SINOPSIS SWARAGINI Episode 46 ANTV Tayang 8 Juli 2017 (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS SWARAGINI Episode 46 ANTV Tayang 8 Juli 2017 (Lengkap) || Episode di mulai saat sanskar meminta ragini untuk menghitamkan wajahnya dan menghentikan perlakuan buruknya pada keluarga terutama pada ibunya. Ragini mengatalan pada laksh jika itu akan segera terjadi. Dan berharap agar laksh bisa menikmati rencana terakhirnya untuk durga prasad. Ragini memanggil semua orang dan mengatakan jika besok akan ada perayaan tahun baru. Dan berkata jika itu akan menjadi tahun baru pertama keluarga maheswari yang sangat berkesan. Dan ragini meminta semua orang beristirahat agar besok dapat menikmati pesta meriah yang di buatnya. Itu pun jika mereka bisa tidur.

Di pagi hari ragini telah mempersiapkan segala. Dekorasi dan persiapan lainnya hampir rampung. Dia mengatakan pada semua orang jika dia akan membuat acaranya meriah di tengah malam nanti. Sanskar sedang mencari swara yang menghilang sejak tadi dan bertanya pada semua orang. Ragini mengatakan jika dia bisa mengerti swara tidak akan pergi ke pestanya. Karena bagi swara memurut ragini pestanya akan menjadi kekalahannya. Sanskar berkata itu hanya mimpi dan memintanya bangun dari mimpi indahnya. Ragini terlihat marah. Namun dia tidak mempermasalahkannya karena ragini sedang bahagia saat itu. Membayangkan dirinya akan menjatuhkan durga dan seluruh penderitaannya selama ini sudah terbayar.

Sementara itu swara pergi untuk mencari seseorang. Dia pergi ke sebuah rumah sakit. Dia bertanya pada perawatnya pasien yang bernama kavery roy. Perawat meminta swara untuk melunasi administrasinya terlebih dahulu. Swara pun melakukannya. Perawat memberinya nomor kamar pasien atas nama kavery roy. Saat swara telah sampai di ruangannya. Dia melihat seorang gadis yang sedang duduk di lantai.

Sanskar mencoba menelfon swara namun tidak ada jawaban. Hingga pesta pun di mulai. Ragini bahkan mengundang komunitas durga. Durga mulai merasa tertekan dan selalu melihat ke arah Annapurna. Seorang penari sedang menari di pesta. Di susul setelah itu kavery menari. Ragini dan nenek juga ikut menari dengannya. Durga mulai tertekan. Sanskar menarik ragini dan mengambil amplop foto di tangannya. Namun ragini melakukan perlawanan dan amplop pun jatuh ke lantai bawah. Seseorang memungutnya dan mengatakan jika durga yang ada di foto itu. Durga terkejut. Ragini pun mengatakan pada semua orang jika durga adalah seorang pembunuh.

Swara datang dan mengatakan pada semua orang jika durga tidak bersalah dan keluarlah seorang gadis. Akhirnya terungkaplah jika gadia itu adalah kavita. Dia adalah gadia yang dulu diam-diam akan di nikahi oleh sanskar. Namun di hari pernikahannya dia mengalami sebuah insiden hingga sekarat. Seseorang mengirim preman untuk merusak pestanya bersama sanskar. Dan dia mengalami hal buruk saat mencoba melawan. Kavery mengatakan jika durga yang mengirim preman-preman itu.

Kavita membantahnya. Di merasa malu atas apa yang ibunya lakukan. Ibunya yang mengiri.  Preman-preman itu dan menyuruhnya untuk merusak pestanya. Durga datang namun kavery mengambil fotonya seakan-akan durga yang bersalah. Namun sesungguhnya semua sudah di rencanakan oleh kavery untuk memeras durga. Setelah itu dia koma. Durga mengatakan jika dia mengetahui sanskar akan menikahi kavita dari laksh. Dan dia datang untuk merestui mereka. Bahkan dia datang untuk melihat persiapannya karena dia mengundang banyak tamu dari komunitasnya. Namun dia menemukan kavita sudah terluka parah. Dan kavery menuduhnya lalu memerasnya.

