Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS Thapki Episode 163 & 164 ANTV (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS Thapki Episode 163 & 164 ANTV (Lengkap) 
Bihan menolak untuk menepati janji untuk menyelesaikan ritual pernikahannya dengan shankara. thapki memegang tangan sankara dan memyatukan tangan shankara di tangan bihan. Thapki memintanya untuk menerima sankara. Sankara tersenyum. Bihan terlihat marah. Bihan melepaskan tangannya dan berkata "orang lain tidak harus berpikir apa yang harus saya lakukan atau tidak. Jangan memaksa saya dan tidak memberikan aturan anda. Saya telah meninggalkan anda dan rumah ini , hidup ini tidak ada untuk saya."

Thapki terkejut. Semua orang melihatnya. Thapki terlihat tegang.
Aditi mendapat telepon dari manager hotel. Dia menjawab panggilan. Manager berkata "saya menelpon untuk memberi kabar gembira kepada anda, kalian memenangkan pasangan terbaik dan apakan anda ingin mengambil hadiah gratis menginap di kamar yang sama?"
aditi berkata "saya senang. Saya akan Akan bicara pada dhruv terlebih dulu."
Dhruv datang. Aditi mengatakan kepadanya tentang tawaran dan mengatakan dia akan mengemas pakaian-nya. Dhruv menolak karena situasi Tidak baik di dalam rumah. Aditi berkata " situasi apa,semua orang bahagia. Vani menikahi kabir. kita akan mendapatkan kesempatan untuk menghabiskan waktu berdua, jangan anda pikirkan."
 Dhruv mengangguk terpaksa.Aditi berkata "saya akan menolaknya."
 Dhruv melihat dia sedih dan berkata "kita akan pergi, anda konfirmasi dengan manajer dan anda harus tetap tersenyum."

 Aditi pergi untuk menelpon. Dhruv meminta maaf untuk thapki.
Di hotel,Shraddha memberikan uang untuk manager, dan berkata "saya akan menghancurkan kehidupan aditi di kamar hotel yang sama."
Thapki Berkata "Kabir, bihan harus menerima sankara."
Kabir berkata "bihan belum hancur, dia akan menjadi sangat cemburu dan diberi rasa sakit sehingga membuat dia memohon untuk mati."
Thapki berkata "saya tidak bisa menyakiti bihan begitu banyak, dia sudah terluka."
Kabir meyakinkan dia dan berpikir "saya harus menggunakan thapku untuk membalas dendam adik saya."

Thapki mendapat telepon dari inspektur dan berkata " Kabir, kita tidak harus menyakiti bihan sekarang, karena naman siap menerima dosa dia dan memberikan pernyataan terhadap kosi. Permainan kosi akan berakhir dan drama pernikahan palsu kita juga."
Kabir melihatnya.
Kosi kepenjara dan menemui naman. Naman berkata "kosi, saya di dipukuli dengan buruk oleh polisi dan itulah mengapa saya mengakui semua kejahatan kita. Kita akan di hukum entah seperti apa."
Kosi terkejut dan berkata "saya akan di hukum dengan anda. Saya pikir  penjara ini seperti istana bersama anda."

Kosi menunjukkan prasad yang diberikan padanya oleh polisi dan memberikan kepada naman. Naman makan laddoo. Kosi berkata "oke, saya akan pergi sekarang."
Chacha merasa sesak di dadanya karena racun dan memegang lehernya. Kosi berteriak minta bantuan. Polisi datang kepada-nya. Kosi bergumam "saya tidak akan melepaskan bayangan saya sendiri jika dia berkhianat. Anda adalah suami saya dan memberikan seorang anak pada saya, tapi anda akan mati jika anda mengatakan kebenaran. Ini  baik bahwa saya menambahkan racun di prasad yang di berikan sehingga tak seorang pun dapat meragukan saya."
Naman jatuh pingsan.

Thapki dan bihan melihat foto keluarga mereka akan jatuh. Mereka bergegas dan bersamaan menahan foto itu. Mereka saling memandang. Bihan menhambil paku dan palu. Bihan memasang paku dengan palu, thapki terus menatap bihan. tanpa sengaja tangan bihan terpukul palu, bihan berteriak. Thapki repleks memegang tangannya dan meniup jarinya dengan penuh cinta. Bihan dan thapki saling berpandangan mengingat kebersamaan mereka. Bihan meletkan bingkai foto kembali di tempatnya dan pergi. Thapki melihat dia dengan mata berkaca-kaca.Thapki mendapat telepon. Thapki menjawab telepon dan menjatukan telepon sambil tetap diam. Kabir menangkap telepon dan bertanya "apa yang terjadi?"

