Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS Thapki Episode 132-133-134 ANTV (Lengkap) " Eps Thapki Jadi Vani Oberoi "

Advertisement
BARU SINOPSIS THAPKI Episode 132-133-134 ANTV (Lengkap) " Eps Thapki Jadi Vani Oberoi "|| Thapki mencoba untuk memberitahu Bihaan buah cinta mereka. Kosi datang ke sana. Lampu tiba-tiba mati. Kosi meminta Thapki untuk mencari lilin. Thapki pergi mendekati dengan lilin dan berkata " semuanya akan baik-baik saja antara saya dan Bihaan. "
Kosi berkata " hal itu tidak akan terjadi, karena lilin yang ada di atas meja makan, itu lilin untuk membunuh Bihaan, apakah Anda melihat lilin ini, lilin yang sama dengan yang meja makan, saat lilin mati, Bihaan akan mati,selamatkan dia jika Anda bisa, waktu telah dimulai."
Thapki terkejut.Thapki berlari ke Bihaan dan melihat lilin. Diaber teriak Bihaan, dan pergi kepadanya. Dia mematikan lilin dan berkata " Bihaan bahwa lilin ini adalah bom, Lampu akan nyala segera."

Anggota keluarga datang ke sana dan melihat mereka. Bihaan bertanya "apa yang Anda katakan?"
Thapki berlata " ibumu telah menyimpan bom ini, dia ingin membunuh Anda. "
Kosi menangis dan bertanya "apa yang anda katakan, akankan saya bunuh anak saya, Bihaan buat saya pergi, minimal thapki tidak akan menyalahkan saya."
Thapki meminta Kosi untuk menghentikan aktingnya. Bihaan meminta thapki untuk menghentikannya. Thapki berkata "kosi sendiri yang mengatakan kepada saya di luar bahwa ia menyimpan bom di meja makan."
Kosi berkata "saya bahkan tidak tahu bom."
 Thapki berkata "Anda tahu segalanya, Anda sangat pintar,tapi bagaimana Anda bisa membunuh anak Anda?"
 Bihaan marah dan berkata sambik berteriak " Thapki, apa yang ibu katakan, lilin ini memiliki bom?"
Bihan menyalakan lilin. Thapki berkata " apa yang Anda lakukan, ini akan meledak."
Bihan berkata "kita akan tahu, apakah ibuku ingin membunuh saya atau Anda ingin melakukan hal yang buruk pada ibuku. "
Kosi berkata "tidak adak yang apa lebih buruk, thapki merusak rasa hormat saya di depan semua orang."
 Shraddha berpikir "Kosi pintar, jika lilin ini bom, kita semua akan mati dasar Bihaan bodoh."
 Semua orang melihat lilin. lilin meleleh ke bawah dan mati, tapi tdak ada yang terjadi. Bihaan bertanya "Thapki mana bom? ini adalah hasil dari kepercayaan Anda, mengapa Anda selalu menyalahkan ibuku, saya tidak bisa melihat ibuku menangis. Dia menganggap Anda keluarganya dan ini jawaban anda?"

