Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS Thapki Season 2 Episode 8 & 9 (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS Thapki Season 2 Episode 8 & 9 (Lengkap) ||  Dihalaman Thapki dan bihaan sama-sama bersedih saling berpelukan setelah vasundra terluka. Shankara melihat mereka berdua dari atas balkon berpikir "saya ingin melemparkan pot lain ke kepala thapki tapi saya akan melakukannya setelah membunuh vasundra,dan sampai sekarang tidak ada seorangpun yang tahu saya yang mencoba membunuh thapki dan juga bayi dia."
Thapki dan bihaan saling memandang.Shankara marah pergi ke kamarnya dan menutup pintu lalu mengambil obat pembasmi nyamuk dari laci dan juga suntikan. Shankara tersenyum licik ,membuka botol pembasmi nyamuk dan mengisi cairannya kedalam suntikan itu. Kemudian berpikir "cairan pembasmi nyamuk ini akan masuk kedalam tubuh vasundra lalu masalah saya akan berakhir."
Shankara pergi ke kamar vasundra dan memperhatikan Perawat yang sedang mempersiapkan suntikan untuk vasundra dan meletakkannya di meja. Shankara menyembunyikan suntikan yang dia bawa lalu masuk ke kamar vasundra dan meminta perawat untuk mengisi air minum dalam teko. Perawat itu pun pergi mengambil air. Sementara itu shankara mengambil suntikan berisi cairan pembasmi nyamuk, dan hendak menyuntikkan ke dalam infus vasundra. Beberapa nyamuk terbang disekitar botol infus dan mengganggunya , ia merasa kesal dan berpikir "saya akan membunuh nyamuk itu setelah sat membunuh vasundra."
Disaat yg tepat Thapki datang kesana dan memanggil shankar...,
Shankara terkejut dan berbalik , ia melihat thapki berdiri di depan pintu. Shankara menjadi gugup lalu menjatuhkan suntikan itu ke bawah. Thapki masuk ke kamar dan bertanya "apa yang anda lakukan disini??"
Shankara gugup dan berkata "saya mengkhawatirkan ibu.dan datang kemari , saya istri bihaan dan menantu dia, anda juga datang kemari walaupun anda bukan menantu dia."
Thapki menanyakan perawat dan shankara mengatakan sedang mengambil air minum. Lalu Thapki melihat ada suntikan di bawah, thapki mengambil dan menanyakannya pada shankara. Shankara mengatakan mungkin perawat menjatuhkannya.,lalu shankara mengambil diam-diam suntikan yang perawat sudah siapkan.Perawat datang , thapki menanyakan suntikan itu padanya. Kemudian perawat mengambil suntikan itu dan bersiap memberikan suntikan untuk vasundra. Shankara tersenyum licik dan berpikir "penyelamat kehidupan akan membunuh dia."
Perawat  akan menyuntikkannya ke botol infus tapi kemudian thapki melihat beberapa nyamuk mati di tempat suntikan itu terjatuh. Thapki menghentikan perawat itu dan berkata "obat suntikan apa itu. Suster coba periksa lagi."
Shankara merasa marah dan kecewa , ia melihat jam dinding.
Druv merasa sedih , shradda datang memegang bahunya dari belakang. Druv tidak melihat wajahnya dan berkata "ibu, belum juga sadar sampai sekarang."
Druv memanggilnya aditi kemudian berbalik dan  memeluknya. Disaat yg sama aditi turun dari tangga dan melihat mereka berpelukan. Druv terkejut melihat aditi berdiri di depannya, lalu melepaskan pelukannya. Shradda tersenyum. Druv merasa khawatir dan mencoba untuk menjelaskan pada aditi tapi shradda langsung berkata "anda bisa memeluk saya juga karena saya hamil anak anda juga, aditi , druv sangat menyukai saya , dia suami yang menyukai bahaar wali (selir atau istri siri ) dari pada istrinya."
