus terlebih dahulu memberitahuku obat apa yang akan kau berikan padanya. Dokter berkata, sesuai keinginanmu. Kemudian dia meletakkan beberapa obat di hadapannya, ini adalah antibiotik, kamu harus meminumnya untuk membuat kesehatanmu menjadi lebih baik. Dia keluar dan berkata setelah meminumnya maka kamu akan beristirahat dengan tenang.

Amand meninggalkan rumah sakit, Rudra melihat Paro. Di dalam tidurnya Paro sedang bermimpi tentang kedua orangnya, dia merasa tidak nyaman. Rudra merasakan sakit di tubuhnya dan hendak mengambil obat tetapi tiba - tiba Paro berteriak, tidak!, jangan lakukan itu, jangan taruh tumpukan kayu di tubuh orang tuaku, mami tolong lepaskan aku, mereka akan membakarnya. Rudra mendekatinya, dia terlihat dalam kemarahan. Rudra menaruh lengannya di bawah kepala Paro dan Rudra berbaring di tempat tidur Paro, Paro memeluk Rudra Rudrakash Mala dan Rudra berkata, tenanglah. Dan Paro pun berangsur tenang.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India
Jika Ingin sama dengan ANTV silahkan Bagi 4 atau 5 Sesuai Nomor Sinopsis yg kami tulis !
21/01/2014

NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya di Arsip Blog :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)

Advertisement
Advertisement

Click to comment