Kosi pergi dan berteriak. Bihaan mengikutinya.Thapki melihatnya. Kosi jatuh dan berdarah. Semua orang datang ke sana dan  terkejut.Kosi mengatakan dia akan mati. Mereka melihatnya berdarah dan tangannya terbakar. Bihaan mengobatinya. Bihan bertanya bagaimana ini terjadi. Kosi berkata "saya tidak tahu,tadi Thapki menyalahkan saya, kemudian saya menangis ke kamarku, lilin mekedak seperti bom, tidak tahu bagaimana. "
Mereka semua terkejut. Kosi berkata "disini gelap, saya meminta Thapki untuk mengambil lilin dan dia memberi saya lilin ini."
Chutki berkata " itu berarti bahwa lilin itu adalah bom, Thapki melakukan ini sengaja."
Kosi meminta Bihaan tidak marah dan berpura - pura membela thapki. Bihaan melihat Thapki. Thapki berkata "saya tidak melakukan apa-apa, jangan Anda pikir saya bisa melakukan hal yang salah seperti itu, mengapa Anda semua melihat saya seperti ini, mengapa saya mencoba untuk membunuh Kosi, dia berbohong.'
Bihaan bertanya "siapa yang melakukan ini?"
Thapki berkata " Kosi yang melakukan ini untuk membuat semua orang salah paham."
 Kosi berpikir "bom lilin berada di kamar saya, hal itu dilakukan untuk menjebak Anda, thapki."
 Thapki berkata " Kosi ingin membuat saya menjauh dari Anda."
Bihaan meminta dia untuk menghentikannya.dan bertanya apakah dia memiliki bukti, dan thapki akan membuat Kosi pergi dari rumah. Thapki berkata "saya punya bukti, nenek tahu segalanya tentang Kosi, dia sudah mulai berjalan dan berbicara, dia akan memberitahu Anda tentang semua perbuatan Kosi, ikut dengan saya."

 Dia menangis.Thapki membawa semua orang untuk bertemu nenek.Thapki meminta nenek mengatakan,tentang Kosi yang ingin mengambil ginjal Bihaan dan membunuhnya. Vasundara meminta nenek mengatakan bahwa Thapki mengatakan benar. Nenek berkatab" Thapki mengatakan benar, tapi saya tidak bisa mengatakan itu, karena Thapki berbohong."
 Thapki dan Shraddha terkejut. Nenek berkata " bagaimana ibu dapat membunuh anaknya, maaf Thapki, saya tidak bisa mendukung Anda."
 Thapki berkta "nenek,mengapa anda berbohong, mereka mengancam Anda,beritahu mereka kebenarannya, jangan takut."
 Vasundara tegur Thapki. Chutki meminta Thapki untuk mengasihani nenek, karena nenek baru sembuh.Thapki bertanya "Kosi apa yang Anda lakukan pada nenek, Anda melakukan semua ini dan ingin membunuh anak Anda."
 Bihaan marah dan menampar Thapki. Bihan berkata "saya mengakhiri semua hubungan saya dengan Anda segera."
 Mereka semua terkejut. Thapki menangis. Bihaan meminta dia untuk keluar dari rumah dan hidupnya. Semua orang pergi bersamanya. Thapki dan nenek menangis. Thapki pergi. Kosi tersenyum. Dia berkata pada nenek "yang Anda lakukan benar untuk berbohong,jika tidak Naman akan menembak Bihaan di depan Anda."
Nenek menangis. Thapki ingat tamparan Bihaan dan kata-kata pahitnya. Dia mengemasi tas dan menulis surat.
Vasundara berkata "ayah Thapki dapat memberikan hidupnya, tapi dia tidak pernah dapat mengambil kehidupan siapapun."
Ayah berkata " ya, tapi kita telah melihat begitu banyak sikapnya terhadap Kosi, kita tidak dapat menyangkal semua ini."
Vasundra berkata " Kosi adalah wanita seperti itu, kita tidak bisa percaya padanya. Saya akan berbicara dengan Bihaan."
Ayah berkata " tidak, biarkan Thapki pergi, Bihaan telah memutuskan dan sekarang tidak dapat diubah, mungkin ini adalah keinginan Tuhan."
Thapki berjalan di lantai bawah dan mengingatkan saat-saat indah dengan Bihaan. Dia berpikir tentang keluarganya. Dia pergi keluar dari rumah dan berkata "saya tidak percaya ini, Bihaan selalu mendengar suara hati saya, jangan biarkan saya pergi Bihaan, hentikan saya, buat semuanya seperti sebelumnya."