Aditi terkejut dan marah. Aditi berkata "shraddamenjauh dari druv saya, apa anda pikir anda dapat memisahkan saya dan druv setelah melakukan konspirasi murahan itu."
Druv tersenyum melihat sikap aditi. Aditi berkata "saya cinta dhruv, juga istri dia ,saya memakai sindoor juga mangalsutra dia. Anda menjadi bahaar wali tapi tidak akan menjadi istri dia dan hubungan anda ini adalah tidak sah."
Shradda pergi dari sana dengan kesal. Aditi melihat dhruv lalu akan pergi tapi dhruv memanggil aditi... dan memegang tangannya. Dhruv berkata "terima kasih aditi karena sudah mendukung saya dan berdiri bersama saya."
aditi melepaskan tangannya dan Berkata "anda melupakan tanggung jawab anda sebagai suami tapi saya tidak akan. Saya akan selalu mendukung anda , saya bisa memaafkan anda tapi ibu dari anak anda tidak akan bisa memaafkan anda."
Aditi pergi meninggalkan dhruv.
Semua keluarga berkumpul di kamar vasundra. Dokter memeriksa vasundra lalu bertanya "perawat apakah dia pernah tersadar bahkan hanya untuk sekali."
Perawat mengatakan tidak. Semua cemas. Dokter berkata "saya minta maaf, tidak ada harapan , dia koma karena cedera berat."
Semua orang terkejut dan menangis, kecuali Shankara yang tersenyum licik. Bihaan meminta dokter untuk memeriksanya lagi.Dhruv dan bihaan meminta vasundra untuk bangun. Dhruv berkata "bihaan , tidak ada yg bisa terjadi pada ibu kita."
Bihaan mengahampiri thapki dan berkata " thapki, bangunkan ibu karena anda adalah kesayangan dia."
Shankara melihatnya dengan kesal. Thapki terdiam dan menangis. Bhatki dan chutki menangis meminta vasundra untuk bangun.
Thapki pergi ke kamar dan melihat patung dewa. Dia menangis dan berdoa dan berkata "bagaimna bisa anda lakukan ini pada kami , kami bukan apa-apa tanpa ibu , kembalikan ibu kami."
Thapki memohon pada dewa untuk membuat vasundra sadar.
Sementara itu di kamar vasundra, vasundra mulai sadar.vasundra mengingat bayangan kecelakaannya , kemudian ia memegang kepala nya.dia mulai membuka matanya dan duduk lalu melepas alat detak jantung juga infus dan turun dari tempat tidur sambil memegang kepalanya. Dia berjalan perlahan menuju kamar thapki.
Saat itu thapki terus berdoa dan berkata " hati saya berkata ibu baik-baik saja dan dia akan memanggil saya juga memeluk saya."
Disaat itu juga thapki terkejut mendengar ada suara yg memanggilnya.
Dia melihat vasundra datang di depan pintu sambil memegang kepalanya. Thapki terkejut sekaligus senang. Thapki berterima kasih pada dewa lalu berlari mendekati vasundra dan memeluknya. Thapki bertanya "apa anda baik-baik saja?"
Vasundra tidak dapat berdiri lama dan Thapki membuatnya duduk di tempat tidur. Thapki berkata "dokter berkata anda koma."
Vasundra berkata "saya tidak koma ,apapun yang terjadi pada saya bukanlah kecelakaan tapi orang itu tidak ingin saya mengatakan pada anda kebenaran."
Thapki bertanya "kebenaran apa ibu?"
Vasundra berkata "Bhaan tidak pernah mendapatkan surat yang anda tulis untuk dia beberapa tahun lalu."
Thapki sangat terkejut dan merasa menyesal. Thapki mengingat sikap buruknya pada bihaan.Thapki berkata "saya telah berpikir salah pada biha  dan telah melakukan kesalahan besar."
Vasundra berkata "kita harus memberitahu segalanya pada bihaan." Shankara mendengar pembicaraan mereka dan merasa terkejut. Shankara merasa sangat cemas lalu menemui kabiir di taman. Shankara meminta kabiir untuk bersiap mengemasi pakaiannya dan pergi.shankara berkata "jika bihaan mengetahui kebenarannya maka kita harus pergi dari sini."
