Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS Archana Mencari Cinta Episode 1423 ( Versi Tayang di India)

Advertisement
BARU SINOPSIS Archana Mencari Cinta ANTV / Pavitra Rishta Episode 1423 Tayang 24 Oktober 2014 ( Versi Tayang di India)

Purvi melihat Pari di gudang dan bertanya apa yang sedang dia lakukan. Pari mengatakan kalau ini bukan urusannya dan tak ada untungnya untuk dia memberitahukan pada Purvi. Purvi mengingatkan kalau dia itu ibunya jadi dia harus mengatakan padanya. Pari bertanya, dimana dia saat dia sangat membutuhkannya. Purvi berkata kalau dia ada Arjun telah berjalan melewati nerakanya, pertama kanker Arjun dan kecelakaan mereka, Arjun sangat menyayangi Pari dan setiap saat dia selalu memikirkannya. Arjun datang kesana sekarang agar bisa bersama Pari, kenapa dia tak mau mengerti.

Pari telah berfikir kalau Arjun meninggalkan dia, tapi faktanya hanyalah salah paham dan ketika semua berjalan baik, dia mendapatkan tumor otak. Arjun tak pernah menikah dengan Ovi dan semua itu hanya rekayasa, Arjun hanya mencintainya dan tak ada yang lain, dia juga yang telah mengajarinya cinta. Purvi mengatakan bahwa kebahagiaan Naren memanglah bersama Ankita dan dia harus membiarkannya, memang sulit melihat orang yang dicintainya bersama orang lain, tapi apa yang dia perjuangkan memang bukan untuknya, jadi berhenti bersikap egois. Ini bukanlah salah Ayah Pari (Arjun) ataupun Naren dan meskipun begitu, dia harus memaafkan mereka. Dia harus berhenti merusak kebahagiaan mereka dan memilih kehilangan segalanya, maafkanlah Naren.

Pari membenarkan ucapan Purvi. Dia tak tahu kenapa semua ini terjadi. Kenapa dia menjadi seperti sekarang. Dia tak mengerti sikap baba dan Naren. Mungkin Naren tak pernah berfikir kenapa mereka tak bisa bersama dan Anak mereka tak bisa lahir kedunia. Aku tak pernah benar – benar mencitainya. Ankita lebih mencintainya daripada aku. Dia berhak mendapatkannya. Purvi mungkin akan melihat kondisinya dengan wajah sedih. Tolong maafkan aku. Pari memeluk Purvi. Purvi berkata kalau putrinya sudah sadar akan kesalahannya dan ini sesuatu yang bagus. Ankita dan Naren duduk untuk ritual pernikahan mereka.

Pari melihat ke arah lilin. Semua orang terlihat senang. Lilin jatuh didekat Ankita. Pari berlari menuju Ankita dan memanggil namanya. Archana bertanya, kau baik – baik saja? Ankita mengangguk ya.

Pari mengatakan kalau dia telah mencoba memutus hubungan keduanya tapi tak pernah berhasil karena rishta mereka adalah Pavitra. Dia telah melakukan banyak kesalahan dan ini juga terjadi karena dia. Semua orang terkejut mendengar pengakuannya. Pari tahu kalau kesalahannya tak termaafkan tapi dia mohon agar dia bisa memaafkannya. Mereka pun memaafkan Pari. Ankita memeluknya.

Purvi menangis. Arjun datang dan mengusap air matanya. Arjun tak mengerti kenapa Purvi harus menyembunyikan air matanya darinya. Purvi tanya, kenapa kau menangis? Purvi mengatakan kalau ini adalah air mata kebahagiaan meskipun dia masih khawatir dengan Pari. Saat mereka datang, dia seolah melihat Pari bukan seperti putri mereka. Mereka tak ada disana selama bertahun – tahun untuk membuatnya mengerti. Dia telah melampiaskan kemarahannya pada orang lain. Arjun juga berfikiran sama. Mereka tak ada disana saat Pari membutuhkan mereka. tapi mungkin semua sudah membaik sekarang. Naren dan Ankita telah menikah. Tak ada lagi air mata untuk hidup mereka.
Purvi bertanya, lalu kenapa kau membuatku menangis? Arjun mengatakan kalau Purvi sudah menangis saat dia masuk dalam kamar. Purvi memanggilya dramebaaz dan berkata kalau Arjun telah berpura – pura romantis. Arjun menjadi romantis dan meletakkan tangannya di pundah Purvi.
Savita datang dan mengatakan kalau dia tak melihat apapun. Dia memberkati mereka dan ingin melihat mereka setiap hari. Tak ada batasan umur untuk menjadi romantis.

Teju memarahi pria dekorasi yang membenarkan lampu tua dan mengatakan kalau mereka butuh lampu yang modern. Vaishnavi dan Ashi mencandainya dengan cicak. Taju marah, tak ada cicak, mereka bohong. Ovi datang dan menyuruhnya untuk segera menyelesaikan pekerjaannya, mereka pun beradu argumen kemudian tertawa.

Ankita telah siap dengan gaun pernikahannya dan berfikir bagaimana komentar Naren.

Naren datang dan memintanya untuk membuka pintu. Ankita menghentikan Naren untuk membuka pintu dan berkata kalau mereka belum menikah sekarang. Naren mencoba masuk tapi tak bisa. Dia tersenyum dan pergi.

^^ Terima Kasih Telah Berkunjung
Translate Indonesia by Puji Eka Rini
Advertisement