SINOPSIS UTTARAN ANTV Episode Kematian Icha Part 2 (2 April 2013 )

Advertisement
SINOPSIS SEBELUMNYA >>  || SINOPSIS UTTARAN ANTV Episode Kematian Icha Part 2 (2 April 2013 ) || Sebelumnya bagi yang belum tau disini Meethi adalah Anak icha dan Mukta adalah anak dari tapasya.


Sinopsis UTTARAN ANTV  (2 April 2013 )

Kedua dokter itu berusaha memulihkan Iccha dan Tapasya.
Pintu terbuka sebuah cahaya terang masuk dengan asap berterbangan.  Iccha menengadah kearah cahaya (wajahnya tak terlihat).  Tapasya masuk melihat ke sekeliling dan melihat Iccha.  Dia memintanya untuk menunggu dirinya.  Dia datang.  Namun Iccha tidak berhenti dan tetap masuk melewati pintu dan pintu itu tertutup sementara Tapasya tetap berteriak memanggil Iccha.
Iccha meninggal ketika Tapasya mulai bernafas lagi.  Dokter Murthy senang mereka dapat menyelamatkannya di detik terakhir.  Dr. Malhotra meminta perawat untuk mencatat waktu (10:10).  Dia pergi untuk memberitahu dr Murthy memulai transplatasi jantung.

Mukhta memberikan segelas air pada Ammo.  Dia merasa sangat tidak enak.  Veer menebak bahwa dia pasti mengkhawatirkan Iccha.  Namun dia tahu putrinya, dia tidak akan segera kembali.  Dia tetap tinggal di kuil hingga dia merasa hatinya damai.

Dia meminta segelas air (untuk ditumpahkan) namun dia mengatakan dia akan memilih berjalan di jalan itu.  Dia bangun dan bertabrakan dengan perawat.  Kertas yang ditandatangani Iccha dan jam miliknya terjatuh ke lantai.  Dia menyerahkan kertas itu dan melihat jam tersebut dia berkata….jamnya telah berhenti!

Meethi di dalam kamarnya berkata pada dirinya sendiri bahwa di sini tak ada yang mengerti rasa sakit dan penderitaannya.  Dia merasa sedih di sini di Aatisggarh. Kemudian Akash masuk.  Dia meminta Akash untuk bicara dengan orang rumah dan apakah semua orang baik-baik saja.

Akash meminta maaf padanya bahwa dia tidak dapat bicara dengan siapapun seluruh toko termasuk telepon umum ditutup karena ada festival besar.

Meethi berkata pada Akash bahwa dia dapat merasa ada sesuatu yang tidak benar.  Dan dia ingin bicara pada ibu.  “Aku tidak ingin mendengar alasanmu kali ini.  Aku hanya ingin berbicara dengan setiap orang”.

Akash balas berkata bahwa Meethi tidak peduli terhadap dirinya.  “Ini sangat jauh dan matahari sangat panas”.  Dia mengulangi bahwa dia akan menemaninya.  Akash mengulang hal yang sama dan Meethi terlihat akan membalas ucapannya.  Dia menahan dirinya dan sekali lagi berjanji padanya bahwa dia akan membawanya setelah beristirahat sebentar.

Dia kembali berkata dan menekankan bahwa itu akan gelap lagi dan Maiyya tidak akan mengijinkan lagi kemudian? Akash beralasan bahwa dia tidak akan dapat menemukan jalan.  Jadi, dia akan menemaninya setelah beristirahat sebentar.  Dia pergi tidur sementara Meethi berdiri terluka.
Tapasya dibawa pergi untuk operasi transplan.  Semua bertanya-tanya kemana dia akan dibawa ketika dokter memberitahu bahwa mereka beruntung telah menemukan donor untuknya.  Semua terlihat bernafas lega.  Damini mengatakan seorang yang baik hati pasti telah melakukannya.
Iccha juga dibawa pergi.  Seluruh keluarga melihatnya dengan seksama.  Dr Murthy mengatakan bahwa korban kecelakaan telah setuju mendonorkan jantungnya.  Dia memberikan persetujuan sebelum meninggal dunia.  Semuanya bersedih untuknya.  Mukta diam mematung dan Damini menutup matanya sedih.

Wanita itu berkata bahwa “Dia menyelamatkan hidup dua orang sebelum pergi.  Dia pasti memilik hati yang mulia..semoga dia beristirahat dalam damai”.

Rathore berkata bahwa mereka harus melakukan sesuatu pada keluarganya.  Jogi setuju.  Mukta memeluk Rathore dan menangis.  Dia menenangkannya.

Veer menghentikan pendorong ranjang.  Dia menghampiri dan duduk disamping ranjang dan mengambil kapas dari roda dan kemudian memberitahu mereka untuk melanjutkan mendorong.
Meethi terbangun dan Akash tidur dengan tenang.  Dia mengingat masa lalunya yang indah dengan Iccha sementara sebuah lagu indah Ma Ne Kaha dimainkan sebagai latar.  Dia merasa terganggu dan tidak mengerti alasan hatinya tidak enak.  Dia mengatakan bahwa disini dia khawatir dan melihat Vishnu (Akash), dia tidur seperti Kumbakarna.  Dia mendapat ide untuk pergi sendiri.  Dia berpikir bahwa semua orang saat ini sedang tidur.  Ini adalah waktu yang tepat untuk pergi dan mencari telepon umum.  Dia dapat pergi ke tempat jauh untuk berbicara dengan Ma.  Dengan hati-hati dia meninggalkan ruangan dan keluar dari rumah.

Pemandangan Aerial dari Aatishgard terlihat dia berjalan di terik matahari mencari telepon umum.  Dia mengira-ngira dimana dia bisa menemukan jalan untuk menemukan telepon.


Maiyya menampar Pavita untuk kecerobohannya.  Dia bertanya pada Gomti juga bagaimana Meethi meninggalkan rumah.  Gomti memberitahu bagaimana dia bisa tahu Meethi akan kabur.  Maiyya mengejek bahwa semua hanya bisa dilakukan oleh anaknya.  Kita para wanita telah memutuskan untuk tetap mengawasi Meethi…seperti elang.  Bagaimana jika dia kabur…untuk selamanya? Kemudian semua usaha mereka akan hilang tanpa bekas.

Mama mengatakan bahwa dia tidak akan pergi jauh dari sini.  Dia akan mengirim Nirbhay untuk membawanya kembali.  Dia benar-benar akan menemukannya.  Maiyya menyuruh Gomti  untuk memanggil Nirbhay.  Dia tidak boleh membiarkan Meethi tahu dia sedang marah.  Gomti dan Pavitra terpaksa mengemban tanggung jawab tersebut dan meninggalkan tempat itu.

Maiyya berkata….burung telah terbang dari gua.  Tetapi kali ini aku akan memotong sayapnya. Katakan pada Nirbhay untuk membuatnya mengerti dengan cinta dan bawa dia kembali ke rumah untukku.  Hanya itu!
Gomti terlihat menekan nomor Nirbhay sementara Maiyya terlihat penuh amarah.

Meethi akhirnya berhasil menemukan telepon umum dan berlari ke sana.  Dia membayar uang sebagai gantinya dan si pria dengan kasar memberitahu bahwa sambungan dapat terputus setiap waktu selama menelepon sehingga dia harus membayar untuk itu juga.  Dia setuju dan menekan nomor Iccha namun tidak mendapat respon

Dia bertanya padanya jika teleponnya menyala atau tidak.  Dia membalas dengan nada yang kasar.  Meethi mencoba kembali 4-5 kali namun tidak mendapat respon apapun dia menghubungi nomor Anni.

Telepon Damini berdering dan dia mengangkatnya dan berkata hallo.
Meethi menjadi emosional dan mulai menangis mendengarnya.  Damini terus bertanya siapa si penelepon sementara Meethi menikmati momen membahagiakan.

Precap: si wanita meminta barang-barang dari perawat dan menduga dimana dapat mencari keluarga Iccha.  Damini memberitahunya untuk percaya pada Tuhan.  Keluarga pasti mencari dia juga.  Veer mengatakan untuk memberitahunya juga jika dia dapat mengetahui tentang mereka mereka sama seperti mereka yang juga ingin bertemu dengan keluarganya.  Si wanita menganggukkan kepalanya.  Perawat memberikan pada mereka sari Iccha sementara Veer mengisi form.  Si wanita berbalik untuk pergi dan sari menyentuh lengan Veer.  Dia tiba-tiba terkejut.

bersambung Ke  SINOPSIS UTTARAN ANTV Episode Kematian Icha Part 3 (3 April 2013 )

Sumber By desitvbox.me
Translate By Baru Sinopsis
Advertisement
Advertisement

Click to comment