Kabiir berkata "saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi."
Shankara berkata "kabiir , sekarang apapun bisa terjadi."
Kabiir terlihat berpikir.
Bihaan terlihat begitu cemas memikirkan vasundra dan berkata "tidak ada yang bisa terjadi pada ibu saya."
Vasundra berkata "tidak ada yang akan terjadi pada saya."
Bihaan terkejut dan melihat vasundra menuruni tangga di bantu oleh thapki. Bihaan merasa senang lalu berlari mendekati vasundra , vasundra berkata "tidak akan ada yg terjadi pada saya jika saya memiliki anak seperti anda."
Ayah dan chutki berlari mendatangi vasundra. Mereka semua merasa senang melihat vasundra berdiri.Bihaan dan ayah membantunya duduk di sofa. Chutki memberikan air minum pada vasundra dan berkata "kita semua berdoa untuk anda."
Vasundra berkata "bihaan... thapki ingin memberitahu anda sesuatu.thapki...beritahu pada bihaan."
Bihaan meminta vasundra untuk beristirahat. Tapi vasundra mendesak mengatakan thapki ingin memberitahu sesuatu.Kabiir dan shankara datang kesana dan terlihat cemas.Bihaan melihat thapki. Thapki menghampiri bihaan. Thapki akan mengatakan sesuatu...tapi kemudian kabiir mendekat dan berkata "saya ingin mengatakan sesuatu , kita harus merayakan kesembuhan vasundra dan juga acara sangeet untuk kita." Kabiir memegang tangan thapki. Thapki terkejut. Shankara berkata " kita akan menari untuk kebahagiaan vasundra."
Vasundra meminta thapki untuk segera memberitahu segalanya pada bihaan.Thapki berkata "bihan, saya melakukan kesalahan.... "
tiba-tiba vasundra pingsan. Semua orang panik. Bihaan berteriak memanggil perawat.. Mereka membawa vasundra ke kamarnya.Shankara meminta bihaan untuk membiarkan vasundra beristirahat dan mengajaknya ikut bersamanya. Bihaan menolak. Bihaan meminta shankara untuk pergi , karena dia butuh bicara pada thapki. Shankara mendesak lalu bihaan berteriak meminta shankara untuk pergi. Shankara pergi keluar kamar , dan mendengarkan pembicaraan mereka. Bihaan bertanya "thapki apa yang sangat mengganggu ibu? Dan apa yang dia ingin saya ketahui?"
Thapki berkata "ibu merasa cemas dengan kita berdua dan apapun yang terjadi itu karena saya. Saya minta maaf untuk itu."
Thapki melipat tangannya. Bihaan berkata "untuk apa?"
Thapki berkata "untuk semua kesalahan yang sudah saya lakukan." Thapki memita maaf pada bihaan dan memintanya untuk memaafkannya. Bihaan terdiam. Thapki berkata "tidakkah anda ingin mengatakan sesuatu?"
Kemudian Bihaan mengambil bunga dari vas dan berkata "ketika kelopak lama dipetik, mawar terlihat baru dan anda juga sama ,terlihat baru bagi saya ,saya marah pada anda tapi anda terlihat seperti bunga ini."
Bihaan meletakkan bunga itu di tangan thapki lalu pergi. Shankara tersenyum dan pergi. Thapki  menangis dan mengingat Kenangan indah mereka. Thapki menangis melihat bunga itu. Vasundra sadar dan memanggil thapki...thapki bergegas memberikan minum padanya. Tapi vasundta menolak dan meminta thapki duduk. Vasundra bertanya "apa anda memberitahu segalanya pada bihaan?"
Thapki berkata "saya ingin memberitahu segalanya pada Bihaan di depan anda."
Vasundra bertanya "mengapa anda mengulur waktu ,apa anda khawatir tentang kabiir."