Dia menangis dan menunggu Bihaan untuk menghentikannya.
Thapki berjalan di jalan raya, dan mikirkan suratnya kepada Bihaan. Thapki berkata " dia akan mengetahui kebenarannya suatu hari, tanda cinta kita bernapas dalam diri saya, saya hamil, dia akan menjadi ayah, saya tahu anda akan datang kepada saya setelah mengetahui tentang anak kita, saya akan menunggu Anda di tempat yang sama di mana Anda berjanji untuk meninggalkan kemarahan, saya tahu anda akan datang.Bihaan, sekarang anak saya dan saya sangat membutuhkan Anda, saya tahu anda akan datang untuk membawa saya."
 Bihaan pergi ke kamar dan melihat surat. Thapki menunggu di jalan.Bihaan datang di motor dan menatapnya. Bihan berkata " minimal maafkan saya demi bayi ini, saya berjanji saya tidak akan menyakiti Anda lagi, pulang dengan saya."
 Thapki berkata "tetapi Anda tidak percaya pada saya."
 Bihan berkata "saya berjanji, Anda dan bayi kita adalah hal yang terpenting untuk saya, tidak ada yang lain."
Bihan meminta dia untuk ikut. Thapki mendengar klakson mobil dan melihatnya. Thapki hanya membayangkan Bihaan. Mobil menabraknya dan pergi. Thapki terluka dan jatuh di sisi jalan.

DUA TAHUN KEMUDIAN

Bhatki berkata pada pelayan "ayo bekerja dan jangan melakukan kesalahan apapun, Anda tahu kemarahan Choti Malkin (nyonya kecil ) disini."
Vas terjatuh. Chutki datang dan menghampiri mereka. Mereka takut nyonya kecil akan tau dan marah. Shradda datang dan mereka mengatakan Choti Malkin dan membuat mereka takut. Shraddha berkata " saya tidak  mengharapkan ini dari Anda. Bagaimana vas pecah?"
Chutkibmengatakan hal itu terjadi karena tidak sengaja. Chutki dan bhatki memintanya untuk melihat dekorasi. Shraddha meminta mereka untuk mengambilkan jus labu untuknya. Bhatki mengatakan Vasundara telah berlangsung Tirat untuk peringatan hari kematian thapki. Chutki berkata "ya, kita tidak tahu Thapki akan mati bukan cuma pergi dari rumah ini."
 Suman membawa jus dan memberikan ke Shraddha.Shraddha berteriak pada mereka dan menyuruh mereka pergi. Kosi datang menemui Shraddha dan berkata "Anda menguasai mereka dengan baik."
 Shraddha berkata "saya sedang memeriksa pengaturan sejak pagi."
Kosi berkata " ya, jika wanita khusus itu datang hari ini, saya akan memberikan hadiah."
 Shraddha senang. Sankara datang memakai pakaian Thapki. Dia tersenyum dan berkata "ibu Kosi, Shraddha melakukan pengaturan yang bagus untuk pertunangan saya."
 Kosi berkata "jangan senang, ini dlakukan untuk  wanita kaya. "
Shraddha berkata "dia pemilik perusahaan besar  kami membuka hotel di tempat saluran Dhruv, dia akan datang untuk kesepakatan kerjasama."
Kosi mengejek Sankara dan berkata "anda hanya boleh senang karena saya membuat Anda bertunanan dengan Bihaan."

Sankara berkata "saya mencoba untuk menjadi seperti Thapki, maka Bihaan setuju untuk menikah."
Kosi bertanya " apakah Anda pikir dia mengatakan ya karena melihat kecantikan Anda? Dia telah menjadi batu, ia akan menikahi siapa pun yang saya katakan."
Sankara pergi. Bhatki mengatakan ya Bihaan banyak berubah. Kosi meminta mereka untuk tidak mengatakan apa-apa. Chutki mengatakan kita mengambil makanan untuk nenek. Shraddha berkata " lupakan mereka, ibu Kosi, kita harus berpikir untuk menggusur warung teh kelas rendah di depan hotel."
 Kosi berkata "preman terbesar kota ini akan menghancurkan warung itu, di mana dia, Bihaan ......"
Bihaan tidur di kandang setelah mabuk. Pelayan minta dia untuk bangun. Mereka mengatakan Kosi memanggil dan menyiram air pada dirinya. Bihaan marah dan bangun berkata "kematian anda akan datang, siapa yang telah menyiramkan air pada saya?"
Dia melihat para pelayan. Dia tegur pelaya dan bertanya "anda tidak ingin hidup?"
 Kosi datang ke sana dan menghentikannya. Dia berkatab"masalah besar, sebuah warung teh dibuka didepan hotel."

