Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS SWARAGINI Episode 60 ANTV Tayang 22 Juli 2017 (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS SWARAGINI Episode 60 ANTV Tayang 22 Juli 2017 (Lengkap) || Episode ini di mulai saat annapurna melihat surekha datang. Sujata begitu senang melihat surekha. Mereka menyambut surekha dan memperkenalkan surekha pada semua orang. Surekha adalah ibu dari parineeta. Parineeta memeluk surekha. Mereka sudah lama tidak bertemu. Surekha berterimakasih pada annapurna. Surekha juga meminta maaf jika parineeta belum juga bisa memberi mereka cucu. Annapurna mengatakan jika itu bukanlah masalah baginya. Annapurna tetap bersyukur memiliki menantu seperti parineeta. Mereka melanjutkan kembali ritual mereka. Para tamu telah datang. Annapurna meminta parineeta untuk menghidangkan minum. Annapurna dan sujata memperkenalkan menantu mereka. Swara dan ragini pun berkeliling menemui tamu dan memperkenalkan diri mereka. Tampak laksh dan sanskar sangat bahagia melihatnya. Surekha meminta agar parineeta banyak belajar agar bisa seperti swara dan ragini. Annapurna berkata jika parineeta juga sangat membanggakan bagi mereka.

Tiba saatnya para wanita menari. Swara dan ragini pun menunjukkan kenampuan mereka. Surekha meminta agar parineeta juga menari. Surekha mengatakan jika parineeta sangat berbakat menari. Akhirnya parineeta pun menari bersama swara dan ragini. Namun di tengah-tengah tariannya parineeta terjatuh karena menginjak kerudungnya sendiri. Hal itu menjadi bahan tertawaan bagi para tamu dan juga nenek swaragini. Namun swara dan ragini memotivasi parineeta agar bisa menari lebih baik lagi di lain kesempatan. Hal itu semakin membuat suami mereka bangga.

Sujata mengatakan jika para pria akan memberi hadia pada istrinya. Yang pertama adalah laksh yang memberi hadiah perhiasan pada ragini. Hal itu membuat ragini bahagia. Selanjutnya adalah swara yang mendapat karangan bunga dan berisi perhiasan. Swara pun berterimakasih pada sanskar dan sanskar mulai menggodanya lagi. Selanjutnya adalah giliran parineeta. Parineeta mendapat hadiah sekotak penuh manisan dan itu hanya manisan. Tidak ada yang special. Parineeta kesal dan mengatakan pada adarsh jika hadiah yang dia berikan tidak berguna. Bahkan dia bisa membuatnya sendiri.

Adarsh yang merasa kesal lalu pergi. Laksh dan sanskar mencoba menjelaskan pada parineeta. Laksh mengatakan jika adarsh memang pernah menyakitinya dulu. Tapi adarsh sudah berubah. Laksh mengatakan jika hadiah yang di berikan oleh adarsh itu lebih mahal harganya. Sanskar mengatakan jika dia dan laksh membeli hadiah di jam terakhir menjelang pesta sedangkan adarsh sudah memikirkan hadiah itu sejak 5 hari. Sanskar mengatakan jika adarsh ingin membangkitkan kenangan masa kecil parineeta yang sangat menyukai manisan itu. Surekha mengatakan jika adarsh sudah memberikan hadiah yang tidak kalah mahalnya dengan laksh dan sanskar. Adarsh datang dan menyuapi parineeta setelah laksh dan sanskar membujuknya. Parineeta juga menyuapi adarsh. Keadaan sudah membaik.

Parineeta lebih memilih diam di kamar. Sedangkan surekha lebih memilih untuk melihat ritual berbuka dengan anggota keluarga lain. Para suami menyuapi istrinya dengan manisan. Seperti biasanya. Laksh terlihat romantis dengan ragini. Sedangkan sanskar terus saja menggoda swara. Hal itu membuat semua orang tertawa. Ragini meminta agar uttara membawakan makanan untuk parineeta. Sementara itu parineeta dan adarsh menikmati hidangan di kamar mereka. Adarsh meminta parineeta untuk tidak memikirkan apa pun. Swara melihat uttara dari jendela. Dia melihat uttara bersama seorang pria yang tidak bisa terlihat jelas wajahnya. Sanskar bertanya apa yang sedang swara lihat di balik jendela.