Polisi datang atas laporan durga. Laksh meminta pada polisi agar membawa kavery yang telah memeras durga. Kavery mengatakan jika hukuman itu juga berhak atas ragini dan neneknya. Lalu durga mengatakan jika kavery yang salah sepenuhnya dan meminta polisi membawanya. Namun kavery menodongkan pisau di leher ragini. Semua orang terkejut. Dia ingat saat ragini menolongnya saat di jurang. Lalu dia pun menyelamatkan ragini saat itu. Ragini pun merasa jika laksh mulai mencintainya. Polisi pun membawa kavery. Sanskar turun. Swara mencoba menghampirinya. Namun kavita mendahuluinya dan memeluk sanskar. Dia berkata jika dia bisa hidup karena cintany pada sanskar.

Kavita berterimakasih pada swara fan mengatakan pada sanskar jika dia telah di selamatkan oleh swara. Kavita mengatakan jika swara sangat baik. Bahkan meskipin dia bukan siapa-siapa di rumah itu namun bersedia berkorban untuk keluarga maheswari. Sanskar mengatakan pada kavita jika dia bukanlah orang lain. Namun dia adalah istrinya. Kavita meminta sanskar untuk tidak bercanda.

Shekar dan sumi mengajak swara pulang. Swara merenung di kamarnya dan mengingat saat dia bersama sanskar. Sumi menghampirinya dan bertanya apa yang dia pikirkan. Swara berkata jika dia memikirkan tentang persiapan puja untuk ketenangan arwah ibu ragini. Sumi pun memintanya untuk istirahat. Sanskar sedang di kamar dan memikirkan swara. Kavita datang dan memeluk sanskar dan mengatakan jika dia mencintainya. Sanskar mengatakan jika itu hanya masa lalunya. Dan meminta kavita untuk segera melupakannya. Kavita meminta sanskar untuk tidak berbohong dan lebih baik mengatakan yang sebenarnya. Sementara itu ragini sedang duduk di beranda kamarnya. Laksh memintanya untuk istirahat. Ragini lalu meminta laksh agar duduk dengannya di puja peringatan kematian ibunya. Laksh setuju. Namun nenek datang dan meragukan laksh. Ragini meminta nenek untuk mempercayai laksh. Karena ragini mengira laksh sudah mencintainya. Laksh meminta ragini tidak khawatir karena dia akan datang dan duduk di puja bersamanya. Ragini merasa bahagia. Ragini menyampaikan undangannya pada keluarga maheswari agar juga bisa datang ke acara peringatan kematian ibunya.
Di pagi hari dia menyapa semua orang. Kavita juga yang kebetulan sedang membantu di dapur. Dia mengingatkan pada semua orang untuk menyempatkan datang ke rumahnya untuk ketenangan arwah ibunya. Dia pun menceritakan kematian ibunya yang mengenaskan.

Sujata merasa kasian pada ragini. Namun mengingat semua yang terjadi rasanya sulit untuk mempercayainya lagi. Annapurna meminta sujata untuk diam saja. Sujata berkata jika semua dan suasana berubah setelah kavita datang. Annapurna juga berkata begitu. Namun Annapurna merasa sanskar harus segera bicara pada kavita jika dia mencintai swara. Sujata berkata apa pun itu tidak memberinya pilihan. Dia hanya mendapatkan menantu bengalan. Swara dan kavita adalah sama bengalan. Annapurna berkata jika sujata tidak patut mengatakan hal seperti itu tentang jodoh putranya. Annapurna lebih memilih swara yang selama ini jelas banyak membantu keluarganya.

Swara mempersiapkan puja. Ragini dan keluarga maheswari datang. Mereka melakukan puja. Namun di tengah puja datanglah seorang wanita. Dia adalah adik jankii. Tidak lain adalah bibi ragini. Dia mengatakan jika jankii datang di mimpinya sambil menangis. Namun semua orang tidak mempercayainya sedikit pun. Durga menarik sanskar dan mengajaknya bicara. Itu soal kavita yang mengatakan padanya jika tidak bisa hidup tanpa sanskar. Dan menyetujui untuk. Melangsungkan pertunangan mereka besok. Sanskar pun menyetujuinya. Dia teringat perkataan swara untuk mengerti kavita dan Perasaannya jika dia harus mengambil keputusan yang tepat. Dan sanskar pun menyetujuinya. Kavita terlihat sangat bahagia.

Kavita memeluk sanskar dan. Mengatakan jika dia mencintainya namun sanskar tidak. Memberi respon apa pun. Kavita keluar. Sanskar mendengar suara gitar dan mengira swara sedang di rumah. Sanskar bergegas turun dan memeluknya. Dia mengatakan dia sangat merindukannya. Kavita pun membalasnya. Sanskar terkejut dan mengatakan apa yg dia mainkan. Kavita menunjukkan pemutar suara dan mengatakan jika swara yang memberinya. Annapurna mengatakan jika semua ini salah. Sanskar mencintai swara dan swara mencintai sanskar. Sujata mengatakan jika begitu pula dengan kavita. Tapi sanskar telah memutuskan jika dia akan lebih bahagia bersama kavita. Annapurna berkata jika sanskar hanya berkorban demi kebahagian kavita. Sujata berkata jika dia tidak mengerti apa pun. Namun yang jelas saat ini baginya jika besok adalah hari pertunangan sanskar dan kavita.

Ragini dan swara sedang berbincang. Ragini mengatakan jika dia sangat bahagia karena akhirnya swara mengambil keputusan yang salah. Swara mengatakan jika itu tidak salah. Baginya kavita tetap lebih berhak atas sanskar. Dirinya hanya orng yang baru datang dalam. Kehidupan sanskar. Namun mengharapkan posisi kavita dalam hidup sanskar. Kavita datang dan memanggil swara dan ragini. Kavita mengundang mereka datang ke acara pertunangannya dan sanskar besok ragini mengucapkan selamat padanya. Kavita mengatakan agar swara juga datang. Swara mengatakan jika dia akan datang dan pasti datang. Kavita juga mengundang shekar dan sumi lalu berpamitan pergi.

Ragini mengatakan jika dia juga harus pergi. Ragini lalu meminta laksh untuk membawakan barangnya ke mobil. Nenek juga ikut di belakangnya. Ragini bertanya apa yang nenek lakukan. Nenek berkata jika dia sudah berjanji akan selalu bersama ragini. Ragini berkata jika itu sudah tidak penting sekarang. Ragini mengatakan jika nenek sudah tidak di butuhkan lagi dan berkata jika lebih baik nenek mengurus kakek di rumah. Nenek merasa kecewa. Laksh bertanya pada swara apa dia baik-baik saja. Swara berkata jika dia baik-baik saja. Swara lalu meminta tolong pada laksh untuk membawakan kaos sanakar yang tidak sengaja ikut masuk di kopernya. Laksh berjanji pada swara untuk memastikan semua akan baik-baik saja. Swara berkata jika semua sudah kembali pada tempatnya sekarang. Semua sudah di perbaiki dan tidak ada yang perlu di perbuat lagi. Swara berkata jika kavita akan tetap menjadi cinta pertama sanskar. Laksh pun pergi.