Bihan mengambil berkat dirinya. Ayah melihat hidup Bihaan dan memberkati dia. Kosi meminta Bihaan untuk pergi. Dia pergi. Ayah bertanya "Kosi mengapa Anda membuat dia melakukan semua ini, dia meninggalkan semua pekerjaan itu, Anda membuat dia sebagai orang jahat lagi."
Kosi berkata " jadi apa, apa saya sedang berbicara dengan Anda, Anda akan berada di jalan, jika saya tidak menghentikan Bihaan, sehingga bihan meninggalkan semuanya  pada saya."
Chutki dan bhatki meminta nenek untuk makan. nenek menolaknya. Bhatki meminta nenek lagi. Kosi datang dan berkata " tunggu, saya akan membuat dia memakannya."
Chutki dan bhatki pergi. Kosi bertanya "nenek Anda tidak ingin melihat Bihaan hidup, jika Anda melakukan akting ini, saya akan membunuh Bihaan didepan Anda, makan ini."
 Nenek melihat foto Thapki dan bertanya "kemana anda pergi, lihat apa yang terjadi di sini, tidak ada yang bertanya tentang saya, Bihaan juga berubah."
Bihaan pergi ke warung teh dan memukuli orang itu. Dia marah menghancurkan warung teh. Pria itu bertanya "siapa anda, mengapa kau melakukan ini?"
Bihaan membongkar toko dan pergi. Pria itu menangis.

 Shraddha sedang berbicara pada dirinya sendiri kemudian meminum jusa dan Dia meludah jus labu dan mengatakan jus labu atau jus cabai. Dia bertanya pada chutki dan bhatki tentang jus, dan meminta mereka untuk meminumnya untuk diet. Bhatki meminum dan meludah. Chutki bertanya apa yang terjadi. Bhatki mengatakan begitu pedas. Shraddha mengatakan chutki membuat ini. chutki mengatakan ya. Shraddha berkata " Anda akan dihukum atas kesalahan ini, patner bisnis akan datang, ada pertunangan di rumah ini, Anda berdua akan memakai cabai sebagai hiasan."
Bhatki dan chutki marah. Shraddha meminta mereka untuk melakukan apa yang dia katakan dan membuat mereka pergi. Shraddha berkata "tidak ada yang melihat wanita itu di majalah dan di tv, kita akan bertemu hari ini, dia datang ke sini untuk urusan besar, sekalian Bihaan  bekerja, itu akan baik."
Bihaan pulang. Kosi berkata "saya mendapat telepon  dari hotel, saya memberkati Anda, pergi dan bersiap-siap, pemilik perusahaan akan datang."
Ayah melihat tangan Bihaan berdarah. Dia berkata " Anda telah membuat luka hati yang mendalam, Thapki akan terluka melihat ini, jika seseorang meninggal .... "
Bihaan berkata "Thapki tidak mati, dia hidup seperti saya hidup, kebencian dalam diri saya, saya akan melakukan apa yang akan membuat dia menghentikan saya, saya akan membalas dendam, anda selalu mengatakan Thapki Bihaan yang sama, saya akan membuat dia menjauh dengan bertunangan dengan Sankara."
 Ayah berkata "lakukan apa yang Anda inginkan, dia tidak akan datang untuk menghentikan Anda."
Bihaan berkata " dia akan datang, saya sedang melakukan pertunangan ini untuknya agar dia datang dan melihat ini."
Bihaan pergi dan ingat kata-kata Thapki. Sankara datang dan berkata "saya menjadi seperti Thapki,saya tahu mengapa Anda marah,saya tidak akan mengatakan apa-apa lagi, saya tinggal sebagai Thapki, kenapa anda tidak menghentikan saya, Anda menjawab ya untuk bertunangan dengan saya, itu hal yang luar biasa ,pakai sherwani ini."
Bihan berkata "saya tidak menghentiakn Anda agar luka saya tidak kunjung sembuh, kebencian saya akan semakin besar melihat Anda dengan gaun Thapki,saya akan menyakiti diri sendiri."
Dia melempar sherwani dan pergi. Sankara sedih.
Shraddha menyambut para tamu. Sankara tersenyum gembira. Bhatki dan chutki memakai hiasan cabai dan tamu tertawa. Shraddha mengatakan mereka berdua  hanya makan cabai pada malam. Sankara mengatakan pada Shraddha bahwa dia sedang mencari Bihaan. Shraddha mengatakan dia akan datang, tutup mulut. Pria itu bertanya pada ayah di mana Bihaan. Bihaan datang di sana. Sankara tersenyum.Para wanita berkata " pria itu dan pakaian seperti itu, saya pikir dia tidak bisa melupakan istri pertamanya, dia tertekan untuk pernikahan ini."
 Kosi memuji Bihaan. Dia berkata " tamu khusus datang, Anda akan mendengar nama, VAANI OBEROI ."