Thapki berkata "saya tidak bisa berbuat apa-apa, tapi saya akan memberitahu Bihaan semuanyasaat sangeet."
Vasundra meminta thapki untuk tidak membiarkan orang ketiga datang diantara mereka.
Rumah dihias untuk acara sangeet. Shankara datang ke kabiir dan berkata "anda tidak bisa melakukan apapun."
Shankara meminta dia untuk menikmati sangettnya. Kabiir pergi. Shankara berpikir "saya tidak bisa membiarkan Thapki dan Bihaan bersatu selama saya hidup."
Shankara menelpon seseorang.Shankara berkata "saya ingin pekerjaan ini selesai."
Aditi sedang bersiap dikamarnya lalu Dhruv datang dan memberikan kain saree sebagai hadiah. Dhruv meminta aditi untuk memakai saree itu malam ini. Aditi menolak untuk memakainya.Dhruv meminta aditi untuk memikirkan saat-saat yang mereka telah habiskan bersama.Dhruv berkata "saya tidak mengharapkan maaf darimu anda, saya hanya ingin mengatakan bahwa saya hanya mencintai anda dan tidak akan pernah mencintai orang lain."
Aditi mendengar itu. Dhruv berkata " saree itu di meja."
Dhruv pergi. Aditi mengambil saree itu dan mencocokkannya di cermin. Terlihat Seseorang memperhatikan aditi dari luar kamar.
Thapki berhias didepan cermin dan berpikir "saya akan bersiap untuk Bihaan hari ini."
Thapki memasangkan anting dan terlihat bihaan dalam cermin memberi tanda dia tida suka. kemudian thapki menunjuk anting yang berbeda..bihaan dalam cermin tersenyum. thapki memakai anting itu. Thapki memakai gelang tangan dan gelang kaki, bihaan datang memasangkan gelang kaki untuknya. Lalu Thapki memasang tanda bindi di kening, bayangan bihaan di cermin memberi tanda agar bindi sedikit ke bawah , thapki mengubah bindi nya. Bihaan di cermin tersenyum melihat thapki. Thapki tersenyum dan berbalik dia tidak melihat bihaan dimanapun.Thapki tersenyum menepuk kepalanya dan berpikir ini akan segera menjadi nyata.
Di lantai bawah semua orang berkumpul dan menari. Thapki tersenyum keluar dari kamarnya dan berjalan menuju lantai bawah. Tiba-tiba seseorang membiusnya..
Ditaman Vasundra menyakinkan bihaan untuk bersiap menghadiri sangeet thapki. Tapi Bihaan menolak dan mengatakan tapi ibu..
Vasundra tetap memintanya untuk pergi dan bersiap-siap. akhirnya bihann menurutinya. Bihan pergi untuk bersiap. Kemudian Vasundra melihat surat terselip diantara pohon. Dia merasa sangat senang dan berterima kasih pada dewa karena memberikan surat kembali ke tangannya.
Bhatki dan chutki tampak bahagia menari untuk sangeet thapki. Vasundra berpikir kapan thapki akan datang ke pesta. Semua orang bertepuk tangan untuk chutki dan bhatki. Mereka dikejutkan dengan kedatangan shradda.Tiba-tiba shradda datang sambil bermain dhol(gendang) dan memakai saree yg sama seperti yg dipakai oleh aditi. Druv terkejut dan berpikir "dia memakai saree yang sama seperti yang saya berikan pada aditi."
Shradda duduk disamping aditi dan berkata "ada apa Aditi? Saya memakai saree yang sama dengan anda, tapi Dhruv tidak memberi saya saree ini, sayamembelinya untuk saya sendiri agar anda tahu bahwa kita adalah sama."

Chutki datang mencoba untuk menghentikan shradda. Tapi aditi memintanya untuk membiarkan shradda dan berkata "kita tidak bisa merusak kebahagiaan semua orang."