Swara berpikir jika tidak mungkin mengatakan semua itu pada sanskar. Dan swara pun memutuskan untuk menyembunyikan masalah itu dari sanskar. Swara mengatakan jika dia hanya menghirup udara segar saja. Sanskar pun menggoda swara untuk dapat tidur dan mesra dengan swara. Namun swara menggelitiki sanskar. Swara berlari menghindari sanskar. Saat sanskar melompat ke arah swara tiba-tiba lehernya kram. Swara pun menghampirinya dan memberinya obat agar pulih di pagi hari. Saat pagi swara masuk setelah puja. Sanskar memeluknya dari belakang. Sanskar berpura-pura membutuhkan bantuan untuk bangun. Namun saat swara memegang tangannya. Swara mencelupkan airnya ke gelas berisi teh panas. Sanskar pun terkejut. Saat dia meminta imbalan ciuman dari swara tiba-tiba pelayan mengetuk pintu dan meminta mereka segera turun. Sanskar pun kecewa. Tapi swara mencium. Pipinya dan memintanya segera bangun.

Swara dan sanskar pun turun. Durga mengatakan jika ada relasinya yang akan datang. Durga meminta annapurna untuk menghidangkan makanan khas mereka. Namun saat parineeta memberi saran pada durga. Durga tidak setuju dengan sarannya dan lebih setuju dengan swara. Hal itu makin membuat parineeta kesal. Annapurna mengatakan jika dia dan sujata akan pergi untuk menghadiri undangan temannya. Dan mengatakan jika swara dan ragini akan membantunya di rumah. Sementara itu sumi menelfon dan mengatakan jika keadaan nenek memburuk. Annapurna meminta ragini untuk pulang dan merawat nenek. Annapurna meminta swara membantu parineeta di dapur. Namun parineeta menolak dengan alasan tangan dan kepalanya sakit. Sehingga swara harus bekerja sendiri. Swara pun mengikuti perintah annapurna agar dapat menyelesaikan semuanya sendiri.

Saat itu parineeta membuat swara mengerjakan semua pekerjaan rumah. Namun swara tidak sedikit pun mengeluh. Durga menelfon jika ada data perusahaan yang tertinggal. Durga meminta parineeta untuk mengambilnya. Parineeta meminta swara untuk mengambilnya. Saat itu swara sedang di telfon oleh sanskar dan terpaksa mematikan telfonnya. Saat swara mencari di ruang kerja swara menemukan paspor milik durga. Swara bertanya bagaimana durga bisa menyembunyikan hal sebesar itu. Swara mengatakan jika dia akan memberikan datanya pada supir. Parineeta mengatakan jika dia akan pergi untuk mengantarkannya sekaligus menemui adarsh di kantor dan akan pulang bersamanya.

Saat pulang semua heran melihat rumah yang gelap. Parineeta mengira jika swara sudah melalaikan tugas rumahnya dan akan mendapat teguran dari durga. Saat itu tiba-tiba lampunya menyala dan swara memberikan kejutan untuk ulang tahun durga. Parineeta mengatakan jika swara melupakan kue nya dan memutuskan untuk memesan segera dari toko. Namun ragini dan laksh datang membawa kue nya. Ragini mengatakan jika swara menelfonnya dan mengatakan jika hati itu adalah ulang tahun durga. Swara mengatakan jika dia tidak sengaja menemukan passpor durga dan melihat jika hari ini adalah ulang tahunnya.

Sujata mengatakan jika dia bangga memiliki menantu seperti swara yang bisa menyelesaikan semua masalah bahkan pekerjaan rumah tangga sendiri. Durga mengatakan jika dia bahagia memiliki swara dan uttara sebagai anaknya dan ragini dan parineeta sebagai menantu. Durga meminta swara untuk meminta sesuatu sebagai imbalannya dan durga akan mengabulkannya. Swara mengatakan jika dia akan menyimpannya untuk nanti. Durga pun menyetujuinya. Semua bahagia dengan perayaan ulang tahun durga. Namun parineeta kesal dan pergi ke kamarnya. Parineeta bahkan tidak menghiraukan panggilan annapurna dan sujata. Hal itu terlihat aneh. Swara mendengar saat parineeta mengungkapkan kekesalannya pada adarsh. Namun swara memilih untuk diam.

Swara masuk ke kamar memikirkan perkataan parineeta. Sanskar menggoda swara dengan merepotkannya untuk memberinya vitamin dan sebagainya. Swara pun kesal. Sanskar mengatakan jika swara harus melayani putra mahkota dengan baik. Swara merasa ada yang aneh lalu tertawa. Sanskar menjelaskan jika dia patut di panggil putra mahkota karena durga menganggap swara sebagai putrinya. Sementara itu laksh bertanya pada ragini tidakkah dia tersinggung dengan perkataan durga yang mengatakan jika swara adalah putrinya dan ragini menantu. Ragini mengatakan jika dia tidak iri atau pun tersinggung. Bahkan dia merasa senang swara mendapat apa yang pantas atas kerja kerasnya untuk mengabdi pada keluarga maheswari. Laksh pun merasa bangga pada ragini.

Di pagi hari keluarga maheswari melakukan puja. Sujata melihat parineeta yang tidak menggunakan kerudung seperti biasa. Sujata mengatakan pada parineeta jika dia akan memakaikannya namun parineeta menghentikan sujata. Parineeta mengatakan jika dia tidak. Perlu memakainya karena swara dan ragini juga tidak menutupi kepalanya. Dan selama ini tidak ada yang protes atas pakaian mereka. Hal itu membuat semua orang terkejut. Sementara itu sumi dan nenek berniat untuk ke kuil. Shekar mengatakan jika dia ajan mengantar mereka setelah itu akan langsung ke toko. Sumi mengatakan jika itu tidak perlu. Sumi dan nenek memutuskan untuk berangkat sendiri.

Ragini menghampiri swara dan bertanya tidakkah ada hal yang ingin dia ceritakan. Swara menarik ragini untuk bicara. Swara mengatakan jika ada yang aneh dari parineeta. Namun keluarga tidak memperhatikannya. Swara merasa ada hal yang harus keluarga tahu mengenai parineeta. Sementara itu sumi menelfon Swara dan mengatakan jika dia melihat uttara yang pergi bersama pria dengan sepeda motor. Hal itu makin membuat swara mikirkan apa yang harus dia lakukan. Tentang uttara dan parineeta. Swara mengatakan pada ragini jika ada sesuatu yang harus dia urus. Swara melihat uttara datsng bersama tema laki-laki nya. Mereka membicarakan tentang ragini yang kurang sehat. Swara berpikir mengapa Uttara harus berbohong soal ragini. Saat di kuil sumi tiba-tiba tidak enak badan. Nenek merasa ada yang aneh pada sumi. Sesampainya di rumah nenek menanyakan apa sumi baik-baik saja. Sumi mengatakan jika dia baik-baik saja. Nenek memutuskan agar sumi segera memeriksalan kesehatannya. Namun sumi menolak.

Swara ingat pada janji durga untuk mengabulkan satu permintaannya. Saat durga dan semua orang datang. Swara meminta ragini untuk memanggil parineeta. Parineeta menanggapi dengan sedikit kasar. Parineeta mengatakan jika swara ingin menjatuhkannya di hadapan semua orang. Ragini meminta parineeta untuk diam dan ikut saja. Swara menagih janjinya pada durga. Swara meminta tanggung jawab rumah padanya. Semua oramg terkejut. Durga memi ta annapurna untuk menyerahkannya. Swara menghentikan annapurna. Swara meminta agar annapurna memberikannya pada parineeta. Semua orang terkejut. Sejak saat itu parineeta kurang sopan dan cenderung sombong.

Adarsh mengingatkan pada parineeta jika itu adalah tanggung jawab penting. Parineeta mengatakan jika itu sudah menjadi hak nya. Adarsh mengingatkan parineeta agar tidak termakan dengan ucapan ibunya dan berkata jika ada hal yang tidak bisa dia selesaikan sendiri. Namun parineeta tetap melawan pada adarsh. Parineeta menyimpan dendam pada swara dan ragini dan berjanji akan memberi mereka pelajaran. Bahkan suatu saat parineeta menyuruh annapurna dan semua untuk bekerja sedang dia pergi hingga malam hari.

Semua orang datang. Swara menghampiri sanskar. Namun sanskar memintanya untuk menjauh. Swara memaksa untuk bicara namun tanpa sengaja sanskar menamparnya. Hal itu mengejutkan semua orang akan tetapi menjadi hal yang menyenangkan bagi parineeta. Saat di tanya ada apa ternyata sanskar kesal swara yang telah menghilangkan gelang mahal pemberiannya. Semua terkejut. Sanskar menyalahkan swara tanpa mendengar penjelasannya terlebih dahulu. Annapurna dan ragini memutuskan untuk nemisahkan swara dan sanskar sementara waktu hingga sanskar mengerti jika swara tidak bersalah.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 6 Episode Penayangan di India




NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI 
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement