SINOPSIS Thapki Episode 121 & 122 ANTV (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS Thapki Episode 121 & 122 ANTV (Lengkap) ||  Bihan sadar dari pingsannya. Thapki mengambil air lemon untuk Bihaan. Thapki berkata " saya telah berbicara dengan dokter, katanya mungkin anda tekena dehidrasi."
Thapki memegang gelas dan menyentuh tangannya. Bihan menatapnya. Thapki berkata "untuk kesehatan Anda agar tidak menjadi lebih buruk, kita semua menkhawatirkan Anda setelah apa yang pendeta katakan, akan lebih baik jika Kosi tidak membawa Anda."
Bihan menyimpan gelas dan berkata " tunggu, dia tidak membawa saya, saya pergi dengan dia, Anda selalu menyalahkannya."
Thapki berkata "bukan itu maksud saya."
Bihan berkata "saya mengerti apa yang Anda maksud, pergi dari sini."
Thapki menangis dan berkata " Anda tidak memahami, saya tidak ingin sesuatu yang salah terjadi pada Anda."
Thapki pergi.
Kosi berbicara dengan dokter di telepon. Dia berkata " semua telah beres, ular dan semut, dan kemudian Thapki sampai di rumah sakit, John memiliki sedikit waktu."
Dokter berkata " kita diselamatkan hari ini, tapi tidak ada yang harus tahu ini, saya harus mencari tempat lain untuk melakukan operasi, beri saya waktu."
Kosi setuju. Dokter memberikan obat bubuk dan meminta kosi memberikannya di malam hari pada bihan.itu adalah obat yang diperlukan untuk operasi, yang akan bercampur dalam darahnya. Dia mengakhiri panggilan dan berkata "nasib Thapki sedang baik,dia diselamatkan dari menjadi janda hari ini, saya akan melihat sampai kapan dia tetap baik-baik saja, ginjal dan kehidupan Bihaan akan pergi."
Paginya, Bihaan menyimpan pakaian di tempat tidur dan akan mandi. Kosi menanyakan kabarnya. Dia mengatakan baik-baik saja. Kosi berkata " Saya berharap Anda tetap baik-baik saja sampai pekerjaan saya selesai dilakukan."
Bihan merasa heran. Kosi mengubah kata-kata dan berkata " dokter memberi obat ini untuk Anda, minum obat ini setelah anda mandi."
Dia pergi. Seseorang mengambil bubuk itu. Bihaan selesai mandi dan melihat kancing terlepas. Thapki meminta dia untuk datang untuk sarapan, dan thapki ingat Bihaan pernah sengaja melepas kancing baju dan meminta Thapki untuk menjahitnya. Thapki teringat kenangan indah bersama bihan saat itu.Thapki berkata " Saya akan menjahit kancing itu."
 Bihan berkata "saya akan memakai baju lain."
thapki dan bihan berdebat,Kosi datang ke sana dan bertanya apa yang terjadi, segalanya baik-baik saja.Kosi bertanya "apa yang terjadi."
 Bihaan berkata "bukan apa-apa, Thapki memanggil saya untuk sarapan."
Kosi bertanya "apakah Anda makan obat, itu untuk nnti malam."
Bihan mengatakan tidak. Kosi melihat Thapki mengambil sesuatu. Dia menghentikan Thapki dan bertanya "mengapa Anda tegang, kau menyembunyikan sesuatu?"
 Thapki mengatakan bukan apa-apa. Kosi memintanya untuk memperlihatkan. Thapki berkata "tangan saya sakit , saya akan mengbil sarapan."
 Kosi pergi. Thapki melihat kancing dan sedih. Thapki berkata "saya ingat semuanya Bihaan, kita harus mendengarkan hati kita, tapi saya tidak percaya Kosi benar ."
Dia menangis.Kosi marah dan berkata "Naman Thapki telah menyembunyikan obat, apa yang harus kita lakukan, akankah kita membunuhnya."