Kosi datang. Thapki melihat dia, kosi tersenyum melihat thapki. Thapki berkata "kosi menunjukkan wajah aslinya dan pergi untuk bertemu naman. Dia memberi racun kepada naman, dia selamat, tapi koma. Kebenaran kosi akhirnya akan keluar dan saya akan mengungkap kebenaran. Saya akan merubah avatar saya."

Aditi dan dhruv datang ke kamar hotel. Aditi menyukai dekorasi. Mereka melihat sammpanye dan nama mereka di tulis di gelas. Mereka bersulang dan minum sampanye. Aditi mengatakan dia akan pergi ke washroom dan kembali . Aditi pergi ke washroom dan merasa mengantuk. Dia pingsan. Shraddha sudah menunggu di washroom mengenakan pakaian yang sama. Shraddha berkata "saya telah membuktikan bahwa nilai anda rendah. Anda jatuh dalam keserakahan. Saya mencampur obat di minuman kalia , dan dhruv akan melihat aditi dalam diri sata."
Shrddha mendekati dhruv. Dhruv berkata "anda telah mengambil banyak waktu. kepala saya berat."
Dhruv melihat shrddha seperti aditi. Dhruv meminta dia untuk mendekat. Shraddha meminta dia untuk melupakan semuanya dan hanya ingat dia. Dhruv, memeluknya. Shraddha mulai menari dan meminta dhruv menerapkan sindoor di daginya. Dhruv menerapkan sindoor. Shraddha bernyanyi dengan tarian Sensualnya. Shrddha menunjukan mangalsutra dan dhruv memakaikannya. Shrdda semakin dekat kepada dhruv dan jatuh di tempat tidur.
Kosi membaca pesan di kaca. Yang berisi "anda tidak akan diselamatkan bahkan setelah membunuh suami anda, jika anda ingin menyelamatkan diri anda sendiri, kemudian anda akan datang ke kuil digunung."

kosi datang ke kuil dan semakin terkejut melihat thapki di sosok dewi kali mata. Kosi berkata "thapki... Anda mati?"
Thapki berkata "saya mati tetapi jiwa saya tidak tenang, dan akan damai hanya setelah anda mati."
Kosi pergi dari sana karena takut. Kabir keluar dan melihat thapki. Thapki mendekati kabir dan melepas perhiasan yang dipakai seperti dewi. Kabir terpesona dengan kecantikannya dan mengatakan cantik. Kabir berkata "mengapa anda memakai kacamata jelek ini ketika thapki asli cantik."
Thapki berkata "saya harus seperti ini untuk mengekspos kosi, dan saya harus mengikuti dia."
 Kabir berkata "oke, saya di sini."

Thapki mulai berjalan pergi , tapi kemudian berhenti dan berbalik mengatakan terima kasih. Kabir berpikir "saya tidak harus menatap dia, tapi dia cantik."
 Kosi terus berlari dan bersembunyi.Thapki datang sebagai vani dan bertanya "mengapa anda takut?"
Kosi tidak bisa mengatakan apa-apa. Kosi kemudian berkata "thapki datang kembali."
Thapki berpura-pura untuk terkejut.Kosi memeluk thapki dan meminta dia untuk menyelamatkannya. Thapki berkata "Thapki mati tahun lalu dan di mana anda melihat dia."
Kosi berkata "saya melihat dia di kuil."
Thapki meminta dia untuk membawanya ke kuil dan menunjukkan jiwanya. Kosi datang kembali ke kuil dan meminta kosi untuk memberitahu dimana thapki. Kosi berkata "dia di balik kain."
Kosi meminta thapki untuk memeriksa. Thapki berkata "oke, saya akan memeriksa."
Dia berjalan ke dalam kuil. Thapki membuka kain dari patung dan bertanya " bibi kosi , apa ini thapki."
Kosi berkata "ya, dia thapki"
Thapki mendekati kosi dan membuat dia melihat patung dewi. Kosi terkejut. Thapki berkata "mungkin anda sudah gila."
Kosi berkata "ketika saya datang ke sini, lonceng berbunyi,seperti badai datang, dan saya melihat thapki."
Thapki bertanya "apakah anda membunuh dia karena anda mungkin melihat dia karena rasa bersalah."
Kosi berkata "saya tidak membunuh thapki."
Thapki meminta dia untuk tidak khawatir dan berkata "jika memang thapki ada, kemudian dia juga tidak akan melakukan apa pun."
Thapki membawa dia pulang. Thapki menhajak kosi masuk ke kamarnya. Kosi berkata "saya tidak akan diselamatkan."
Thapki meminta dia untuk beristirahat. Kosi meminta dia untuk tidak meninggalkannya. Thapki mematikan lampu, saat itu kosi berteriak. Kosi meminta thapki agar menyalakan lampu. Kosi menutupi wajahnya dengan selimut. Thapki pergi. Kosi bergumam "saya takut menantu saya sendiri."
Thapki mendengar dia dan berkata "meskipun anda lebih penting dari pada ibu vasundra tapi anda telah merusak segalanya bagi saya."