Seoran wanita mengatakan siapa yang tidak kenal dia. Shraddha berlata "dia membuat usahanya sampai di atas dalam 2 tahun, dan tidak satupun dari kita melihatnya, kita akan melihat hari ini, dia akan datang tepat waktu, dia bilang dia akan datang pada 19:00, tinggal dua menit yang tersisa."
Thapki tiba di dalam mobil. Nenek merasakan dan bangun. Kosi mengatakan Vaani ji telah datang.
 Asisten Thapki ini mengatakan kepadanya bahwa ini adalah Jaiswal Nivaas dan satu menit yang tersisa. Nenek datang berlari untuk melihat Thapki. Lampu mati. Kosi bertanya bagaimana lampu mati. Chutki pergi untuk mengambil lilin. Nenek mengambil lilin. Thapki datang kepada mereka. Nenek tersenyum melihatnya. Thapki menyamar.  Nenek berkata "Thapki, Anda datang ... ..?"
 Lampu menyala. Bihaan terkejut melihat Thapki. Semua orang terkejut. Thapki memakai kaca mata, dan gigi palsu. Penampilan Thapki seperti Jassi. Nenek berkata " Thapki saya telah datang. "
asistennya mengatakan dia Vaani. Nenek berkata "tidak, dia Thapki saya."
 Thapki membungkuk dan mengambil pena. Nenek memberkati dia. Thapki menunjukkan pena. Nenek yakin dia Thapki. Kosi meminta pelayan untuk membawa nenek ke kamar. Asistennya berkata " Madam tidak suka orang memperlakukan orang tua dengan buruk. "
Pelayan melepaskan nenek. Kosi berkata "maafkan dia,dia secara mental tidak stabil, mari."
 Chutki dan bhatki berkata "Thapki yang berbeda, dia Thapki, atau kembarannya."
Kosi berkata " Shraddha,Thapki meninggal, orang mati tidak datang kembali. "
Asisten meminta kertas kesepakatan,karena bagi Madam setiap menit adalah penting. Kosi menyuruh Shraddha. Shraddha mengatakan kertas di sini. Thapki melihat Bihaan. Bihan menatap dirinya. Chutki dan bhatki bertanya "Vaani apa yang ingin anda makan?"
Asistennya berkata "Madam tidak ingin apa pun."
 Sankara bertanya "mengapa Vaani tidak berbicara, apakah dia punya masalah berbicara."
Thapki terkejut. Kosi khawatir kehilangan kesepakatan. Thapki/vaani berkata " saya tidak punya masalah dal berbicara, tetapi Anda semua yang gagap di sini."
Kosi berkata "orang besar datang ke rumah kami, sehingga semua orang gagap karena bahagia."
 Thapki berkata "saya merasa Anda juga orang besar, tapi banyak juga orang yang hanya menunjukan jika memang mereka orang besar tapi tidak, mungkin Anda seperti mereka. Asisiten mengapa saya berurusan dengan mereka, kita melakukan bisnis dengan orang yang sederajat, ikut."
Kosi menghentikan  Thapki dan mengatakan kita juga orang kaya. Thapki berkata "kita tahu siapa yang telah membuat hotel dan bagaimana, saya telah membaca semua detailnya."
Chutki berkata " ini bukan Thapki, lihat dia tidak gagap."
 Thapki berkata "saya akan membaca surat-surat ini dan menandatanganinya nanti, bagaimana dengan pertunangan di sini. "