Sementara itu thapki tersenyum dan berjalan menuju lantai bawah , tiba-tiba ada preman yang membiusnya. Thapki jatuh pingsan dan ditutupi oleh kain , 2 preman itu membawanya pergi.
Bihaan duduk disamping vasundra dan menikmati tarian , semua menari dengan bahagia.Kabiir datang kesana dan melihat sekeliling mencari thapki. Lalu ia pergi ke kamarnya dan tidak juga melihat thapki , kabiir berpikir kemana thapki??Shankara mengikuti kabiir ke kamar dan berkata "kabiir, preman saya mungkin sudah membunuh thapki sekarang."
Kabiir terkejut lalu berkata "apa anda sudah gila ?"
Kabiir berlari keluar kamar. Shankara tersenyum.
Preman membawa thapki ke suatu tempat. Preman membuka kain yang menutupi thapki , dan thapki tersadar. Thapki terkejut dan takut. Thapki bertanya "kenapa kalian membawa saya kemari?"
Preman itu bertanya "anda pikir apa? Kenapa gadis cantik di bawa ketempat ini?"
Thapki berteriak ketakutan dan meminta mereka untuk melepaskannya. Preman mulai menarik saree thapki , thapki menangis dan memberikan perlawanan.
Dirumah , kabiir menemukan anting thapki terjatuh dilantai di tempat thapki diculik. Sementara di bawah semua orang sedang bahagia menikmati acara sangeet.
Ditempat penculikan, Preman mencoba menganiaya thapki , thapki mencakar wajah preman itu lalu preman itu marah dan merobek baju thapki. Thapki menangis dan berteriak minta tolong. Kedua preman mendekati thapki. Kemudian Kabiir datang dan mendorong preman itu menjauh dari thapki. Kabir marah dan melempar jasnya bersiap melawan preman. Kabiir memukul preman itu. Preman memberikan perlawanan dan merobek kemeja kabiir lalu pergi dari tempat itu.Thapki menangis dan berusaha menutupi tubuh dengan tangannya , lalu kabiir mengambil jasnya dan memakaikan ke thapki. Kabiir memegang wajah thapki lalu memeluknya. Thapki menangis ketakutan di pelukan kabirr. Kabiir mencium kening thapki. Terlihat shankara bersembunyi lalu tersenyum licik.Kabiir membuat thapki memakai jasnya lalu membawanya pulang dan membawanya ke kamar tanpa ada orang yang melihat. Saat itu Bihaan mencari thapki ke lantai atas dan bertemu dengan shankara. Bihan bertanya "shankara apa anda melihat kabiir?"
Shankara berkata "saya tahu , tapi saya tidak bisa mengatakannya."
Bihaan marah lalu mendesak shankara. Shankara berkata " thapki dan kabiir sedang melengkapai pernikahan mereka."
Bihaan terkejut.
Dikamar thapki berterima kasih pada kabiir. Kabiir berkata "sekarang segalanya akan baik-baik saja."
Thapki hanya diam. Kabiir mengambil kemeja di lemarinya.Kabiir pun pergi mengganti pakain. Thapki mengambil surat laporan kehamilannya dan berkata " segalanya akan baik-baik saja saat bihaan melihat laporan kehamilan saya dan segala salah paham ini berakhir."
Kabiir kembali ke pesta , ia menghampiri shankara dan membawanya ke sudut. Kabiir bertanya "beraninya anda melakukan ini pada thapki." Shankara meminta kabiir untuk menunggu dan berkata "anda akan kagum pada saya bebarapa saat lagi."
Kabiir bertanya "kenapa anda melakukan ini?"
Saat itu seorang pelayan memberikan sebuah amplop untuk bihaan.
Shankara berkata "kabiir , semua jawabannya ada ditangan bihaan sekarang."
Kabiir dan shankara melihat bihaan memegang amplop.
Thapki menuruni tangga dan membawa amplop berisi laporan kehamilannya. Chutki berkata " lihat , thapki terlihat mengagumkan."
Bihaan melihat thapki. Chutki berkata "anda lihat dia thapkinya bihaan."
