Advertisement
Daftar Isi

SINOPSIS Ranveer & Ishani Episode 440 INDOSIAR "Siapa pilihan Ishani? Nirbhay atau Ranveer?"

Advertisement
BARU SINOPSIS SINOPSIS Ranveer & Ishani / Meri Aashiqui Tum Se Episode 440 India

Ishaani keluar dari ruangan dan berkata kalau dia tak bisa hidup tanpanya, dia berhenti di ruang utama saat Ranveer juga baru masuk dari pintu utama. Mereka menghampiri satu sama lain. Ishaani menangis dan memeluknya. Ranveer memeluk erat. Ishaani menangis dan berkata kalau dia tak bisa bertahan tanpa dia, dia ingin Ranveer membawanya dari sana. Dia berkata apapun yang terjadi semalam, mereka sekarang adalah satu. Ranveer berkata kalau dia tahu bahwa Ishaani mencintainya, kenapa dia tak mengatakan padanya sebelumnya, kenapa dia datang kesini dan kenapa dia terus diam.

“Ini karenamu, ini untukmu. Obatmu hanya ada pada Nurbhay, dia hanya memberikannya padau jika aku tinggal disini.” Jelas Ishaani. Dia mengaku dia tak takut sama sekali, dia tak akan bisa hidup tanpa Ranveer, Ishaani pun memeluknya dengan erat.  Mereka berdua melihat Nurbhay berdiri dilantai atas dan menatap tajam pada Ranveer.

Ishaani melamun, dia melihat Ranveer datang. Dia bersembunyi di dekat kolam. Ranveer bertanya – tanya dimana keberadaan Ishaani, dia merasa aneg dan ingin bertemu dengannya sekali saja. Nurbhay datang dan bertanya apa dia sedang mencari istrinya. Maksudnya adalah jika itu Naina? Dia menawarkan untuk mencari dengannya lalu membawa Ranveer.
Ishaani datang untuk mencari Naina. Pelatan berkata kalau mereka tak melihat Naina. Ishaani berkata kalau dia harus bicara pada Naina, dia harus menyuruh Naina jangan mengatakan apapun pada Nurbhay. Ritika bertemu dengan Ishaani disana dan mengatakan Naina melihat semua semalam, dia sakih hati dan juga hancur. Dia pergi menemui Nurbhay dan mengatakan semua kenyataanya. Jika Nurbhy tahu kebenarannya, hidup Ranveer dalam bahaya. Ishaani pergi untuk menghentikan Nurbhay.

Ishaani datang, dan mendengar suara letusan. Nurbhay berkata pada Naina bahwa dia sudah membunuhnya. Ishaani berlari ke arah mereka dan bertanya kenapa mereka menembak Ranveer. Naina bilang kalau Ranveer baik – baik saja, tak ada yang terjadi padanya. Ranveer datang dari belakang, Ishaani terkejut dan panik. Naina mengatakan pada Nurbhay bahwa Ishaani sangat panik, dia harus membawanya pulang. Dia lalu membawa Ranveer. Saat mereka berjalanan menuruni tangga, Naina menyebarkan rumor tentang peluru. Dia ingin tahu siapa yang Ishaani perdulikan, Ranveer atau Nurbhay. Dia berkata bahwa Ishaani lebi memilih nama Nurbhay daripada Ranveer.
Ranveer mengendarai mobilnya dalam dia. Naina menyadarinya, dan berkata jika dia mendengar nama Ranveer dari mulut Ishaani maka dia yang akan pergi dari kehidupan mereka berdua. Naina merasa bahwa Ishaani sangat berpengaruh dala hidupnya, dan ia mulai mengingat masa lalu. Ranveer pikir dengan dia menatap mata Ishaani saja, dia sudah tahu kalau tak ada cinta untuk Nurbhay tapi hanya untuk dia seorang. Naina berfikir kalau dia yang akan membuat Ranveer membenci Ishaani.
Nurbhay datang ke tempat api unggun dan menyebut bagaimana perdulinya Ishaani pada Ranveer, dia lalu melemparkan tas kedalamnya. Foto ishani dan Ranveer terbakar. Ishaani datang dengan membawa secangkir kopi. Ishaani melihat fotonya terbakar, dia meletakkan tehnya dan memungut abu foto itu. Dia melihat abu ditangannya lalu mencampurkannya dengan teh yang dibawanya. Nurbhay memperhatikan. Ishaani kemudian meminum teh tersebut, Nurbhay bergerak. Ishaani memperhatikannya, dan dia menaruk kopi itu dimeja lalu berkata kalau dia bisa membawa Ranveer jauh darinya, tapi dia tak bisa mengambilnya dari Ishaani. Sampai hati ishaani di sini, dia tak akan memisahkan mereka.

^^ Terima Kasih Telah Berkunjung
Translate Indonesia by Puji Eka Rini

Advertisement