SINOPSIS RANGRASIYA Episode 13 ANTV Versi India LENGKAP !

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS RANGRASIYA Episode 13 ANTV Versi India LENGKAP ! Paro mendekati jasad Varun dan menangis di sisinya. Dia tidak mempercayai penglihatannya. Rudra mendekatinya sambil membawa senjata di tangannya. Paro menatapnya kemudian melihat senjata di tangannya. Rudra mengarahkan senjatanya ke arah Paro, dia menarik pelatuknya, seketika Paro menjerit dan kemudian menangis. Dia tidak dapat ditenangkan. Rudra menariknya ke dalam jeep kemudian membawanya ke markas BSD. sampai di markas, dia memasukkan Paro ke dalam sebuah ruangan kemudian menguncinya. Di Haveli, Thakur sangat marah, dia baru saja menerima telpon yang mengatakan bahwa petugas BSD baru saja berkelahi dengan orang Barati. Dia membunuh Varun dan membawa Paro bersamanya. Thakur lalu membuang telponnya. Istrinya bertanya apa yang terjadi. Takur menjawab bahwa BSD yang jahat berkelahi dengan orang Barati. Mengapa BSD berkelahi dengan orang Barati yang baik itu?, tanya istrinya. Thakur berkata, iblis tidak memandang apapun saat membunuh, bahkan mereka juga membunuh Varun. Istrinya terkejut lalu bertanya bagaimana dengan Paro. Thakur diam. Istrinya bertanya kembali kemudian Thakur menjawab sambil berteriak bahwa Paro dibawa oleh mereka dan sekarang menjadi tahanan BSD.

Tangan Paro terborgol tetapi dia berkata dirinya sendiri, semua akan baik - baik saja Maa Bapusa, tidak akan ada yang terjadi aku yakin semua akan baik - baik saja. Di ruangan lain Rudra sedang membuka kaosnya dan membersihkan luka - lukanya, Amand masuk dan kemudian berkata peluru tidak menembus tulangku jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Amand menyebutkan beberapa nama tentara yang tewas saat mereka berkelahi dengan orang Barati, Rudra pergi melihat mayat mereka. Suara Amand beegetar saat menyebutkan nama mereka satu persatu, tapi Rudra berkata bahwa mereka mati Sahid jadi kau harus menyebutkan namanya dengan bangga, namanya adalah Vikram Singh. Rudra terus berjalan melihat mayat - mayat itu dan dia merasa sangat sedih. Amand memberitahu bahwa mayat yang terakhir keadaannya sangat buruk dan sudah tidak dapat dikenali wajahnya. Rudra berkata bahwa dia mati sahid dan aku tidak ragu melihat wajahnya, Rudra melihat wajahnya dan memberikan hormat. Di tempat lain Paro memanggil semuanya, mami, istri Thakur, Bindi sambil menangis. Rudra hampir saja terjatuh untunglah Amand sempat menangkapnya dan mengingatkannya untuk beristirahat. Di luar terdengar suara seorang wanita dan mereka keluar untuk melihatnya, dia adalah ibu dari Vikram Singh, dan dia sedang menangis. Rudra berkata padanya bahwa Vikram adalah anak buahnya dan dia bertarung dengan sangat berani, jika ada air mata yang jatuh karena mati sahid, seharusnya itu adalah kebanggaan dan kebahagiaan. Ibu itu bertanya apakah Rudra atasannya?, Rudra mengangguk. Kemudian dia menampar Rudra. Rudra diam tercengang. Perempuan itu berkata Rudra yang membawanya pergi dan hari ini karenamu dia...bagaimana kamu mendapatkan keberanian untuk datang pada seorang ibu dan mengatakan bahwa kematian anaknya bukanlah suatu masalah besar. Kenapa kau tidak menembak dirmu sendiri?. Pagi ini dia berkata akan pergi bertugas di perbatasan, dan aku membuatkan daal untuknya. Kamu tadi yang membawanya pergi lalu kenapa kamu tidak membawanya kembali ke hadapanku. Dia berdoa semoga Rudra tidak akan pernah bisa bertemu dengan ibunya. Rudra mengingat teman - temannya yang bergosip di belakangnya tentang ibunya. Kamu membawa anakku bersamamu, lalu dimana dia sekarang, aku berdo'a semoga kamu tidak akan pernah bertemu dengan ibumu bahkan saat di kuburanmu. Rudra sangat terluka mendengarnya. Amand meminta anak buahnya untuk membawa wanita itu pergi. Amand meminta Rudra untuk pergi ke ruangannya dan menyembuhkan lukanya.

Rudra masuk ke kamarnya dan dia terngiang kata - kata wanita tadi, teman - temannya, ayahnya, Rudra menangis dengan kepala bersandar di dinding. Di sampingnya adalah ruangan Paro. Dia menangis di ruangannya dengan posisi yang mirip dengan Rudra. Mereka berdua menangis tanpa suara dengan posisi seperti saling bercermin melalui dinding. Rudra membuka matanya dan melihat Paro menangis dengan mata tertutup. Rudra mundur ke belakang dan melihat Paro yang tetap menangis. Paro terjatuh.

Rudra berlari ke ruangan Paro untuk melihatnya. Paro melihat Rudra dan teringat bagaimana dia membunuh Varun. Paro sangat ketakutan.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India
Jika Ingin sama dengan ANTV silahkan Bagi 4 atau 5 Sesuai Nomor Sinopsis yg kami tulis !
15/01/2014

NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya di Arsip Blog :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement
Advertisement

Click to comment