Bhatki menyenggol chutki dan berbisik thapki dan bihaan sudah berpisah. Vasundra berkata "mereka tidak akan berpisah. thapki katakan segalanya pada bihaan."
Shankara tersenyum dan berkata "thapki katakan.. bihaan , apa yang ada ditangan anda itu??"
Bihaan melihat amplop yang ada ditangannya dan berkata "saya juga tidak tahu."
Bihaan kemudian membukanya...dan terkejut.Vasundr meminta bihaan untuk mendengarkan thapki dulu. Bihaan sangat terkejut melihatt foto romantis thapki dan kabiir.Thapki berkata "saya ingin menunjukkan sesuatu."
Bihaan berteriak berkata "APA LAGI THAPKI KABIR KATYAL..!!"
BIHAN melempar foto Itu ke thapki.
Thapki terkejut melihat foto yang tersebar dilantai. Foto-foto saat kabiir menyelamatkannya dari preman. Kabiir juga terkejut melihat itu. Semua orang terkejut melihat foto itu. Bihaan merasa kecewa dan sedih.Shankara berbisik pada kabiir , berkata."sekarang anda sudah mendapatkan jaawabannya dan tetaplah diam."
Thapki berkata "ini semua tidak benar."
Thapki mendekati kabiir dan memintanya untuk memberitahu kebenarannya pada semua orang. Kabiir terlihat bingung dan diam. Bihaan menarik tangan thapki dan menunjukkan foto yang tersebar di lantau. Bihan berkata "apa yangg akan dia jelaskan sekarang?"
Thapki berkata "anda sudah salah paham pada saya, bihaan."
Bihaan berkata "saya sudah banyak berharap bahwa suatu hari kita akan bersatu."
Kemudian vasundra mencoba menenangkan bihan dan berkata "anda sudah banyak salah paham pada thapki , saat thapki pergi dari sini dia telah mengandung anak anda, ini surat yang ditinggalkan thapki."
Vasundra membuka gulungan selendangnya untuk menunjukkan surat thapki. Bihaan terkejut. Thapki berkata "bihaan, saya tidak menyadari kalau selama ini anda tidak lernah membaca surat itu."
Vasundta lalu memberikan surat pada bihaan dan memintanya untuk membacanya. Bihaan membaca surat itu.Bihaan bertanya "apa surat ini ditulis oleh thapki?"
Vasundra menjawab "ya, thapki yg menulisnya"
Bihaan berkata "siapa yang memberitahu anda tentang surat ini? Anda sudah berkhianat lagi thapki,  saya tahu tulisan tangan thapki sangat baik dan tulisan tangan ini bukan milik dia."
Thapki terkejut dan memeriksa surat itu. Thapki berkata "ini bukan surat yang saya tulis untuk anda"
Shankara tersenyum dan mengingat mendapatkan surat itu lalu menggantinya dengan surat palsu. Shankara berpikir "surat itu ditulis oleh saya dan telah saya ganti."
Thapki berkata "surat ini bukan Tulisan tangan saaya tapi surat laporan ini milik saya,"
Thapki menunjukkan laporan kehamilannya dan berkata "saat saya meninggalkan rumah saya sedang dalam keadaan hamil."
 Shankara kembali tersenyum. Bihaan melihat surat laporan itu dan betkata " tapi ini laporan tes darah., ini tidak membuktikan anda hamil."
Shankara mengingat dia mengubah surat laporan kehamilan dengan surat laporan tes darah.
Thapki berkata "pasti ada seseorang yg mengubah laporan itu."
Shankara tersenyum. Bihaan berkata "cukup, anda berbohong lagi dan lagi."
Thapki berkata "tidak , saya tidak berbohong."
Bihaan berkata "bahkan kata hati saya tidak menyetujui kata-kata anda, saya tidak percaya pada anda!"
Thapki berkata " saya telah begitu banyak menyakiti anda , tapi saya minta maaf sekali lagi ."