 Naman berkata "tidak mudah, jika Anda melakukan ini, mereka akan ragu pada Anda. "
Kosi berkata " kita harus melakukan sesuatu untuk membunuhnya dan tidak ada yang mencurigai kita,saya punya ide bagus."
Kosi membuat seorang pria membawa peralatan untuk membuat eskrim. Dia mengatakan kepada mereka bahwa dia akan membuat eskrim dan meminta mereka nanati memakannya. Thapki bertanya " Bihaan Anda kesal pada saya."
Bihan berkata "saya tidak ingin membicarakan sesuatu yang membawa jarak dalam hubungan kita."
Sebuah lempengan es jatuh dekat tangga.Bihaan dan Thapki melangkah di atasnya dan menahan satu sama lain. Mereka berpandangan. Mereka berdua tergelincir di balok es . bihan bertanya tentang es. Kosi berkata "saya yang mempunya ini untuk membuat eskrim saya bisa melakukan apa pun untuk orang-orang tersayang."
Bihan berkata "ya, jika orang-orang terkasih yang layak."
 Dia pergi. Kosi berkata "dia sangat marah, beri dia beberapa waktu, semuanya akan menjadi dingin."
Bhatki berkata "ibu, Kosi tidak bisa berubah, ada sesuatu yang mencurigakan."
 Thapki berkata "saya juga merasa dia melakukan ini untuk motif lain."
 Vasundara berkata " sampai ada perdamaian, kita tidak bisa berbuat apa-apa."
 Bhatki berkata "nenek selalu mengatakan orang pintar bisa menipu kita."
Nenek melihat patung Ganesh di tempat dia kurung. Thapki berkata " tidak tahu di mana nenek."
 Vasundara berkata " dia akan segera datang. "
Nenek mengambil patung. Thapki berkata " setelah dia datang, Ganesh ji tidak akan membiarkandia pergi lagi."
 Nenek memotong tali dengan sudut patung. Thapki berkata " Ganesh ji akan membawa nenek untuk segera kembali."
Nenek terbebas dan berkata "saya akan memberitahu tentang setan ini yang sebenarnya untuk semua orang."
Di tempat lain Kosi membuat es dan merencanakan mengginakan pisau es untuk membunuh Thapki tanpa jejak.
Naman bertanya "apa yang akan Anda lakukan jika Thapki selamat."
Kosi berkata "dia tidak akan selamat."
Bhatki datang dan berkata "wow, saya suka eskrim,membuat yang bebas gula bagi saya."
 Naman berkata " semua akan di buat sekarang, sekarang tidak akan terjadi apapun."
Kosi terkejut melihat nenek datang.kosi memberi tahu pada naman dan Naman melihat nenek datang. Naman berdiri di depan bhatki untuk menutupi mereka. Naman meminta Kosi untuk pergi dan melakukan pekerjaan penting. Thapki berjalan ke sisi itu,di mana nenek datang. Kosi mengalihkan Thapki. Thapki pergi ke kuil dan membuat vas kembali. Nenek tersenyum melihat Thapki. Kosi mengikat mulut nenek dengan kain dan menarik dia kembali. Dia mengancam nenek dan membawanya pergi. Dia mengikat nenek kembali ruangan tua dan meminta dia untuk tidak mencoba melarikan diridan kembali mengancamnya. Nene berkata " biarkan saya mencapai rumah saya, lalu lihat apa yang saya lakukan."
Kosi tertawa dan berkata " Anda menantang saya, saya menyukai tantangan, ayah saya menantang ibuku bahwa  katanya saya akan menjadi anak laki-laki, tapi saya lahir sebagai perempuan. saya akan menang bahkan kali ini.saya akan membawa Anda ke Ganesh aarti di rumah Anda, Thapki akan mati, Anda dapat melihatnya untuk terakhir kalinya."