Kabir berkata "thapki, kami bersenang-senang melihat kosi semakin takut."
Kabir memuji Thapki dan berkata "anda cantik dan berani. Saya beruntung mendapatkan anda."
Kabir memeluk thapki. thapki terkejut. Kabir menyadari bahwa dia memeluk thapki dan kebetulan bihan melihat mereka. Sehingga kabir berkata "tetap diam, bihan mengawasi kita."
Bihan cemburu melihat mereka memeluk satu sama lain dari atas tangga. Bihan turun dan melewati mereka. Kabir berkata "saya minta maaf, saya melakukan ini untuk membuat bihan cemburu."
Thapki juga pergi. Kabir merasa menyesal dan berpikir "jika bihan merasakan sakit maka luka adik saya akan sembuh."

Di hotel,Shraddha bangun dan mengagumi dhruv saat dia tidur. Shraddha berkata "saya tidak sadar bahwa menghabiskan malam dengan anda akan sangat menyenangkan. Saya tidak tahu, jika saya tahu saya tidak akan menceraikan anda. Anda dalam pengaruh obat selama 4-5 jam, saya akan membawa aditi di sini agar rencana saya tidak hancurk."
Shrddha datang ke washroom dan membuat aditi tidur di samping dhruv. Shraddha berkata "saya harus membuat dia tidur sekarang, jika tidak rencana saya akan gagal."
Shrddha mengingatkan dhruv menerapkan sindoor dan membuat dia memakai mangalsutra. Shrddha berkata "saya mempunyai suami anda sekarang dan akan dipanggil sebagai istri dhruv juga.hanya akan ada 1 perbedaan, anda telah mengambil 7 putaran dengan dia, sedangkan saya sudah melakukan gandhar vivah (tradisi perkawinan)."
Shrddha memperlihatkan kepada aditi yang sedang tidak sadae manggal sutra dan sindoor. Shraddha berkata "saya juga telah menikah seperti anda.ini disebut memberikan jawaban dengan batu bata."
Shrddha pergi.

Bihan memotong kayu dan mengingat dia meminta maaf dari thapki. Bihan mengingatkan thapki melamar kabir dan pernikahan mereka. Tiba-tiba thapki datang kepadanya dan menyenderkan kepalanya di bahunya. Bihan melihat dia. Thapki emberikan gelas susu. Bihan mengambil susu dan menyimpannya. Thapki memeluknya dan menangis. Bihan terkejut. Dia juga, memeluk thapki dengan erat. Bihan berkata "saya tidak bisa pergi tanpa anda thapki."
Sankara berkata "bukan thapki, tapi sankara."
Bihan terkejut dan melihat shankara yang berada di pelukannya. Bihan menjauh dan menegur shankara. Bihan memotong kayu dengan marah.Vasundra melihat mereka, Vasundra mengingat kepedulian bihandan cinta untuk thapki. Bihan berpikir "bagaimana bisa bihan tinggal anpa thapki bihan. apa yang harus saya lakukan."