Kosi berkata "ya, anak saya Bihaan bertunangan,ikut saya Madam."
Thapki menghampiri Bihaan, dan berkata "Bihaan, selamat untuk hubungan baru anda."
 Sankara berkata "katakan selamat kepada saya juga."
 Thapki mengatakan kami akan membalas keinginan dengan hadiah. Dia memberi mereka hadiah. Bihaan menatap dirinya. Thapki mengatakan hadiah ini untuk kalian berdua. Shraddha meminta dia untuk menandatangani kesepakatan karena hadiah bagi kita. Thapki berkata "hubungan lebih penting dari bisnis, siapa orang yang tidak memahami pentingnya hubungan, mulai upacara cincin, saya akan membuat Anda bertunangan."
 Kosi mengatakan mengapa tidak. Shraddha memberikan cincin. Bihaan tidak menjulurkan tangan.Thapki memegang tangannya. Dia membuat Sankara memakai cincin. Bihan memberikan tangannya. Sankara berkata "tangan Anda terluka, bagaimana saya akan membuat Anda mengenakan cincin, ibu Kosi saya tidak akan bertunangan."
 Thapki berkata "saya mendengar banyak tentang Bihaan, dia tidak banyak berbicara, dan lebih banyak menggunakan tangan dan kakinya, ia telah menghancurkan kios teh hari ini, jika dia begitu kuat, dia dapat menanggung rasa sakit untuknya karena akan menjadi istrinya."
 Thapki memegang tangannya dan melepaskan perban. Sankara membuat dia memakai cincin. Semua orang bertepuk. Thapki mengatakan mari kita pergi, dan pergi.Kosi menghentikan thapki dan berkata "Madam ji, Anda membuat anak saya bertunangan,makan manidan ini."
Asistennya berkata" Madam memiliki pertemuan penting." Thapki berkata " baik, saya akan datang ke sini nanti, saya akan memberitahu Anda setelah memeriksa surat kesepakatan, Mr. Bihaan semua yang terbaik untuk kehidupan baru Anda."

Bihan menatap dirinya. Seseorang memanggil Thapki pada nya. Thapki meminta dia untuk tidak memanggil Thapki lagi. Wanita mengatakan maaf, Anda terlihat seperti Thapki. Shraddha berpikir dia tampak seperti Thapki. Bhatki dan chutki menghampir Shraddha dan berkata "mereka memiliki keraguan bahwa Vani Oberoi terlihat seperti Thapki dan menunjukkan foto thapki."
Shraddha berkata " Thapki tidak bisa berbicara dengan baik, tapi Vani berbicara dengan lancar."
Shradda meminta mereka untuk membawa jus untuknya dan memperlakukan mereka seperti pembantu. Bhatki setuju untuk mengambil jus untuknya.Shraddha meminta pergi.
Ayah berpikir dia mungkin Thapki. Kosi mengatakan kepadanya bahwa Thapki sudah mati dan tidak akan kembali, meminta dia untuk memakan manisan.Bihaan mendengar percakapan mereka.
Thapki akan kembali mobilnya. Bihaan datang didepan mobilnya, memegang tongkat hoki. Asisten takut dan meminta Thapki / Vani untuk keluar dari mobil, karena niat Bihaan ini tidakbaik. Thapki terus duduk di dalam mobil. Bihaan memecahkan kaca mobil, tetapi Thapki tidak takut. Dia keluar darimobil. Bihaan memegang dia dan berkata "anda bisa mengkhianati semua orang, tapi bukan saya.anda bisa belajar untuk berbicara lancar, mengubah pakaian nya, dll, tapi anda tidak bisa menipu hati anda."

