SINOPSIS SWARAGINI Episode 64-65 ANTV Tayang 26 & 27 Juli 2017 (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS SWARAGINI Episode 64-65 ANTV Tayang 26 & 27 Juli 2017 (Lengkap) || Episode di mulai saat sahil sedang lari pagi dan menemukan jasad swara.  Sahil bergegas menyelam ke sungai untuk menyelamatkannya. Sedangkan kondisi sanskar sangat buruk sehingga dokter memutuskan untuk memberi sanskar obat penenang. Seluruh keluarga sangat terpukul dan berharap banyak pada keajaiban. Annapurna bertanya pada durga mengenai perkembangan rajat. Durga mengatakan jika seseorang telah menjamin orang tua palsu rajat sehingga mereka tidak di tahan. Annapurna mengatakan jika mereka tidak bersalah dan tidak pantas di hukum. Annapurna mengatakan jika mereka hanya korban keadaan dan rajatlah yang bertanggung jawab sepenuhnya.

Tak lama kemudian polisi datang. Polisi mengabarkan jika mereka sudah menemukan jasad rajat. Namun tidak dengan swara. Mereka tidak mendapatkan petunjuk apa pun mengenai swara. Polisi mengatakan jika arus sungai saat rajat terjun itu sangat deras. Dan tidak memungkinkan swara selamat. Ragini mengatakan jika dia yakin dan bahkan sangat yakin jika swara baik-baik saja dan masih berada di suatu tempat. Ragini meminta mereka untuk mencari ke mana pun aliran sungai itu mengalir dan membawa swara. Annapurna meminta ragini untuk tenang dan mengatakan jika mereka akan mencoba mencari jalan keluar lain untuk menemukan swara. Annapurna bejanji jika di mana pun swara berada mereka akan segera menemukan swara. Sujata menangis dan merasa sangat kehilangan swara.

Saat itu sanskar memimpikan swara. Dia memimpikan saat swara jatuh ke sungai dan meneriakkan cinta padanya. Tiba-tiba gelang swara jatuh dari genggamanya sehingga dia terbangun. Polisi mengatakan pada keluarga maheswari untuk tabah dan kepolisian memutuskan u tuk menutup kasus swara dan menyatakan jika swara telah tiada. Sanskar tidak bisa menerima hal itu. Sanskar yang tidak sengaja mendengarnya mengatakan jika hatinya berkata bahwa swara masih hidup. Sanskar mengatakan jika swara pasti berada di suatu tempat dan pasti ada yang menyelamatkan swara. Laksh meminta sanskar untuk tenang dan kembali beristirahat. Laksh mengatakan jika mereka tidak akan menghentikan kasus swara. Durga dan semua orang menolak untuk tanda tangan dan meminta polisi untuk memperpanjang waktu pencarian. Polisi pun tidak bisa berbuat apa-apa lalu pergi.

Sementara itu sumi memandangi foto swara. Sumi berkata pada shekar jika swara belum mati. Sumi bertanya apa ada kabar tentang swara. Shekar mengatakan jika swara belum di temukan tetapi jasad rajat telah di temukan. Sumi makin terpukul. Shekar meminta sumi untuk tenang dan banyak memohon pada dewa. Sumi bertanya pada shekar apa swara akan kembali. Shekar berkata jika swara itu kuat dan pasti akan kembali demi keluarga. Sementara itu nenek mengaitkan kematian swara dengan bayi yang masih di kandung sumi. Nenek berkata jika bayi itu membawa sial dan tidak di inginkan. Nenek meyakinkan sumi jika bayi itu akan membawa kesengsaraan pada keluarga dan terbukti pertama kali swara mengetahuinya. Swara langsung mendapatkan hukuman. Shekar meminta nenek untuk tidak mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal dan bagi shekar lebih baik nenek menjaga sumi agar tetap baik-baik saja hingga dirinya pulang nanti. Sumi terus memandang wajah swara di foto keluarga. Nenek datang membawa susu hangat untuknya. Sumi bertanya apa yang nenek katakan tadi dapat di percaya. Nenek mengatakan pada sumi jika semua sudah jelas terjadi. Namun sumi belum juga mengerti dan menyadarinya. Nenek berkata jika semua keputusan ada pada sumi. Nenek mengatakan pada sumi jika hal itu terjadi pada ragini maka dia akan segera mengakhiri hidupnya saja. Nenek membuat posisi sumi terpojok dan seakan tidak ada jalan keluar lain.

Dokter memeriksa swara dan mengatakan pada sahil jika swara sudah lebih baik. Dokter mengatakan jika dia akan menempatkan perawat di ruangan agar kondisi swara bisa terpantau dengan baik. Sahil berterimakasih pada dokter itu. Seorang pelayan datang dan mengatakan jika dia belum memberitahu ibu sahil mengenai swara. Sahil mengatakan jika dia akan memberitahu ibunya nanti. Dia meminta pelayan untuk terus berjaga juga. Sahil mengatakan jika dia harus pergi untuk suatu urusan penting dan akan segera kembali. Pelayan itu hanya mengangguk tanda mengerti.

Swara yang tidak sadar melihat kilasan balik hitam putih saat sebelum dia terjatuh. Swara mengingat saat sanskar berteriak pada rajat dan setelah itu dia merasa pusing. Sahil yang mengetahui reaksi itu segera menghampirinya. Namun suster yang berjaga terus saja tidur. Sahil pun menelfon dokter. Dokter memeriksa keadaan swara dan mengatakan pada sahil jika swara mungkin saja memiliki ketakutan yang membuatnya bereaksi seperti itu. Dan mungkin itu adalah jawaban dari di temukannya dia di sungai. Dokter mengatakan pada sahil jika swara akan segera sadar dan baik-baik saja. Sahil kembali keluar. Seseorang dari durga menelfon sahil untuk kerjasama proyek yayasan musik swara. Namun sahil mengatakan jika dia sudah tidak aktif untuk yayasan selama 5tahun. Sahil berjanji akan menghubungi durga lagi nanti.

Ragini melakukan semua tugas di rumah. Termasuk tugas yang biasa dia bagi bersama swara. Laksh melihat ragini yang sedang menyembunyikan kesedihannya. Laksh membuat roti isi dan meminta ragini untuk makan namun ragini menolak. Di saat yang sana parineeta datang dan mengingatkan soal obat durga dan Uttara. Ragini pun bergegas pergi. Annapurna merasa prihatin melihat ragini yang mencari pelarian atas dukanya. Annapurna berkata jika ragini tidak lengkap tanpa swara. Ragini memberi obat pada uttara. Uttara bertanya soal swara. Ragini menjawab jika swara masih belum di temukan dan akan segera di temukan. Saat itu ragini melihat sesuatu di lantai kamar uttara. Dia ingat saat insiden itu dan memutuskan untuk menyimpannya.


Laksh menghentikan ragini yang terus bekerja. Laksh meminta ragini untuk diam meskipun sebentar saja. Namun ragini menolak. Laksh meminta ragini untuk menangis saja dan berhenti menyembunyikan dukanya. Ragini menangis dan menceritakan kesedihannya pada laksh. Saat itu parineeta melihatnya. Parineeta menemui adarsh dan melakukan hal yang sama seperti ragini. Adarsh memintanya untuk tidak menyalahkan dirinya sendiri dan berkata jika keadaan akan membaik. Adarsh masih dingin pada parineeta namun dia memeluk parineeta yang sedang bersandiwara. Parineeta pun berpikir jika masa depannya tinggal selangkah lagi.

Sementara itu swara terus bermimpi dan segera sadar. Perawat yang berjaga madih saja tidur. Dan di saat itulah swara memutuskan untuk segera lari. Namun swara hampir terjatuh saat akan turun. Sahil datang di saat yang tepat. Sahil menegangnya dan menatap wajah swara. Swara meminta agar sahil tidak menyentuhnya. Sahil mengatakan jika swara akan terjatuh jika dia tidak memegangnya. Swara berterimakasih dan berkata jika dia harus pergi karena keluarganya pasti mencarinya. Sahil mengatakan jika dia akan mengantar swara pulang tapi nanti saat swara telah membaik. Sahil bertanya soal identitas swara. Swara mengatakan jika namanya swara dan dia berasal dari kolkata. Sahil berkata jika itu sangat bagus dan meminta swara agar beristirahat dan berjanji akan membawanya pulang saat dia sudah sembuh. Sahil berkata jika dia harus pergi untuk urusan penting. Swara pun kembali ke kamarnya.

Laksh menjemput sanskar yang sedang menyebarkan postet swara di seluruh kota. Laksh memintanya untuk pulang dan berganti pakaian untuk mengajaknya menemui seseorang yang akan membantu yayasan impian swara. Sanskar pun pulang. Sanskar bergegas berganti pakaian. Laksh mengatakan jika dia akan menelfon tuan sengupta untuk mengabari jika mereka akan datang ke rumahnya. Sanskar meminta agar dia saja yang menelfon. Laksh pun menyerahkan telfonnya. Saat itu swara mendengar telfon yang berdering. Swara bermaksud untuk menerimanya. Namun di saat yanh sama ibu sahil yaitu nyonya sengupta menelfon. Sehingga di dengar jika sedang sibuk. Swara melihat ponsel sahil yang tertinggal dan mengambilnya.

Swara melihat alat musik dan memutuskan untuk merekamnya sambil bermain musik. Namun tidak lama ibu sahil datang dan mendengar swara menyanyi. Ibu sahil mengira jika swara adalah satu penggemar fanatik sahil. Namun saat swara ingin menjelaskan padanya. Ibu sahil sudah mendahuluinya dan mengusirnya. Swara pun berjalan sendiri di luar rumah. Dia memutuskan untuk mencari taksi dan akan membayarnya saat di rumah. Saat itu sanskar dan laksh ada di jalan yang sama. Sahil pulang dan bertanya soal swara pada pelayan. Ibu sahil menceritakan yang terjadi jika dia mengusir swara dan semua yang terjadi dan dia lakukan tadi. sahil berkata jika ibunya sudah salahpaham. Sahil pun menjelaskan pada ibunya jika swara hanyut di sungai dan dia menolongnya. Ibu sahil pun sadar dan meminta sahil untuk segera mencari swara. Sementara itu ibu sahil meminta pelayan menyiapkan jamuan untuk menyambut tamu.


Sementara itu sumi ingat perkataan Nenek dan memutuskan jika dia akan menggugurkannya kandungannya. Nenek meminta sumi menyiapkan tas dan pergi diam-diam. Laksh melihat swara yang akan naik taxi bergegas menghentikan mobilnya. Laksh mengatakan pada sanskar jika dia melihat swara naik taxi. Sanskar pun bergegas mengejar wanita yang mirip swara itu dan menepuk pundaknya. Swara kaget dan melihat jika itu adalah ibu sahil. Ibu sahil meminta maaf pada swara atas kesalahan dirinya. Swara berkata jika itu bukan masalah dan meminta ijin untuk pulang. Namun sahil tidak mengijinkan swara pulang sebelum benar-benar sembuh. Sanskar kecewa saat tahi wanita itu bukanlah swara. Namun laksh terus memberinya semangat.

Parineeta meminta pelayan untuk mengbil tepung di gudang. Namun ragini mengatakan jika dia yang akan ke gudang. Ragini mengambil tepung dan melihat ada pistol di dalamnya. Ragini bertanya-tanya bagaimana pistol itu bisa berada di gudang. Bahkan di tumpukan tepung. Sanskar dan laksh tiba di rumah sahil. Swara dan sanskat sama-sama merasakan koneksi di hati mereka. Karena ibu sahil yang sangat sibuk akhirnya mereka sepakat untuk mengirimkan pengajuannya di e-mail dan berjanji akan segera menandatangi perjanjian donasinya. Laksh dan sanskar pun pulang. Ragini melihat laksh datang dan memberi obat pada sanskar. Ragini mengurungkan niatnya untuk bicara langsung dengan laksh. Ragini memutusjan untuk mencaritahu sendiri.

Sumi menemui dokter bersama nenek. Dokter itu terkejut saat tahu tujuan sumi untuk aborsi. Sementara itu ragini berhasil menjebak parineeta dan mengetahui yang sebenarnya jika parineeta memiliki rencana jahat bersama rajat sebelumnya. Ragini juga menyalahkan parineeta atas yang terjadi pada swara. Namun parineeta lebih licik. Parineeta berhasil menjebak ragini dengan air mata buayanya. Polisi kembali datang untuk meminta kerjasama keluarga maheswari untuk menutup kasus swara.  Namun semua menolaknya dan yakin swara masih hidup. Namun ragini sendiri tidak bisa menyembunyikan kesedihannya atas hilangnya swara dalam insiden. Ragini berjanji jika dia tidak akan membiarkan parineeta begitu saja atas apa yang dia lakukan pada swara.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 6 Episode Penayangan di India




NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI 
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement
Advertisement