Pelayan Datang dan bertabrakan dengan vasundra. Pelaya meminta maaf dan berkata "saya telah membersihkan kamar bihan dan akan keluar untuk membung sesuatu."
Vasundra meminta maaf dan berkata "ini adalah kesalahan saya karena tidak melihat."
Vasundra melihat surat dengan nama bihan ditulis di surat itu. Dia mengambil kertas yang sudah dirobek dan menyimpannya. Vasundra menghubungkan potongan kertas itu dan berpikir "sankara mungkin yang bertanggung jawab untuk semua kejadian pada thapki dan bihan."
dhruv bangun di pagi hari dan mengucapkan selamat pagi pada aditi. Aditi bangun.Aditi bertanya "bagaimana saya datang ke sini? Saya pergi ke washroom lalu saya tidak ingat apa-apa."
Dhruv berkata "anda telah keluar dari washroom dan saya menerapkan sindoor di dahi anda dan membuat anda memakai mangalsutra, dan kemudian...."
 Aditi berpikir "mengapa saya tak ingat apa-apa."
Kosi berada di di jalan dan menunggu mobil. Tapi kemudian datang mobil mendekati dia. Kosi berteriak "sopir buta."

Mobil berjalan mundur, kosi terkejut melihat thapki mengemudi mobil dan berkata "saya akan membunuh anda seperti anda membunuh saya."
Kosi terkejut dan takut. Kosi ketakuatn dan berlari meninggalkan mobil thapki. Tapi thapki mengejar dia dari belakang dengan mobilnya untuk mengikuti kosi. Kosi terus berlari dan berteriak bihan.kosi melihat dia datang di motor. Bihan berhenti dan bertanya "apa yang terjadi?"
Kosi berkata "bihan,dia akan membunuh saya."
Bihan bertanya "siapa?"

Kosi mengatakan mobil itu.. Bihan berkata "tunggu, saya akan melihat dan ke memeriksa."
Bihan tidak melihat ada mobil dan berkata " tidak ada mobil."
Kosi mengatakan ada. Kemudian thapki datang sebagai vani.
Sankara bercermin dan memuji dirinya sendiri. Shankara bergumam "bihan tidak melihat saya."
Vasu datang dan bertanya "sankara jawab saya dengan kebenaran karena saya membenci kebohongan."
Vasundra menunjukan surat dan bertanya "apakah anda menulis surat ini kepada bihan."
Sankara berkata "tidak, saya belum menulis."
Vasundra berkata "anda mengatakan kebohongan. apakah anda menulis ini?"
Sankara mengangguk. Vasundra bertanya "apakah anda memberikan surat ini dan apakah dia merobek surat ini."


Sankara berkata " ya, dan mengapa anda bertanya pada saya tentang ini."
Vasundra berkata "saya ingin tahu segalanya dari anda, yang anda sembunyikan."
Sankara berkata " tidak ada yang disembunyikan."
Vasundra berkata "jika anda menyembunyikan sesuatu maka itu tidak akan baik untuk anda. Saya akan terus mengawasi anda."
Sankara berpikir "saya hatus melakukan sesuatu untuk surat itu, jika tidak saya bisa kehilangan bihan."
Masih di jalan saat bihan bertemu kosi, Bihan bertanya "apa yang anda lakukan di sini?"
Thapki berkata "saya adatang mengikuti ram pyaari."
Thapki menginjak tali rampyari saat itu rampyari berlari, thapki terpeleset dan jatuh pada bihan tanpa sengaja. Kabir datang dengan motor dan berhenti melihat mereka di jalan. Kabir bertanya "bihan, kenapa anda semakin dekat kepada istri saya."
Kabir turun dan mendekati thapki, kabir mengulurkan tangannya agar untuk membantu thapki berdiri. Bihan juga berdiri. Kabir berkata "tidak benar untuk datang di antara suami dan istri."
Kabir mengajak thapki pergi. Thapki berkata "ram pyaari ada disini."
Kabir berkata "bihan pandey, binatang ada di sini, bihan.akan membawanya ."
Kosi melihat mereka dan berkata " bihan akan mengurus semuanya."
 Thapki duduk di motir Kabir. Thapki memegangi pundak kabir. Kabir memindahkan tangan thapki di sekitar pinggangnya dan memintanya untuk memegangibdengan erat. Bihan  marah. Kabir dan thapki pergi.