 Thapki berkata "saya Vani Oberoi,"
dan memperingatkan dia untuk konsekuensinya jika ia mengusik dirinya. Dia duduk di dalam mobil dan pergi. Bihaan berjalan di jalan, benar-benar kecewa. Dia ingat dan (FLASH BACK) seseorang datang ke rumah mereka dan menginformasikan bahwA Thapki Pandey  kecelakaan dan jatuh ke jurang.Bihaan dan ayah terkejut. Bihaan mengatakan dia tidak akan menerima ini. Kemudian ia meminta keluarganya untuk tidak meratapi kematian thapki dan mengatakan thapki masih hidup. Ayah bertanya padanya  Anda melihatnya? Bihaan mengatakan dia mencoba untuk mencarinya,tapi tidak bisa menemukannya. Kosi mengatakan dia sudah mati dan itulah mengapa bihan tidak bisa menemukan dia. Kosi meminta dia untuk percaya bahwa Thapki sudah mati. Bihaan menolak untuk percaya. (FLASHBACK BERAKHIR)

Thapki di hotelnya. Pelayan datang dan bertanya tentang pesanannya. Thapki memesan makanan dan tergagap tiba-tiba. Pelayan mengambil pesanan nya. Thapki menyadari bahwa dia gagap dan tegang. Asisten datang dan meminta dia untuk tidak khawatir. Thapki khawatir dan berkata "semua orang akan tahu sekarang bahwa saya Thapki, jika saya tergagap seperti ini."
Thapki mencoba mengatakan ... Saya Vani Oberoi. Dia mencoba berbicara dan tergagap lagi. Asisten meminta dia untuk tidak khawatir, dan mengatakan Anda dan kerja keras SIR akan sia-sia. Asisten berkata " karena sir/Pak, Anda bisa berbicara begitu lancar didepan keluarga Pandey."
 Thapki mengingat dia  berlatih berbicara. Asisten meminta dia untuk berlatih sebelum berbicara. Thapki berkata " gagap adalah identitas Thapki. Saya terus membuat hati saya seperti batu dan membuat Bihaan bertunangan ntuk memenuhi motif saya.saya Vani Oberoi dan akan pergi sendiri, Anda tidak perlu datang dengan saya."
Kosi meminta Bihaan untuk berbicara dengannya. Kosi bertanya " apa yang Anda lakukan? Saya datang untuk mengetahui bahwa Anda telah memecahkan kaca mobil Vani."
 Bihaan berkata "dia bukan Vani, tapi Thapki. "
Thapki datang ke tempat kecelakaan dia memegang bunga, dan ingat kecelakaan itu. Dia berkata "ini adalah tempat, di mana saya bertemu dengan kecelakaan dan kehilangan bayi kita."
Kemudian Dia berkata " bayi saya pergi jauh dari saya karena Bihaan"
Terlihat dendam pada diri thapki.
Kosi berpikir "bagus waktu itu saya menghentikan bihan melihat Bihaan membaca surat yang ditulis oleh Thapki yang isinya thapki mengandung anaknya."
 Di tempat kejadia kecelakan 2 tahun yang lalu Thapki berkata "bihaan Pandey ... Anda akan dihukum dan harus menjawab setiap pertanyaan saya. Saya akan membalas dendam atas kematian ana saya dan akan melakukan apa pun."

NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement