Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS SWARAGINI ANTV Episode 9 Tayang 30 Mei 2017 ANTV (Lengkap)

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS SWARAGINI ANTV Episode 9 Tayang 30 Mei 2017 ANTV (Lengkap) || Shekar menyuruh ragini untuk melakukan pujanya. Ragini pun tersenyum dan keluar untuk puja. Semua orang memandang dan mulai membicarakan hal buruk tentangnya. Sumi datang dan melemparkan senyum padanya. Ragini berbalik tersenyum kepada sumi. Lalu sumi mendekatinya dan menemaninya melakukan puja. Semua orang memandangnya. Ada yang membicarakan kejadian semalam ada pula yang tidak mengerti tentang mereka. Dan tidak berhenti membicarakan mereka. Hingga ragini selesai melakukan puja dan keluarga prasad datang. Mereka mempersilahkan laksh masuk.

Sumi meminta swara masuk dan mengunci pintu.  Dia menanyakan keadaan dida. Sumi meminta maaf pada dida atas apa yang terjadi. Namun dida tidak mengatakan apa pun. Sumi menangis. Swara menenangkannya dan mengatakan bahwa dida akan kembali baik dengan sedikit ciuman dan senyuman. Dida beranjak lalu pergi. Mereka pun menangis. Dida terbaring di tempat tidur dan seperti tidak baik. Sumi meminta swara memanggil dokter.

Sementara itu surya prasad menanyakan tentang pertunangan laksh dan ragini. Nenek meminta ragini menutup pintu agar tidak ada yang menguping. Kakek memutuskan untuk melanjutkan pertunangan itu. Dan mengatakan semua yang terjadi hanyalah salah paham. Surya prasad mengatakan yang terpenting adalah keputusan shekar. Shekar mengatakan bahwa setelah mengetahui kebenarannya awalnya dia ingin mengakhiri hubungan ini. Namun melihat putrinya telah jatuh cinta pada laksh dia memutuskan untuk melanjutkan hubungan itu dan itu keputusan akhirnya. Ragini sangat bahagia dan mengatakan dia cukup sedih mengingat segala yang terjadi. Mengenai kebenaran tentang laksh dia yakin bahwa suatu hubungan di awali dengan kebenaran. Dan dia ingin semua tau bahwa swara adalah saudarinya. Anak shekar.

Semua terkejut. Surya prasad tidak bisa menerimanya. Dokter datang dan memeriksa nenek. Dokter mengatakan nenek mengalami hypertensi. Dan itu sangat rawan di usianya. Dokter mengatakan dia akan memberinya suntikan dan akan terbangun setelah 3jam. Swara mengatakan dia akan memastikan neneknya istrhat dengan baik. Dokter pun pergi. Sumi memgatakan dida pasti sangat buruk atas pertengkarannya dengan nenek kemarin.

Swara mendengar penolak surya prasad pada ragini dan menyalahkannya. Swara mengatakan mereka tidak berhak melakukan itu. Laksh dan ragini saling mencintai dan mereka tidak bisa semudah itu memutuskan hubungan mereka. Itu tidak benar untuknya. Apalagy menyalahkan swara adalah penyebabnya. Ragini memintanya tenang dan menghapus air matanya. Ragini meminta swara untuk tidak mengatakan apa pun lagy dan biarkan kebenaran yang menjawabnya. Keluarga prasad pun pergi dan memutuskan pertunangan itu. Laksh mencoba menjelaskannya namun surya prasad memintanya untuk diam dan pergi.

Laksh berpaling dari langkahnya. Durga prasad mencegahnya. Dan menanyakan apa yang dia lakukan. Laksh pikir sekarang mereka mengenal ragini lebih baik dan mengetahui swara juga pantas untuk nama shekar di belakangnya. Durga prasad marah dan memintanya untuk diam. Laksh memutuskan untuk tidak lagi di belakang ayahnya. Durga prasad sangat kecewa dan berkata bahwa sekarang dia lebih memilih wanita di banding dirinya. Laksh mencoba menjelaskan maksud sebenarnya namun durga prasad tidak ingin mendengarnya lagy. Durga prasad menunjukkannya kartu akses namun laksh yang sudah emosi membakarnya. Semua orang terkejut  dan mencoba menghentikannya namun tidak bisa. Ibunya menangis khawatir tangannya terbakar namun tidak ada yang dapat di lakukan. Saat apinya sudah padam ibunya meminta es kepada pelayan. Durga prasad menelfon seseorang. Semua orang terkejut.

Ragini memungut cincinnya di lantai sambil menangis. Nenek bertanya apa yang dia lakukan. Mengapa dia menghancurkan hidupnya sendiri. Mengapa dia melakukan itu. Mengapa dia harus mengatakan itu. Sekarang siapa lagi yang akan menerimanya. Ragini tidak sanggup mengatakan apa pun. Dia hanya bisa menangis san berjalan ke arah ayahnya. Nenek bertanya akan pergi ke mana dia. Ragini berkata tidak ada hal lain yang akan dia lakukan. Shekar meminta nenek untuk berhenti bicara dan menyalahkan ragini. Shekar meminta ragini masuk. Nenek memintanya diam. Namun ragini tidak mau dengar dan tetap masuk. Nenek kecewa dan mengatakan bahwa sekarang dia lebih mendengarkan shekar daripada dirinya.

Swara tidak sanggup melihat ragini. Sumi meminta orang untuk pergi dengan bahasa matanya. Sumi mengajak swara pulang. Kakek meminta nenek untuk tetap tenang. Nenek menangis sambil memohon pada dewa agar di beri ketenangan. Kakek berpikir bagaimana ragini bisa berubah seperti itu sekarang. Padahal sebelimnya dia tidak ingin mengetahui kehidupan siapa pun. Di kamar. Ragini menatap foto ibunya. Dia menangis dan mengingat sumi dan swara. Shekar meminta ragini untuk tidak bersedih. Ragini bertanya apa bisa shekar mengabulkan permintaannya. Shekar menyakan apa yang bisa dia lakukan. Dia meminta maaf karna tidak bisa melakukan apa pun. Ragini memintanya untuk tidak melakukan itu. Ragini bertanya apa shekar bisa menikahi sumi. Shekar terkejut.

Sumi membantu dida bangun. Dida mengatakan banyak kekacauan yang terjadi di usianya yang tua ini. Sumi memintanya untuk tidak memikirkan apa pun. Dida meminta sawara untuk mengambilkan ponselnya. Swara bertanya untuk apa. Dida mengatakan bahwa dia ingin pergi dari tmpat itu. Namun sebelum pergi dia ingin menjualnya. Sumi dan swara terkejut dan bertanya bagaimana bisa. Swara bertanya bukankah rumah itu adalah peninggalan kakek. Dia da berkata jika dia tidak ingin pergi maka biarkan dida pergi sendiri. Sumi berkata baiklah. Dia setuju untuk menjual rumah tersebut. Shekar dan ragini mendengarnya. Sumi mengatakan pada swara itu adalah yang terbaik. Sebuah keputusan dapat di ambil meskipun itu menyakitkan.

Laksh berada di luar dan menelfon swara untuk segera menemuinya. Swara mengatakan dia akan segera datang setelah dida meminum obat. Swara bergegas pergi menemuinya. Swara memacu sepedanya begitu cepat hingga hampir saja terjatuh. Namun laksh segera menolong dan meraihnya. Laksh meminta tolong kepada Swara untuk dapat menemui ragini dan menyelesaikan permasalahannya. Swara menjelaskan bahwa ragini masih sangat terpukul dan sedih. Namun dia akan tetap membantunya agar dapat bertemu ragini. Namun sebelumnya swara bertanya apakah dia benar mencintai ragini. Laksh memintanya untuk tidskmbahas itu saat ini. Tapi dia akan berjanji mengatakan jawabnya nanti setelah bertemu ragini. Sementara itu ragini begitu sedih. Mengingat masa laluny sambil mengenggam erat gelangnya.

Ragini berkata pada dirinya sendiri bahwa dia tidak perlu menangisi yang terjadi saat ini. Laksh berbicara sendiri dan berkata dia tidak pernah mencintai ragini. Laksh berpikir bagaimana memberitahu swara bahwa dia lah yang telah mengirim bukti rekaman shekar dan sumi pada ayahnya. Mungkin nanti saja saat semua sudah membaik.

Shekar dan sumi duduk di bangku taman. Shekar memohon agar sumi mempertimbangkan keputusannya lagi. Sumi menolak. Sumi tidak ingin lagi mengacaukan hidup shekar. 20 tahun lalu dia sanggup menjadi ibu yang kuat untuk swara dan begitu pin untuk hari ini dan seterusnya. Sumi meminta shekar untuk menemui durga prasad untuk memohon mempertimbangkan kembali pertunangan ragini. Shekar menolak dan tetap meminta sumi untuk tinggal. Namun sumi tetap menolak dan menhatakan dia ingin shekar dan ragini bahagia.

Ragini menghidangkan makan malam untuk kakek dan nenek. Ragini meminta mereka untuk segera menikmatinya. Namun tiba-tiba terdengar bunyi genderang. Nenek berkata itu pasti kelakuan keluarga swara. Sambil melontarjan kata-kata kasar terhadap mereka. Ragini segera keluar di susul oleh nenek. Mereka terkejut melihat pintu rumah swara tertutup rapat. Masuklah durga prasad dan premannya sambil berteriak. Kakek spontan berlutu di kakinya dan meminta maaf. Ragini meminta kakek untuk tidak melakukan itu karna tidak ada gunanya. Nenek meminta ragini untuk meminta shekar segera datang. Durga menunjukkan abu di sebuah piring dan mengatakan bahwa seperti itu lah status keluarga ragini saat ini. Tidak berguna dan kotor. Sama seperti hidup mereka dan cucu mereka saat ini. Jingga durga prasad akan menaburkannya di wajah kakek.

Namun shekar segera datang dan memintanya untuk tidak msnyentuh ayahnya. Durga prasad melontarkan kalimat kasar untuk keluarga mereka. Mereka tidak pantas berada di mana pun. Hingga golongan rendah sekali pun. Dan mengatakan siapa pun yang mendekati mereka maka mereka sama saja dan akan di buang dari lingkungannya. Shekar emosi lalu menampar durga prasad. Seketika premannya memukulinya. Swara dan sumi melihatnya. Dida meminta seseorang memberi minum kepada nenek dan meminta ragini untuk masuk. Laksh meminta ayahnya untuk menghentikan itu namun ayahnya menyuruhnya pergi. Laksh pun pergi. Nenek memohon agar mereka melepaskan shekar. Lebih baik kotori saja wajah mereka. Ragini dan swara histeris. Dan menghampiri shekar. Premannya pun segera mendekati swara ragini shekar dan sumi untuk mengotori mereka. Namun swara dan ragini seger bangkit dan menghentikan mereka sambil saling menggenggam tangan. Durga prasad melihat kekompakan mereka. (7/4/2015)

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 3 Episode Penayangan di India


NOTE*Sinopsis kadang Lebih atau kurang dan kadang tidak pas dengan Penayangan di ANTV  Karena terpotong Jeda/ Durasi  
** Jika Sinopsis Kurang silahkan lihat sinopsis episode selanjutnya !!
** MOHON MAAF JIKA PENULISAN ADA YANG TYPO KARENA SINOPSIS DI KETIK DAN PANJANG HARAP DIMAKLUMI 
** Jika Sinopsis Kurang atau lebih dari penayangan di ANTV silahkan melihat Sinopsis episode sebelum atau selanjutnya :) Terima Kasih 
~ Mohon Untuk Tidak Copas Karena membuat Sinopsis Ini tidaklah mudah perlu perjuangan untuk mengetik setiap kata dan ceritanya :)
Advertisement