Bihaan mengingat thapki meminta maaf padanya dan berkata "sekarang saya mengerti , kenapa anda meminta maaf pada saya "
Dia menunjuk foto kabiir dan fotonya dan berkata "anda minta maaf karena anda telah membuat  pernikahan anda dengan kabiir lengkap, kabiir adalah suami anda, jadi lakukan apapun yang anda inginkan bersamanya tapi... apa anda akan memamerkan ini semua?"
Shradda berkta "cukup..thapki ! Anda sudah berbohong. Bihaan mencintai anda tapi anda menghukum dia lagi dan lagi.."
vasundra berkata "shradda , ingat batasan anda."
Shradda berkata " tidak , saya akan bicara hari ini , tidak seorangpun yg mendukung bihan tapi saya akan mendukung bihan karena thapki memang salah....bihaan mencoba untuk menyelamatkan hubungannya dengan thapki tapi anda merebut kebahagiaan bihn dan menghabiskan waktu dengan orang lain"
shradda memprovokasi bihaan untuk melawan thapki. Bihaan berkata "berhenti , sekarang saya tidak akan menangis"
Biham melempar gendang ke lantai dengan marah dan membakarnya.
Semua orang terkejut. Shankara tersenyum. Thapki menatapnya dengan menangis. Bihaan berkata " saat anda bisa bertahan tanpa saya maka bihaan pandey juga bisa hidup tanpa anda juga.sekarang say tidak akan mempertahankan anda lagi."
Thapki menangis.Shradda tersenyum.Aditi terkejut.Kabiir melihatnya.
Vasundra berdiri terkejut.Bihaan berkata "thapki, anda eminta saya untuk menikahi shankara, jika nda menikahi kabiir. meskipun sya tidak pernah menyetujui pernikahan saya ataupun pernikahan anda itu. Tapi saat anda menyempurnakan pernikahan anda,maka saya juga..akan menyempurnakan pernikahan saya."
Shradda tersenyum lebar. Bahkan Shankara tersenyum bahagia.Vasundra bertanya " apa yng anda jatakan? Apa anda dalam keadaan sadar?"
Bihaan berkata "saya dalam keadaan sadar karena thapki yang baru dan karakter barunya. Semua orang akan melanjutkan hidupnya, tapi saya terjebak dengan thapki saya, saya sudah cukup menangis"
Vasundra berkata "tapi..disini ada kesalahpahaman"
Bihaan berkata "semuanya sudah jelas,. Bihaan dan thapki akan berpisah sekarang , yang dulu berpikir akan selalu bersama satu sama lain dalam hidup. Tapi Kami sudah terpisah"
Thapki menatapnya terkejut. Bihaan berjalan menjauh darinya. Thapki mengingat semua kenangan romantis.Bihaan masuk ke kuil rumah dan mengambil bubuk sindoor. Shankara tersenyum. Thapki terkejut melihatnya. Shradda tersenyum.Bihaan menghampiri thapki dan berkata "mulai sekarang dan kedepannya , shankara akan tinggal dalam kehidupan saya."
Bihanmenarik shankara untuk mendekat. Shankara tersenyum dan menatap bihaan. Thapki menangis. Bihaan mengisi dahi shankara dengan sindoor. Thapki sedih menangis mengingat saat bihaan mengisi sindoor padanya. Semua orang terkejut , melihat bihaan memkaikan sindoor. Kabiir menatap sedih kearah thapki. Sankara mengambil kalung mangalsutra yg diikat di selendangnya dan mengatakan "aku selalu menyimpannya untuk hari yang beruntung ini"
Bihaan memakaikan kalung mangalsutra pada shankara sambil melihat thapki. Shankara tersenyum. Thapki menangis dan mengingat saat bihaan memakaikannya mangalsutra. Vasundra juga menangis. Semua orang memberikan  berbagai reaksi. Thapki melihat mangalsutra shankar.


NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi  
NOMOR SINOPSIS TIDAK SESUAI PENAYANGAN DI ANTV
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement