SINOPSIS Ranveer & Ishani Episode 442 INDOSIAR "Benarkah kematian Pooja karena Ranveer?"

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS Ranveer & Ishani Episode 442 INDOSIAR  "Benarkah kematian Pooja karena Ranveer?"

Ritika meminta Naina untuk bersabar, Naina bilang tidak, Ishaani masih mencintai Ranveer dan Ranveer hanya memikirkan Ishani. Dia bahkan tak mau menerima nama Ishaani sekalipun. Dia berkata kalau dia ingin Ranveer hanya menyebut namanya setiap saat. Ritika menyuruhnya untuk jangan khawatir, dia menyuruh Naina untuk mengundang Ranveer makan malam, jadi mereka bisa melakukan apa yang tak bisa mereka lakukan semalam.

Dalam mobil, Ranveer menyuruh Amba dan Kailash untuk menuju rumah Naina, dia akan menuju rumahnya langsung, dia pikir dia akan mempunyai kesempata bertemu Ishaani untuk makan malam, dia harus bicara padanya. Dia mengemudi dan mobilnya terhalang oleh beberapa batu. Dia keluar untuk menyingkirkannya ketika beberapa preman menyerangnya. Seorang pria mengendarai sepeda melaju kearah para preman, dia dan Ranveer mengalahkan mereka yang lari membawa kabur mobil Ranveer. Ranveer berterimakasih padanya. Pria itu memperkenalkan diri sebagai Shibha, dia mengatakan pada Ranveer bahwa mereka tak akan mengambil mobil Ranveer tapi uangnya. Polisi akan mengembalikan mobilnya sore nanti. Dia bertanya kemana Ranveer akan pergi. Ranveer mengatakan kalau dia akan menuju rumah tunangannya.

Disana, Naina sedang memasak di dapur, Ishaani datang, Naina berkata kalau dia akan membuatkan pasta untuk Ranveer. Ishaani mengatakan kalau Ranveer suka makanan sederhana dan masakan india juga. Naina yakin kalau Ranveer akan menyukai masakannya. Keduanya diam. Naina meminta Ishaani membantunya menyiapkan makanan. Disana, Naina bertanya mengenai Ranveer. Nurbhay berkata jika Ranveer tak akan datang, apa mereka tak akan makan. Ranveer akhirnya sampai dan mengatakan kalau dia punya masalah dengan mobilnya, seorang pria membantunya dan dia mengundangnya ikut makan malam juga. Maa berkata kalau Ranveer boleh mengundang siapa saja untuk makan malam. Shibham masuk. Naina dan Aarti khawatir saat melihatnya.

Ishaani mengatakan pada Nurbhay jika apapun alasannya, dia tak bisa menghapus cinta Ranveer dari dalam hatinya. Jika dia tak datang diantara Naina dan Ranveer, Nurbhay juga tak akan mengganggu dirinya dan cintanya. Aarti mengenali Shibham dan berkata dia adalah mahasiswa di kampusnya. Naina menghentikan Aarti, tapi Ranveer bertanya apa dia mengenal Naina. Shibham tahu mereka semua. Maa berkata kalau dia teman kuliah Naina. Ranveer pun senang karena dia sudah benar membawa Shibham kesana. Shibham meminta Ranveer untuk memperkenalkan dia dengan tunangannya. Amba berkata kalau Ranveer menikah dengan Naina. Shibham mengucapkan selamat. Dia berbisik pada Ranveer, dia mengenal Naina dengan baik, dia harus mendengarkannya. Shibham mengajak Ranveer pergi, dia mengatakan kalau dia akan bicara dengan mekanik mobilnya. Naina mengikuti.

Dikoridor, Shibham bertanya bagaimana Ranveer mengenal Naina. Ishaani lewat, Naina datang dan bertanya apakah dia akan membawakan susu itu pada Nurbhay dan menawarkan agar dia saja yang mengantarnya. Naina menyiram susunya pada Shibham, Nurbhay juga datang kesana. Ranveer bertanya apa dia baik – baik saja, Shibham berkata kalau itu sangat panas. Naina meminta Shibham untuk ikut dengannya. Ishaani pergi, Ranveer penasaran kemana Ishaani pergi.
Dikamar, Nurbhay tanya pada Ishaani tentang apa yang terjadi. Dia tak pernah meninggalkan kesempata untuk bertemu Ranveer. Nurbhay tak tahan lagi, Ishaani tak akan meninggalkan ruangan sampai semuanya pergi.
Dikamar, Vikram minum dan berfikir dia juga tak pernah menyia-nyiakan kesempatan untuk dekat dengan Ishani.

Maa menyuruh Pratik untuk membawa Shibham dan Naina. Naina melihat Pratik datang. Dia menyuruh Shibham untuk pergi dari rumah. Shibham menarik Naina ke lengannya, dan meminta uang. Dia memberikannya satu bundle, tetap saja Shibham memeluknya. Pratik melihat mereka bersama.

Vikram datang menemui Ishaani, Ishaani menyuruhnya untuk pergi dari kamarnya. Vikram mendekati Ishaani, Ishaani memukulnya dengan gagang sapu. Vikram menyerah, dia mengatakan bahwa kematian Pooja bukanlah sebuah kecelakaan yang dilakukan Ranveer. Kematian Pooja bukanlah kecelakaan melainkan pembunuhan.

^^ Terima Kasih Telah Berkunjung
Translate Indonesia by Puji Eka Rini

Advertisement
Advertisement

Click to comment