Nenek tersenyum dan berkata "Anda keliru, Thapki saya adalah favorit Tuhan,  Ganesh ji saya tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padanya."
Kosi berkata "antangan lagi, baik saya akan melihat siapa yang menyelamatkan Thapki saat ini,Thapki sendiri, Anda atau Ganesh ji."
 Kosi kmbali. Naman berkata " Kosi jam 05:00 dan semuanya sudah siap."
Dia memeriksa pisau es dan berkata " Anda mengambil untuk semua orang, saya akan melihat Thapki, itu akan menjadi pertama kalinya mertua melakukan hal ini pada menantu."
Kosi pergi ke Thapki. Dia mengambil pisau es untuk melempar ke arahnya. Dia bertujuan pada Thapki dan melempar pisau. Angin bertiup. Thapki melihat kerlip diya dan pergi untuk menyelamatkan api diya. Pisau es jatuh di luar. Kosi marah. Dia mengatakan saat ini Anda diselamatkan, tapi tidak kali ini. Thapki keluar untuk melihat dan tidak melihat siapa pun.Naman berpikir "Thapki akan mati sekarang, saya akan memberi mereka es dan melihat Thapki."
Dia meminta Sankara untuk memberikan es untuk semua orang. Sankara memberikan es untuk semua orang. Sankara mengambil satu dan memuji es kosi. Vasundara menanyakan Thapki. Bhatki berkata " dia pergi ke kamarnya, dia akan datang, es ini mengagumkan, makanlah."
Kosi bersembunyi dan berpikir "bagaimana Thapki akan diselamatkan saat ini."
 Dia pergi untuk menusuk Thapki. Naman datang dan menghentikan Kosi. Thapki berbalik dan tidak melihat mereka. Dia pergi. Kosi bertanya "mengapa anda menghentikan saya."
Naman berkata " saat ini hanya ada satu pisau es, kita akan membunuhnya ketika semua orang sibuk di aarti." 
Kosi bertanya bagaimana. Dia mengatakan rencananya. Kosi meminta dia untuk melakukan pengaturan karena dia menantang nenek, dia akan membawa nenek dan menunjukkan bagaimana Thapki meninggal.
Bihaan mencari thapki.Thapki datang dan bertanya apa yang terjadi. Bihan berkata "Anda menghina ibu saya yang membuat es dengan kerja keras, Anda ingin menghindari hal ini dan tidak datang,ini akan mencair." 

Thapki berkata " tidak, Anda salah paham, saya pergi untuk mengambil ini."
 Dia makan es. Bihan berkata " Anda lakukan apa yang Anda inginkan"
 Bihan pergi. Kosi membawa nenek dengan mengikat dan menempatkan kerudung di wajahnya. Thapki bertanya siapa dia. Kosi berkata "nenek, maksud saya seperti nenek Anda, saya membawa dia di sini sehingga dia bisa menghadiri Ganesh puja, apakah saya benar?"
 Vasundara berkata " ya, kita akan merasa ibu kami telah datang."
Chutki bertanya "mengapa dia tidak berbicara."
Kosi berkata "dia tuli dan bisu, dia hanya bisa menggerakan kepalanya."
Bhatki berkata "dia dapat melepas kerudungny."
Kosi berkata "dia melakukan tradisi lama dan akan melepas kerudungnya hanya di depan Tuhan."
Dia membawa nenek. Thapki meminta dia untuk berhati-hati dan memegang nenek.  Kosi membuat nenek melihat patung Ganesh. Kosi berkata "saya berkata saya akan memenangkan tantangan, lihat saya akan menang sekarang Anda akan melihat bagaimana Thapki pergi ke surga."
Nenek menangis. Naman mengikat pisau es pada tali dan menggantung di atas kepala Thapki, dan berpikir ketika aarti dimulai, ini akan jatuh pada Thapki, dan kemudian dia akan mati.Kosi meminta Thapki untuk melakukan aarti tersebut. Thapki melakukan aarti tersebut. Kosi memberi tanda pada Naman. Naman membuka tali untuk membuat pisau jatuh di atas Thapki.
Nenek mendorong meja. Thapki bergerak dan pisau jatuh ke samping. Kosi dan Naman marah melihat ini. Kosi meminta nenek untuk ikut. Thapki berkata "tunggu nenek."
 dan mengambil berkahnya, dia berlata "nenek saya tidak ada di sini sekarang."
Kosi membawa nenek kembali ke kamar tua dan mengikat dirinya. Nenek berkata " Anda ingin menang dan menantang Tuhan?"
Kosi berkata "saya tidak akan mekepaskan Thapki, waktunya untuk memberikan obat kepada Bihaan sekarang."
Dia pergi ke kamar Bihaan dan mencari bubuk obat itu. Dia melihat sepotong kain di sana dan mengecek. Dia berkata "ini adalah chunni Sankara"
 dan menyadari Sankara telah mengambil bubuk itu.Dia berteriak memanggil Sankara, dan memintanya membawa teh ke kamarnya. Sankara membawa teh. Dia mengatakan masih panas. Kosi meminta dia untuk menutup pintu, dan memberikan kain untuk menutup mulutnya. Dia mencelupkan Sankara dalam teh panas.Dia bertanya "mengapa Anda pergi ke kamar Bihaan dan mengambil obat itu."
 Sankara berkata " Bihaan tidak sehat, Anda mengatakan Anda memberikannya sesuatu, jadi saya telah mencuri obat, hak saya untuk merawatnya, dia adalah dewa saya dan segala sesuatu, ia adalah suami saya."
 Dia menangis. Kosi berkata "anda belum menikah."
 Sankara berkata " tapi saya percaya dia sebagai suami saya dengan hati, itu sebabnya saya telah tinggal bersamanya sejak kecil."
 Kosi berkata " Thapki adalah istrinya."
 Sankara berkayta "saya baru tahu di sini, hubungan saya dengan dia tidak akan berakhir."
 Kosi menampardia dan meminta dia untuk memberikan obat bubuk.Sankara memberinya. Kosi berkata " jika Anda melakukan ini lagi, saya akan membakar hidup-hidup."
Paginya, Vasundara memberikan Prasad pada ayah. Thapki dan Bihaan berdoa, dan Sankara berdiri dengan dia. Vasundara berkata "saya tidak akan makan,kita semua berpuasa untuk Riddhi dan Siddhi."
Sankara bertanya.Vasundara berkata "RiddhiSiddhi adalah istri Ganesh, ketika kita berdoa kepada-Nya dan berpuasa, mereka bahagia, suami mengakhiri puas istri dan melakukan ritual."
 Sankara mengatakan dia akan berpuasa. Thapki bertanya "di mana suami Anda."
 Sankara melihat Bihaan dan berkata "dia depan saya."
 Thapki bertanya "apa yang Anda maksud.?"
Sankara berkata "Maksud saya,saya merasa dia dengan saya."
Vasundara berkata "suami harus merawat istri dan mendukung dia, dia mengakhiri puasanya lihat bagaimana Bihaan mengurus Thapki, tapi dia kesal pada Thapki sekarang."
 Thapki berkata "bahkan jika ia kesal, ia akan mengakhiri puasa saya."
Thapki memasak dan menyimpan kuawali panas. Kosi sengaja memegang dan berteriak " Anda membakar tanganku."
Bihaan melihatnya dan bertanya "bagaimana hal ini bisa terjadi?"
Bihan menyimpan tangannya di air mengalir. Thapki bertanya "bagaimana hal ini bisa terjadi?"
Kosi berkata "sayasedang mencuci peralatan, Anda harusnya mengatakan kepada saya kuwali ini panas."
Bihan mengira thapki sengaja. Kosi berkata "lupakan,saya harusnya memeriksa kuwali, dia berpuasa untuk Anda, Anda harus merawatnya."
Bihan berkata "orang yang tidak peduli pada ibu saya dan tidak menghormatinya,saya tidak akan peduli dan menghormati orang tersebut."
Vasundara datang dan bertanya "apa yang Anda katakan?"
 Bihaan berkata " Kosi adalah ibuku, jika Thapki istri saya, dia harus menghormati hubungan saya,ikut saya akan menerapkan salep."
Dia membawa Kosi. Vasundara menenangkan Thapki.Sanjay meminta hamba untuk tidak melayani makanan karena perempuan berpuasa.Ashwin mengatakan hal yang sama. Sanjay mengatakan dia tidak akan makan di depan mereka. Ayah setuju dan meminta hamba untuk membawa makanan ke kamar mereka. Chutki dan bhatki senang memiliki suami yang mengagumkan. Bihaan meminta Kosi untuk memberikan makanan di sini, bihan akan makanan. Kosi berpura-pura peduli pada thapki. Bihan berkata "dia tidak peduli pada Anda, saya tidak akan merawatnya, beri saya makanan, jika tidak saya tidak akan makan."
 Thapki sedih.Kosi menyajikan makanan untuk Bihaan. Vasundara menghentikan Thapki pergi. Dia berpikir jika Bihaan tetap marah, bagaimana Thapki akan berbuka puasa. Bihaan mengatakan dia tidak ingin makan dan pergi. Kosi tersenyum. Thapki menangis. Vasundara khawatir. 
semua orang menunggu berbuka puasa bersama thapki. Chutki bertanya "Sankara apakah anda berbuka puasa?"
 Sankara pergi dan berkata " ini untuk Kosi, bagaimana mereka berpikir saya berbuka puasa, bagaimana saya bisa berbuka puasa tanpa apa-apa dengan Bihaan."
 Suman mengatakan rencananya untuk membuka puasa Thapki. Vasundara setuju.
Chutki memberikan air untuk Bihaan. Bihan menolak. Chutki membujuknya. Bihan minum. Chutki bertanya "apakah Anda benar minum benar, kenapa anda minum ketika Anda tidak meminta untuk itu?"
Bihan bingung. Kosi melihatnya. Chutki dan bhatki membawa gelas untuk Thapki, dan memintanya untuk berbuka puasanya dengan minum air yang telah di minum Bihaan. Kosi mengatakan puasa thapki tidak akan berakhir dengan cara itu. Vasundara meminta Thapki minum cepat.Kosi membawa ketapel. Dia mengarahkan pada gelas thapki. Gelas jatuh. Mereka semua melihat-lihat dan Kosi bersembunyi. Bhatki mengatakan apa yang akan terjadi sekarang. Thapki berkata " Anda semua terlalu memikirkan saya. semua akhiri puasa Anda."
 Vasundara menolak. chutki dan bhatki mengatakan mereka akan merencanakan sesuatu yang lain. Thapki berkata "saya akan terluka jika Anda tetap lapar."
Akhirnya mereka semua setuju berbuka puasa medahului thapki.Suami mereka mengakhiri puasa istri mereka. Kosi melihat Thapki dan tersenyum.
Kosi berkata "semua puja telah dilakukan, semua orang mengakhiri puasa, pendeta tidak datang untuk Ganesh abhishek."
Sankara berkata " Bihaan adalah anak dari rumah ini, dia bisa melakukan abhishek."
 Kosi berkata " ya, biarkan dia melakukan puja untuk terakhir kalinya, maksudku pendeta akan datang besok."
Bihaan melakukan puja dan Ganesh abhishek dengan menuangkan banyak susu pada patung. Thapki dan Sankara berdiri di sampingnya. Sankara mengambil susu dalam mangkuk. Thapki berterimakasih pada Sankara untuk membantu dia dan memeluknya. Dia minum susu dan mengakhiri puasanya. Bihaan melihatnya dan berpikir "situasi dapat berubah, tetapi hal-hal di antara kita tidak bisa berubah, itu sebabnya saya menyisaka sedikit susu, sehingga Anda dapat berbuka puasa."