Dhruv dan aditi kembali pulang. Pelayan.menaburkan kelopak bunga pada mereka. Dhruv bertanya "pelayan mengapa kalian menabur kelopak bunga? dan siapa yang memerintahkan anda?"
Shraddha berkata "saya yang memintanya."
 Aditi dan dhruv terkejut melihat dia memakai mangalsutra dan sindoor. Shrddha berkata "aditi, apa kalian memiliki malam romantis?"
Shraddha terus berbicara tanpa henti.Aditi bertanya tentang sindoor dan mangalsutra. Shraddha berkata "saya telah menikah."
 Dhruv bertanya "apa?"
Aditi bertanya "kapan?"
Shraddha berkata "kemarin malam dengan cinta saya... Dhruv."
Aditi bertanya "apa maksud anda?"
Shraddha berkata "menikah dengan bintang dhruv ... Saya tidak bahaya untuk anda."
Dhruv meminta Aditi untuk ikut dengan dia, dan berkata " tidak ada gunanya untuk berbicara dengan orang gila seperti dia."
Mereka pergi. shraddha melihatnya dan tertawa.
Sankara datang ke halaman belakang rumah dan berkata "saya akan membakar surat asli thapki dan akan melihat apa bibi vasundra lakukan kemudia."
Vasundra datang dan memanggil namanya. Sankara akan membakar surat. Sankara menyimpan surat kembali di koran. Vasundra bertanya "apa yang anda lakukan?"
Sankara berkata "saya menyalakan kompor."
Vasundra bertanya "mengapa? Ketika ada gas di rumah."
Vasundra Merenggut kertas dari tangannya dan berusaha untuk mencari. Sankara berkata "saya tidak bisa membakar kertas ini di gas jadi saya membakar di sini. kenapa anda meragukan saya?"
Vasundra berkata "setelah keraguan dibersihkan kemudian... Koran lama harus tempat di lemari."
Vasundra mengambil koran. Sankara berpikir "saya harus mendapatkan koran kembali sekarang jika tidak bihan akan meninggalkan saya."
Kosi sedang duduk di kursi di kamarnya.thapki datang dan bergumam "lihat apa yang terjadi setelah anda minum jus spesial ini."
Kosi terkejut melihat dia. Thapki berkata "saya vani dan bukan thapki."
Thapki meminta dia untuk meminum jus. Bihan datang dan meminta kosi untuk tidak minum jus.Kosi melihat jus, dan menolak untuk minum. Bihan berkata "saya telah menghentikan ibu dari minum jus saat saya ingin anda meminum obat bersama jus."
Kosi mengambil jus dan berkata "anda merawat saya."
Kosi meminta bihan untuk meminum jus. Thapki menghalanginya dan berkata "bihan tidak minum jus apel."

Kosi bertanya "bagaimana anda tahu?"
Thapki berkata "orang yang pahit tidak bisa mencerna hal-hal yang manis."
Bihan kesal mendengar perkataan thapki dan pergi.Kosi minum jus dan obat. Kosi berkata "saya merasa mengantuk."
Thapki meminta dia untuk berdiri dan membuatnya tidur di tempat tidur. Thapki berkata "ini adalah efek jus khusus. Anda akan memberitahu kebenaran anda untuk semua orang."
vasundra berpikir "di mana sata akan mendapatkan surat itu? mengapa saya tidak bisa menjelaskan kesalahpahaman antara bihan dan thapki."
Kosi bangun dan melihat dirinya berada di suatu tempat. video thapki datang di mana dia membakar kosi. Kosi berteriak dan meminta seseorang untuk membuka pintu. Thapki berkata "hanya patung anda dan anda akan mati.saya masih hidup dan ini bukan jiwa saya."
 Kabir membuka pintu dan bersembunyi. Kosi keluar dari kamar dan... Meminta bantuan. Kabir tertawa dan berpikir untuk mengambil kaset sebelum kosi datang kembali. Kosi kembali. Thapki berkata "bibi kosi apa yang terjadi kepada Anda."
Kosi bertanya "apa saya masih hidup?"
Thapki berkata " anda masih hidup.'
Kosi berkata " thapki masih hidup."
Thapki berkata " orang mati tidak bisa kembali."
Kosi membawa thapki ke kamar dan meminta untuk melihat tv di sini. Thapki berkata "saya pikir masalah kegilaan anda meningkat dan meminta dia untuk beristirahat."
Kosi ke kamarnya.
Kabir tertawa. Thapki memintanya diam dan berkata "kita telah mbakar patung kosi untuk membuat dia takut."
Kabir berkata "bibi kosi sangat berat."
Thapki berkata "kita akan menampakkan diri kosi."
 Kosi keluar dari washroom dan melihat sebuah pesan yang memintanya untuk datang ke hutan dan bertemu di bawah pohon. Kosi berpikir "saya tidak bisa mati karena takut jika thapki kembali, maka dia akan tahu siapa sata? Jika dia buka  thapki lalu aku akan membunuh dia hari ini itu sendiri. Saya berjanji untuk tidak melepaskan dia."
Kosi datang ke tempat itu sebelum waktunya dan meletakkan jebakan untuk thapki. Dia berpikir "setelah thapki datang ke sini, dia akan mati setelah menginjak kakinya di bom."
Kosi menutupi bom dengan daun kering.
Kemudian bihan.melihat vani di pakaian thapki menuju hutan. Bihan mengikutinya.
Vasundra berpikir "saya harus membuat pengantin baru melakukan beberapa ritual."
Vasundra datang untuk aditi dan berkata "saya menginginkan anda untuk melakukan beberapa rasam."

Aditi bertanya tentang pentingnya rasam. Vasundra menjelaskan tentang ritual dan meminta dia untuk berhati-hati ketika menambahkan garam. Jika dia tidak bisa menyimpan garam dengan benar maka dia tidak dapat menangani hubungan.Shraddha datang dan menghentikannya.
Bihan datang ke hutan mengikuti thapki dan memcari thapki.
Shraddha berkata "ibu vasu, saya menikah dengan bintang dhruv."
Kabir mendengarnya dan berpikir keluarga ini aneh. Balwinder bertanya "apa anda sudah gila?"
Shraddha berkata "saya telah menikah sekarang."
Shrddha meminta vasundra untuk membuatnya melakukan rasam bersama aditi. Aditi mencoba untuk berbicara. Vasundra setuju untuk membiarkan shradhha melakukan rasam.Shraddha berkata "saya akan melakukan rasam terlebih dahulu."
Dhruv akan menghentikannya. Vasundra berkata " tidak akan ada nilai dengan berdebat."
Vasundra meminta dhruv untuk ikut dan melakukan rasam. Shraddha duduk untuk melakukan rasam.
Bihan mencari thapki dan berpkikir "dimana thapki? Saya melihatnya kesini."
Vasundra mengambil garam untuk memberikan pada shraddha. Shraddha menyimpan dalam mangkuk dan berkata "sata sudah melakukan rasam dengan benar rasam dan tidak membiarkan garam jatuh di mana saja. Aku bisa menjaga hubungan dengan baik."
Vasundra meminta aditi untuk mendekat dan melakukan rasam.Shraddha mendorong aditi dan garam jatuh dari tangannya. Shrddha berkata "saya bisa menangani dhruv jika anda tidak bisa menangani dia."
Aditi menjadi sedih. Vasundra berkata "seseorang dengan mata buruk jatuh pada anda.anda adalah adik thapki dan akan melakukan semua tugas anda. Anda akan menjadi menantu yang baik di rumah."
Shraddha berpikir "say akan menjadi menantu yang baik dan memberikan bayi dhruv untuk keluarga."
Shrddha mengusap perutnya.
Thapki datang dekat pohon dan berpkir "kosi akan datang ke sini....."
Thapki melangkah di jebakan kosi dan masuk ke dalam jebakan dan tergantung pada pohon. Ponselnya jatuh. Bihan datang memanggil thapki,tapi dia tidak mencari di pohon. Thapki tidak bisa meminta bantuan pada bihan karena dia takut rencananya akan gagal. Bihan mendapat telepon dan pergi. Thapki terkejut melihat bom.


NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)

Advertisement
Advertisement

0 Response to "SINOPSIS Thapki Episode 163 & 164 ANTV (Lengkap) "

Poskan Komentar

INFORMASI

Dilarang Keras Copypaste / Main Comot Sinopsis BARU SINOPSIS Ke Blog Atau Grup / Fanpage Facebook. Cukup Baca Sinopsis Hanya disini di Blog BARU SINOPSIS

*Hargai Kerja Keras Penulis DIMOHON KESADARANNYA UNTUK TIDAK COMOT SINOPSIS DISINI DEMI KEUNTUNGAN PRIBADI