Sumi menghampiri swara dan berkata jika dia tidak perlu datang ke acara pertunangan sanskar. Swara berkata jika dia harus datang. Swara berkata jika dia baik-baik saja dan akan lebih baik jika dia datang. Sumi lalu memeluk swara. Nenek berusaha untuk mendekati kakek. Namun kakek menolak. Kakek mengatakan jika nenek sudah salah dengan mendukung keputusan ragini yang merugikan orang lain. Nenek berkata jika dia tidak salah dan hanya membalas perlakuan keluarga laksh pada ragini. Kakek mengatakan pada nenek jika itu tidak benar. Kakek pun berkata jika nenek tidak pantas berada di rumah itu lagi. Nenek memohon pada shekar. Shekar mendukung sepenuhnya keputusan ayahnya. Karena yang lebih berhak adalah kakek dan shekar mengakui jika nenek salah. Sumi berusaha meredam shekar dan berkata jika nenek butuh kesempatan. Kakek mengatakan jika nenek boleh tinggal di rumahnya. Namun butuh waktu bagi kakek untuk menerima nenek dalam hidupnya. Bibi ragini mencoba mencuri hati nenek. Dia mengatakan jika nenek bukan nenek bagi ragini. Melainkan ibu. Dan pantas saja baginya jika seorang ibu rela melakukan apa pun bagi putrinta.

Kavita ke kamar sanskar dan memberinya baju untuk di gunakan saat pertunangan mereka. Kavita memberitahu sanskar semua yamg dia inginkan di pestanya. Sanskar kembali terpikir ucapan swara dan berpikir untuk mengabulkan semua harapan kavita. Sanskar mencoba bajunya. Namun merasa tidak cocok. Kavita memutuskan untuk mencarikan yang lain. Sanskar melamun. Dia melihat kavita memegang sebuah bingkai foto dari lemarinya dan melihatnya sudah pecah. Maka dari itu kavita mencoba membuangnya namun sanskar mencegahnya. Sanskar mengatakan jika itu adalah hidupnya dan sangat penting baginya meskipun sudah pecah. Sanskar semakin emosi saat kavita berusaha melihat foto di baliknya. Sanskar meluapkan emosi tentang swara hingga membuat kavita pergi. Namun kavita mengalami kecelakaan. Sanskar meneriakkan namanya dan buyar dari lamunannya.

Kavita mengatakan jika dia swjak tadi di dekatnya sedang mencarikan baju untuknya. Kavita memberi sanskar pilihan baju lain. Sanskar pun menerimanya dan berpikir akan sangat buruk jika kavita mengetahui segalanya tentang perasaannya sebenarnya pada swara. Sanskar memutuskan untuk menyembunyikan perasaannya. Annapurna datang dan bertanya apa sanskar baik-baik saja. Annapurna meminta sanskar untuk memikirkan kembali keputusannya. Sanskar pikir itu tidak perlu karena tidak ada waktu. Annapurna meminta sanskar untuk memahami kata hatinya. Sanskar mengatakan jika kata hatinya sudah membawanya pada cinta lamanya. Dan sanskar pikir itu sudah yang terbaik. Annapurna memintanya untuk tidak mengorbankan kebahagiaannya demi kebahagiaan orang lain. Sanskar mengatakan jika itu adalah keputusannya dan tentu saja dia akan bahagia suatu saat nanti.

Bibi ragini mencoba mendekati nenek. Dia memeluk nenek yang sedang membuat susu. Dia bertanya tidakkah dia seperti putri baginya. Nenek berkata itu sudah tentu karena dia melihat jankii dalam dirinya. Dia lalu bertanya tidakkah dia menyayanginya. Nenek berkata tentu saja dia sangat menyayanginya. Laksh masuk ke kamar sanskar. Dia meminta sanskar untuk memikirkan swara. Sanskar berkata apa pun yang terjadi di antara mereka tetaplah adik dan kakan. Sanskar bertanya tidakkah laksh bahagia dia bisa kembali pada cintanya. Laksh lalu menceritakan jika swara sudah mencintai sanskar dan semua yang dia lihat dari swara saat terpisah dari sanskar. Lalu laksh memberi kaos titipan swara pada sanskar. Laksh mengatakan jika sangat sulit bagi swara untuk melupakan sanskar.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 6 Episode Penayangan di India




NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI 
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement
Advertisement

Click to comment