Thapki berterima kasih padan sankara dan dia berharap keinginannya akan terpenuhi. Sankara berpikir "apa yang akan Tuhan lakukan utuk saya, tidak ada susu, mungkin daun tulsi ini sudah cukup bagi saya, saya menganggap Bihaan sebagai suami saya sejak kecil, bahkan jika Thapki dengan dia sekarang atau tidak."
Dia makan daun tulsi dan mengakhiri puasa.
Kosi bertanya "vasundara apasemua ini?"
Vasundara berkata "kita akan melakukan tradisi untuk membuat kendi dan kemudian mengisi biji-bijian di dalamnya, dan menyumbangkannya kepada orang-orang, ini empat roda tembikar yang untuk empat pasangan."

Kosi berkata "baik, tetapi akankah Bihaan mendukung Thapki."
Bihaan datang dan berkata "saya akan mendukung Thapki, nenek memulai tradisi ini dan saya akan memenuhinya, saya sedang melakukan ini hanya untuk nenek"
Bhatki berterima kasih pada Tuhan untuk telepon baru dan mengatakan apa yang harus dia lakukan dengan telepon lama. Dia memanggil Sankara dan mengatakan memberikan ponsel itu padanya. Sankara berkata "saya tidak tahu menggunakannya, apa yang akan saya lakukan?"
Bhatki berkata " untuk anda mengirim pesan, menelpon dan foto narsis."
Dia mengambil selfie dan menunjukkan padanya. Kosi memanggil Sankara. Bhatki meminta Sankara untuk menjaga ponsel.Kosi berkata "sankara semua pasangan akan membuat kendi dan menyumbangkan biji. Anda tidak akan membuat pot dengan Bihaan."
 Sankara berkata "saya ingin, tapi Bihaan ingin membuatnya dengan Thapki."
 Kosi berkata "baik, menangislah untuk nasib buruk kita, Bihaan harus membuat pot dengan Anda, jika tidak lupa Bihaan, pergi dan membuat kendi."
Kosi berkata "saya harus membuat Thapki jauh, sehingga John bisa mendapat ginjal."
Semua pasangan duduk untuk membuat kendi. Bihaan dan Thapki cetakan tanah untuk membuat kendi. Bhatku dan Ashwin mengatakan pot kami telag dibuat dan menunjukkan kendi kecil. Vasundara dan ayah meminta mereka untuk membuat yang lebih baik. Dia melihat Thapki dan Bihaan tidak mampu membuat pot dengan baik, dan meminta mereka untuk membuat pot baik untuk puja, pikirkan cinta kalian dan membuatnya. Thapki dan Bihaan mulai molding tanah lagi. Bihaan dan Thapki memikirkan satu sama lain dan saat-saat cinta mereka.Mereka tersenyum dan mencetak tanah, sementara mereka saling menatap.ayah dan Vasundara membuat kendi mereka. Vasundra berkata " seperti tanah membuat kendi ini, keluarga kami juga  terbuat dari mereka semua."
Dia berdoa untuk ganesh ji. Ayah mengatakan Ganesh ji telah datang untuk mengakhiri semua masalah. Kosi berpikir "Thapki membuat pot, tapi akan pecah seperti hubungan dia dengan Bihaan berakhirm"
 Semua orang mengambil pot mereka ke luar. Vasundara mengatakan kami akan melakukan puja dan kemudian mengisi biji-bijian dan memberikan pot. Dia meminta Bihaan dan Thapki untuk menjaga pot mereka. Mereka menjaga pot dan melihat satu sama lain. Kosi mengarahkan ketapel untuk memecahkan pot.


NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement
Advertisement

Click to comment